• Selerasa.com

Tips dan Tricks

aneka tips dan trikTemukan tips dan trik menarik dari mengolah bahan-bahan yang ada disekitar anda menjadi sesuatu yang berguna yang dapat anda gunakan kembali. Dengan menyimak tips dan trik kali ini diharapkan mampu membantu anda mengolah bahan-bahan yang tak terduga menjadi bernilai guna. Yuk, simak disini tips dan tricksnya. 

Tips Hilangkan Bau Tak Sedap Pada Kotak Makan Si Kecil

Membekali anak-anak dengan aneka ragam makanan rumahan tentu menjadi hal yang baik untuk ibu lakukan. Apalagi jika saat ini melihat banyaknya aneka jajanan yang kurang sehat dan aman untuk si buah hati, rasanya membuat pilihan memberikan bekal makanan dari rumah menjadi alternatif paling baik untuk menghindarkan mereka dari bahaya konsumsi makanan atau jajanan di sekolah yang kurang menyehatkan.

Selain sehat, makanan yang ibu masak sendiri di rumah untuk dijadikan bekal makan si kecil ke sekolah. Tentu memberikan kesempatan ibu dapat memastikan si kecil mendapatkan asupan gizi yang mereka butuhkan.

Apalagi namanya anak-anak di usia mereka saat ini tentunya mereka sedang dalam masa pertumbuhan. Dimana fase ini menuntut ibu mampu memberikan asupan nutrisi dan gizi yang mereka butuhkan.

Dengan demikian tumbuh kembang si kecil akan dapat terjaga dengan baik.

Tips Hilangkan Bau Tak Sedap Pada Kotak Makan Si Kecil

Sayangnya, selain kebingungan dengan menu makanan yang terus diganti setiap harinya. Masalah lain yang akan mungkin ibu hadapi adalah permasalahan bau tidak sedap yang seringkali muncul pada kotak nasi si kecil.

Aroma bau yang timbul dari sisa makanan yang tertinggal pada kotak bekal si kecil memang seringkali membuat ibu kebingungan membersihkannya. Namun tak perlu khawatir dibawah ini kami akan berikan beberapa tips penting hanya untuk anda.

Atasi dengan Koran yang Diremas

Cara pertama yang akan bisa anda lakukan untuk mengatasi bau tidak sedap dari kotak makan bekal si kecil adalah dengan menggunakan koran yang diremas. Dengan begini anda tidak perlu repot mencari dan menggali cara untuk dapat mengatasi bau amis atau tidak sedap ini pada kotak makan si kecil.

Jadi demikian, ketika anda berlangganan koran di rumah maka jangan buang koran bekas yang sudah tidak lagi terpakai. Sebab barang ini akan dapat bermanfaat untuk mengatasi masalah yang sedang ibu hadapi saat ini.

Lantas mengapa koran? Hal ini dikarenakan koran dikenal sebagai salah satu barang tak terduga yang kaitannya erat untuk menyerap bau tidak sedap pada sebuah peralatan. Termasuk dengan bau tidak sedap yang ada pada kotak bekal si kecil.

Caranya cukup mudah, anda hanya perlu untuk meremas koran bekas yang sudah tidak terpakai. Lalu masukkan dalam kotak nasi si kecil dan gosok-gosokkan dengan perlahan pada setiap sudutnya sampai bersih. Diamkan sementara dan tutupi kotak makan dengan tutupnya.

Setelah beberapa saat anda akan mendapati kotak makan si kecil bisa dibersihkan dengan menggunakan sabun cuci piring. Untuk mengecek berhasil atau tidaknya maka setelah dicuci anda bisa mencium bagian dalam kotak makan si kecil.

Serap Bau dengan Arang

Tahukah anda? Arang bukan hanya dapat bekerja untuk membersihkan kotoran dan menyerapnya dengan baik. Namun juga bau yang tidak sedap akan dapat diatasi dengan menggunakan arang. Cara yang satu ini akan tentu bermanfaat untuk anda yang tengah dirundung masalah dengan bau tidak sedap pada kotak makan si buah hati.

Biasanya permasalahan mengatasi bau ini sulit sekali anda atasi. Nah, daripada mengganti kotak nasi dengan yang baru, mengapa tidak mencoba langkah mudah kali ini dengan menggunakan arang.

Hanya saja, mempertimbangkan arang akan mungkin meninggalkan bekas hitam pada kotak nasi. Maka sebaiknya, lakukan percobaan terlebih dahulu apakah noda arang akan bisa dibersihkan dengan sabun pencuci piring atau tidak.

Adapun cara yang bisa anda lakukan adalah dengan menyimpan arang langsung didalam kotak nasi. Lalu tutupi bagian atasnya dengan menggunakan penutup. Baru setelah itu, diamkan selama beberapa saat atau seharian.

Keesokan harinya anda akan dapat membersihkan kotak nasi dengan menggunakan sabun pencuci secara merata. Selanjutnya silahkan coba apakah cara ini berhasil atau tidak. Sebab biasanya untuk bahan plastik cara ini akan cukup efektif.

Oleskan Baking Soda

Mendapati kotak nasi si buah hati dihinggapi bau yang kurang sedap maka mungkin membuat ibu bingung dengan kondisi ini. Bila tidak diatasi dengan baik maka mungkin bau ini akan berimbas pada makanan yang anda masukkan kedalamnya.

Bukan tidak mungkin makanan segar yang ibu masukkan kedalam kotak nasi si kecil mudah tercium bau akibat bau yang dibawa oleh kotak nasinya. Selain itu, sisa bau yang tersisa pada kotak nasi bisa mungkin menimbulkan makanan yang ibu masukkan kedalamnya menjadi mudah basi.

Untuknyalah penting sekali mencari cara untuk dapat mengatasi masalah ini dengan baik. Nah, daripada kebingungan dengan membuang kotak nasi yang baru. Maka mungkin hal ini akan dapat menghamburkan uang yang banyak. Daripada dibuang mengapa tidak mengatasi masalah ini dengan baik?

Salah satunya adalah dengan menggunakan baking soda. Baking soda adalah salah satu bahan membuat kue yang umum dijumpai. Dengan begini maka anda akan lebih mudah untuk menemukan bahan yang satu ini dimana saja.

Cara penggunaan bahan yang satu ini sebenarnya cukup mudah. ANda hanya perlu membentuk baking soda menjadi pasta. Caranya, campurkan baking soda dengan sedikit air dan aduk-aduk sampai bahan ini menjadi mengental.

Baru setelah itu, oleskan pada bagian permukaan kotak nasi dan diamkan selama seharian agar manfaatnya dapat bekerja dengan baik dan merata dalam membersihkan bau pada kotak nasi si kecil.

Gunakan Kopi

Bahan lain yang akan dapat anda manfaatkan untuk mengatasi bau tidak sedap pada kotak nasi si buah hati adalah dengan menggunakan kopi. Bahan yang satu ini sudah sejak dulu dikenal sebagai bahan yang baik untuk dapat menyerap bau dari peralatan atau sebuah barang.

Kandungan kafein pada kopi pun akan dapat anda manfaat dengan baik untuk membersihkan peralatan dari noda yang menempel. Untuk itu, maka bahan yang satu ini akan efektif anda gunakan dengan baik untuk mengatasi bau yang menyengat.

Adapun jenis kopi yang dibutuhkan untuk dapat membersihkan bau dari kotak nasi si buah hati adalah kopi bubuk. Kopi hitam bubuk tanpa campuran gula atau campuran lainnya adalah jenis kopi yang efektif untuk mengatasi masalah bau pada kotak nasi.

Untuk itulah, anda akan dapat menggunakan bahan ini dengan cara menaburkan kopi secara langsung pada kotak nasi lalu ratakan dengan menggunakan tangan. Atau anda bisa memasukkannya dengan cara mengaduk-aduk dan tutupi bagian atasnya secara merata.

Tunggu selama kurang lebih seharian dan esok harinya anda akan dapat membersihkan sajian ini secara merata. Cuci bersih wadah nasi si kecil dengan menggunakan air dan bersihkan dengan menggunakan sabun cuci piring.

Gunakan Lemon atau Jeruk Nipis

Sudah sejak lama bahan lemon atau jeruk nipis digunakan untuk menghilangkan bau yang tidak sedap. Baik pada makanan atau mungkin pada peralatan memasak, lemon menjadi bahan alami yang baik untuk mengatasi bau yang tidak sedap semacam ini. Untuk itulah tak heran bila bahan yang satu ini akan dapat anda manfaat dengan baik.

Selain itu, bila kita jeli melihat ada banyak bahan pencuci piring yang menggunakan lemon atau jeruk nipis sebagai bahan utama produk pencuci piringnya. Hal ini seolah menjelaskan dengan gambling bahwa bahan ini akan sangat baik untuk membersihkan abu dan kotoran pada kotak nasi dan peralatan makan lainnya.

Untuk itulah, anda akan bisa memanfaatkan bahan ini dengan baik untuk menghilangkan bau yang tidak sedap pada kotak makan si kecil. Caranya cukup mudah, anda hanya butuh satu sampai dengan dua buah jeruk lemon. Belah menjadi dua dan oleskan pada semua permukaan kotak nasi.

Tunggu selama beberapa saat dan esok harinya anda akan dapat membersihkan kotak nasi si kecil seperti biasa dengan menambahkan sabun pencuci piring kedalamnya. Lalu gosok secara merata hingga kotoran dan lemak bisa dibersihkan dengan baik.

Gunakan Ampas Teh

Bahan lainnya yang akan bermanfaat baik untuk mengatasi bau amis pada kotak nasi dan peralatan makan lainnya yakni dengan menggunakan ampas teh. Terkadang menghadapi masalah seperti bau tidak sedap pada peralatan makan meski sudah dibersihkan dengan baik dan menggunakan sabun cuci piring. Namun bau yang ditinggalkan masih saja tercium kentara maka mungkin hal ini bisa menjadi hal yang sangat membingungkan.

Namun tidak kali ini, bila anda memiliki ampas teh di rumah atau untuk anda yang seringkali menikmati teh celup. Maka mulai saat ini jangan buang ampas kantung teh yang anda gunakan. Sebab bahan ini akan dapat anda manfaatkan untuk mengatasi bau tidak sedap pada kotak makan si kecil.

Caranya cukup mudah dan hampir mirip dengan beberapa langkah diatas yang kita praktikan dari beberapa bahan sebelumnya. Anda hanya perlu mengeluarkan ampas teh dari kantungnya dan perlahan aplikasikan secara menyeluruh pada bagian dalam kotak nasi.

Termasuk pada bagian penutupnya secara merata. Selanjutnya tutup dengan rapat dan anda akan dapat membersihkan sajian ini esok harinya. Seperti biasanya anda akan dapat menggunakan sabun pencuci piring secara merata. Lalu bersihkan seperti biasanya. Dengan begini anda akan mendapati kotak makan si kecil terbebas dari bau yang menyengat.

Manfaatkan Jahe

Cara terkahir yang akan dapat anda lakukan untuk mengatasi masalah bau pada kotak makan si kecil adalah dengan menggunakan jahe. Cara ini akan menjadi metode yang cukup mudah anda aplikasikan. Hal ini dikarenakan seperti yang kita ketahui bahwa jahe adalah salah satu bahan masakan yang selalu ada di dapur.

Jadi demikian, untuk menggunakan metode yang satu ini maka anda akan bisa melakukannya dengan mudah tanpa harus mencari-cari jahe ke pasar atau ke supermarket terlebih dahulu. Selain itu, pengaplikasiannya pun cukup sederhana dan anda akan dapat melakukannya dengan cepat dan mudah.

Caranya adalah dengan memotong jahe dengan menggunakan pisau. Lalu bagian yang sudah anda potong akan dapat anda oleskan pada seluruh permukaan kotak nasi si kecil secara merata. Lalukan cara ini pada bagian tutup makan si kecil.

Tunggu selama beberapa saat sampai seharian, nah esok harinya anda akan dapat membersihkan kotak bekal ini dengan membersihkannya menggunakan sabun dan melakukannya seperti biasanya. Dengan begini maka bau amis dan bau kurang sedap lainnya akan dapat diatasi dengan baik.

Tips Agar Ketupat Tahan Lama dan Tidak Mudah Basi

Lebaran sebentar lagi! Perayaan semarak menyambut hari lebaran memang meriah dan yang unik adalah perayaan yang satu ini tidak pernah lepas dari yang namanya sajian makanan. Ya, aneka hidangan makanan khas lebaran yang tidak dijumpai saat hari biasanya senantiasa hadir menyemarakan perayaan hari kemenangan umat Muslim yang satu ini.

Mulai dari membuat kue-kue khas lebaran, berburu uang lembaran kertas baru sampai yang tak pernah terlewatkan adalah budaya membuat ketupat di rumah. Ya, tak lengkap rasanya bila perayaan lebaran tanpa menghadirkan ketupat bersama dengan opor.

Masyarakat Indonesia sendiri biasanya menyantap sajian ini bersama dengan sajian opor ayam dan bahan pelengkap lain. Jadi selain menyajikan makanan pokok nasi, ketupat menjadi pilihan dihadirkan saat puasa.

Tips Agar Ketupat Tahan Lama dan Tidak Mudah Basi

Dalam rangka menyambut hari lebaran yang semarak biasanya para ibu membuat ketupat dalam jumlah yang banyak. Bahkan sebagian seringkali tersisa dan disimpan dihari-hari berikutnya. Hanya saja, biasanya menyimpan ketupat yang tidak diperhatikan dengan baik akan mungkin membuat sajian ini mudah basi.

Lantas bagaimana sih cara menyimpan ketupat dan tips seperti apa agar ketupat tidak mudah basi? Mari simak informasinya dibawah ini.

Perhatikan Waktu Pengolahan dan Penyajian

Ketupat memang nikmat dan tak lengkap rasanya bila tak menyajikan makanan yang satu ini di hari lebaran. Hanya saja dari sekian banyak kekurangan yang dimiliki bahan makanan ini, ketupat umumnya cepat sekali basi dan berlendir.

Sehingga demikian tak jarang kita harus merelakan membuang ketupat dalam jumlah banyak sebab tidak bisa untuk dimakan kembali dilain hari. Padahal, kebiasaan membuang makanan adalah hal yang kurang baik untuk dilakukan. Hanya saja, ketika hidangan makanan sudah tidak bisa lagi dipertahankan dan tidak layak untuk dikonsumsi. Maka tentu saja, merelakan mereka untuk mengisi tong sampah mungkin menjadi hal yang tak dapat dihindari.

Nah, untuk alasan yang satu inilah kita perlu cerdas dalam memperhatikan waktu pengolahan dan penyajian ketupat itu sendiri. Biasanya banyak orang menyajikan ketupat untuk makanan menjelang lebaran. Nah, menghindari ketupat mudah basi maka sebaiknya jangan membuat sajian ini terlalu dini.

Anda bisa membuatnya satu atau dua hari sebelum sajian ini akan digunakan. Sebab semakin dekat waktu penyajiannya maka sajian ketupat akan tentu lebih fresh dan nikmat. Dengan demikian, keesokan harinya ketupat masih bisa dihangatkan sebab pembuatannya pun belum terlalu lama.

Masak Sampai Benar-Benar Matang

Guna mendapatkan ketupat dengan kualitas yang baik seperti pulen, enak dan yang terpenting adalah tidak mudah basi maka penting sekali untuk anda memastikan agar sajian ini dibuat sampai benar-benar matang.

Proses merebus ketupat memang membutuhkan waktu yang cukup lama guna mendapatkan kualitas seperti yang diharapkan. Maka dari itu, anda harus sabar dalam mengolahnya. Bila memang proses ini terlalu panjang dan dikhawatirkan tidak keburu mengolah ketupat yang pulen dan matang merata.

Maka pertimbangkan dengan baik untuk senantiasa membuat sajian ini dengan memperhitungkan waktu dengan baik. Anda bisa memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai anda bisa mengolah sajian lainnya dengan tepat waktu.

Adapun waktu yang dibutuhkan untuk mengolah ketupat diantaranya adalah selama 4 sampai dengan 5 jam lamanya. Selain itu, perhatikan pula agar bagian permukaan ketupat terendam dengan air. Agar proses ini memudahkan ketupat matang dengan merata.

Siram dengan Air Dingin Setelah Matang

Cara lain yang akan dapat anda lakukan untuk menjaga agar sajian ketupat yang dimasak tidak mudah basi atau berlendir adalah dengan menyiram air dingin setelah sajian ini matang dengan merata.

Tujuannya agar membersihkan air sisa rebusan yang mungkin masi ada pada ketupat yang dimasak. Jadi demikian, usai mengangkat sajian ini dari rebusan maka masukkan kedalam wadah atau saringan dengan bagian bawah yang berlubang.

Kemudian anda akan dapat menyiramkan air dingin pada seluruh permukaan ketupat dengan merata. Ketika anda menggunakan saringan maka air siraman ini akan dengan mudah mengalir dengan merata.

Selain itu, pastikan anda menyirami air pada bagian lipatan karena siapa tahu air sisa rebusan masi terjebak diantara sela yang membuatnya seringkali terlewatkan.

Tiriskan Sampai Benar-Benar Kering

Selain menyirami sajian ketupat yang sudah matang dengan air dingin yang bersih. Cara lain yang perlu anda lakukan untuk menjaga sajian ketupat yang anda masak agar tidak mudah basi adalah dengan meniriskan sajian ini agar benar-benar kering.

Air yang menggenang pada ketupat bisa mungkin perlahan masuk dan merembes pada bagian daun yang terlipat dan hampir terbuka. Hal inilah yang akan mungkin membuat sajian ini mudah menjadi basi atau berlendir.

Selain itu, setelah dikeringkan dengan merata maka perhatikan untuk menyimpan ketupat dalam kondisi kering. Karena ketupat yang lembab akan memungkinkan ketupat mudah terkena jamur atau bakteri. Akibatnya sajian ini akan mudah basi dan berlendir.

Simpan Sementara di Tempat Terbuka

Selesai ditiriskan dengan merata ketupat tidak akan cukup untuk bisa bertahan dengan lama. Sebab sajian ini perlu udara agar kering dan tidak ada air yang tersisa pada sajian ini.

Untuknya, ketupat perlu diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum sajian ini dimasukkan ke tempat atau wadah. Untuk memudahkan proses yang satu ini anda akan dapat menggantung ketupat pada tempat yang terbuka dan biarkan ketupat kering tanpa ada air yang masih menggenang.

Menggantung ketupat akan tentu lebih efektif daripada menyimpannya dalam sebuah wadah. Sebab hal ini akan menghindarkan air yang menetes kembali kedalam ketupat yang sedang anda angin-anginkan.

Masukkan Kedalam Lemari Es

Cara lain yang penting untuk diperhatikan agar sajian ketupat yang dibuat tidak mudah basi maka setelah selesai anda keringkan. Masukkan sajian ini kedalam lemari pendingin atau lemari es.

Suhu yang rendah akan menghindarkan pertumbuhan bakteri atau jamur pada ketupat yang sudah matang. Maka demikian, bila anda sudah selesai menyantap sajian ini sebaiknya masukkan hidangan ini kedalam lemari es.

Lalu nantinya pada saat anda akan menyantapnya lagi anda bisa memasukkan sajian ini kedalam microwave agar lebih hangat. Dengan cara inilah ketupat yang anda masak tidak akan mudah basi dan awet sehingga bisa anda konsumsi kembali dilain kesempatan.

Potong Seperlunya Saja

Banyak orang yang menyajikan ketupat dalam bentuk yang dipotong-potong kemudian dimasukkan dalam sebuah wadah. Akan tetapi, kebiasaan yang satu ini bukanlah hal yang baik untuk dilakukan sebab penggunaan ketupat mungkin hanya bertahan beberapa lama saja. Dan sisanya akan mungkin terbuang.

Jadi demikian, perhatikan untuk senantiasa memotong ketupat sesuai dengan kebutuhan saja agar sajian ini tidak terbuang dengan percuma. Lalu setelah itu, gantung atau masukkan kembali dalam lemari es.

Memasak Lebih Aman, Perhatikan Aturan Menggoreng dengan Benar

Memasak adalah proses mengolah makanan mentah menjadi hidangan jadi yang akan dapat dinikmati bersama. Memasak pada dasarnya adalah kegiatan yang dilakukan oleh para wanita, meski demikian tak sedikit para pria yang mahir menyajikan hidangan makanan dengan memasak.

Hanya saja, pada umumnya memasak menjadi kegiatan yang wajib untuk ibu-ibu. Sebab menyajikan makanan untuk keluarga adalah kebutuhan yang paling utama. Dalam kegiatan memasak, goreng menggoreng adalah kegiatan yang seringkali dilakukan. Tehnik menggoreng adalah mengolah makanan dengan melibatkan minyak yang dipanaskan sehingga olahan makanan akan dapat tersaji dengan sensasi yang lebih garing.

Meski menyenangkan terkadang menggoreng pun bisa menjadi kegiatan yang cukup berbahaya. Apalagi untuk anda para ibu yang masih dalam tahapan belajar memasak. Nah, untuk itulah mari kita simak beberapa informasi tentang apa saja aturan dalam menggoreng.

Perhatikan Mengenai Suhu Minyak

Pada umumnya, suhu minyak menjadi penentu yang akan mempengaruhi cita rasa dari masakan yang anda goreng. Untuk itulah, suhu menjadi faktor penting yang harus anda perhatikan dengan baik. Agar demikian, sajian gorengan yang anda masak memiliki cita rasa yang sempurna.

Ketika makanan masuk kedalam minyak panas, suhu minyak akan turun. Padahal, untuk mendapatkan sajian makanan dengan sensasi yang renyah sempurna kita tentu menginginkan suhu pada minyak bisa stabil dan makanan yang digoreng akan tentu menghasilkan sajian yang lezat.

Untuk itulah, dalam kebanyakan resep anda diminta untuk menggoreng salah satu sajian makanan dengan suhu 160 sampai dengan 190 derajat Celcius. Nah, untuk itulah guna menjaga minyak tetap stabil dan makanan yang anda masak tidak cepat gosong. Maka anda perlu menjaga suhu minyak pada suhu 160 sampai 175 derajat.

Menjaga minyak dalam suhu yang stabil akan tentu memberikan hasil yang lebih sempurna dan lebih baik pada sajian yang kita masak. Makanan akan tentu matang secara merata dan menghasilkan gorengan yang renyah juga berwarna kuning keemasan.

Selain itu, perhatikan jangan pula menuangkan adonan makanan pada minyak yang dingin sebab mungkin hal ini akan dapat menyebabkan sajian makanan yang diolah menjadi lembek dan tidak enak. Sementara ketika adonan yang dimasak pada suhu minyak yang terlalu panas maka mungkin hal ini akan membuat makanan menjadi cepat gosong namun bagian dalamnya tidak matang merata.

Jangan Melempar Adonan yang Hendak di Goreng

Pada umumnya kebanyakan orang yang hendak menggoreng bahan makanan merasa takut bahwa minyak panas yang ada didalam wajan akan memercik dan mengenai kulit. Hal ini akan tentu menjadi ketakutan yang besar untuk sebagian besar orang. Betapa tidak, cipratan dari minyak panas akan dapat menyebabkan luka bakar dan membuat kulit melepuh.

Alhasil kondisi semacam ini selain menyakitkan, pun akan membuat kulit menjadi kurang menarik karena bekas luka bakar akan mungkin sulit menghilang dalam waktu yang cepat.

Itulah mengapa banyak orang merasa ragu-ragu pada saat hendak menggoreng. Apalagi beberapa bahan makanan yang digoreng pada umumnya memang membuat minyak menyiprat. Seperti ikan, menggoreng cabai atau bahkan ketika menggoreng tahu dan tempe yang sebelumnya direndam dalam sebuah wadah.

Nah. itulah mengapa sebagian orang akan cenderung melempar bahan adonan yang akan digoreng. Akan tetapi, masalah seperti ini bukan menyelesaikan masalah yang anda hadapi. Justru sebaliknya, kondisi ini bisa mungkin membuat cipratan minyak menjadi lebih buruk.

Untuk itulah jangan sesekali melempar bahan makanan yang akan anda goreng agar minyak panas dalam wajan tidak membahayakan anda.

Goreng dalam Jumlah yang Sedikit

Menggoreng bahan makanan dalam jumlah yang banyak akan dapat membuat suhu minyak didalam wajan yang anda panaskan menjadi turun. Hal inilah yang membuat sajian makanan yang anda goreng menjadi sulit matang dalam waktu yang seharusnya. Selain itu, hal ini pun akan tentu membuat makanan yang digoreng menjadi kurang renyah atau kurang lezat.

Oleh karenanya, perhatikan dengan baik untuk menggoreng bahan makanan dalam jumlah sedikit dan tidak terlalu banyak. Selain itu, pun anda disarankan untuk mengaduk gorengan sesekali agar sajian makanan menjadi lebih cepat matang secara merata.

Sementara ketika anda menggoreng makanan yang beku maka penting sekali untuk memastikan agar suhu minyak dijaga agar tetap stabil. Cara ini akan dapat anda lakukan dengan menggoreng bahan makanan dalam jumlah yang sedikit.

Pastikan pula minyak tetap bersih selama anda menggoreng. Anda bisa menyendoki sisa makanan atau remah yang masuk dalam minyak. Cara ini akan dapat memudahkan anda memasak dan menggoreng bahan makanan dan membuat makanan yang digoreng tetap bersih merata.

Tiriskan Terlebih Dahulu

Ketika selesai menggoreng bahan makanan penting sekali untuk anda terlebih dahulu meniriskan bahan ini dengan merata. Terutama untuk bahan makanan yang digoreng dalam minyak yang banyak atau yang lebih dikenal dengan sebutan deep fried.

Minyak yang anda gunakan untuk menggoreng tentu meresap dalam bahan makanan. Apalagi ada beberapa bahan makanan yang ketika digoreng bisa mungkin menyerap minyak lebih banyak. Itulah mengapa, untuk menjaga cita rasa dari hidangan kali ini tetap nikmat dan lezat maka penting sekali untuk meniriskan terlebih dahulu minyak yang menempel pada bahan makanan dengan merata.

Anda bisa menggunakan serokan pada saat mengangkat bahan makanan yang sudah selesai digoreng. Sebelum sajian ini dihidangkan maka anda akan senantiasa terlebih dahulu meniriskannya secara merata. Lalu kemudian tempatkan tisu diatas piring untuk melapisi piring. Nah, masukkan bahan makanan dalam wadah ini dan biarkan kembali minyaknya meresap dalam tisu secara merata.

Segera Bumbui

Bagi anda yang hendak menyajikan bahan makanan dimana bumbu dituntut untuk dapat meresap kedalam bahan makanan yang digoreng secara merata. Maka segera bumbui sajian makanan ketika sudah diangkat dari wajan. Pada saat minyak masih menempel pada hidangan makanan yang anda goreng. Maka tentunya bumbu akan lebih mudah meresap kedalamnya secara merata.

Untuk itu, maka perhatikan dengan baik masalah yang satu ini dan pastikan agar anda senantiasa memasukkan bumbu kedalamnya secara merata. Baru setelah itu, kocok-kocok dan aduk agar bumbu menyebar dalam sajian makanan yang sudah anda goreng secara merata.

Saring Minyak

Setelah selesai digunakan sebenarnya minyak bekas menggoreng yang masih bagus bisa anda gunakan untuk yang kedua kalinya. Hanya saja, persyaratannya minyak yang anda gunakan tidak dipakai untuk menggoreng bahan-bahan yang membuat aroma dari minyak berubah. Seperti misalkan ikan, terasi dan bahan-bahan lainnya.

Bila anda baru saja menggunakan minyak untuk menggoreng kerupuk maka anda bisa menggunakan kambali minyak ini bila masih bagus. Caranya anda hanya perlu menyaring minyak dengan merata untuk memisahkan remah yang ada pada minyak dengan merata.

Trik Mudah Mengupas Telur Rebus dengan Sempurna

Kegiatan memasak memang menjadi hal yang paling menyenangkan untuk banyak ibu di rumah. Betapa tidak, mampu mengolah dan menyajikan sendiri masakan buatan sendiri akan tentu memberikan kebanggan tersendiri untuk semua ibu. Apalagi bila hidangan makanan yang dimasak adalah resep yang mudah dan enak. Sehingga semua keluarga jatuh cinta dengan masakan yang ibu buat.

Akan tetapi, ketika mendengar kata memasak kebanyakan orang mengartikan kegiatan memasak sebagai sebuah kegiatan yang repot dan memakan banyak waktu. Betapa tidak, memasak bukan hanya tentang meracik bumbu. Namun juga mempersiapkan semua bahan yang perlu diolah dalam sebuah masakan.

Misalnya ketika hendak memasak sambal goreng telur yang mana tentu kita sudah pahami bahwa sajian ini dibuat dengan menggoreng telur yang direbus. Akan tetapi, kegiatan yang paling menjengkelkan adalah ketika mengupas telur rebus dimana si cangkangnya seringkali tidak terkupas dengan sempurna.

Trik Mudah Mengupas Telur Rebus dengan Sempurna

Akan tetapi, bila anda menyimak beberapa cara dan trik mudah mengupas telur rebus dibawah ini maka anda tidak akan lagi menemukan masalah semacam ini. Ada beberapa trik yang perlu dipelajari agar sajian telur rebus dapat dikupas kulitnya dengan sempurna. Mari simak dibawah ini informasinya.

Masukkan Telur Sebelum Air Mendidih

Trik pertama yang penting untuk diperhatikan dengan baik pada saat menginginkan telur rebus dapat dikupas dengan mudah dan sempurna adalah ketika anda merebus sajian telur itu sendiri.

Ada cara kunci yang penting diperhatikan ketika anda merebus telur. Jika biasanya kita seringkali merebus sesuatu pada saat air rebusan sudah mendidih. Lalu kita memasukkan bahan tersebut kedalamnya. Lain halnya lagi ketika anda menginginkan telur rebus yang anda masak dapat dikupas dengan sempurna.

Untuk mendapatkan telur rebus yang kulitnya mudah dikupas tanpa meninggalkan daging telur pada kulit, anda akan dapat memasukkan telur sebelum air mendidih. Cara inilah yang akan memudahkan telur untuk dapat dikupas dengan sempurna. Jadi demikian, tak perlu menunggu sampai air rebusan mendidih ketika anda hendak merebus telur.

Sebaliknya, apabila telur dimasukkan setelah air mendidih, hal ini akan menyebabkan kulit telur menempel dengan kuat pada bagian putihnya sehingga ketika dikupas kulit akan kemungkinan menempel pada bagian putih. Dan hal ini biasanya akan mungkin membuat telur yang dikupas cenderung hancur.

Tambahkan Soda Kue

Soda kue dalam menjadi alkalin (basa) alami yang memudahkan telur dapat dikupas dengan lebih mudah. Dengan memasukan soda maka telur akan dapat lebih licin dan lebih mudah untuk dikupas.

Jadi demikian, untuk memudahkan anda merebus telur yang kulitnya lebih mudah dikupas. Maka silahkan anda bisa memasukkan sebanyak 1 sendok teh soda kue kedalam rebusan air.

Hal inilah yang akan membantu melonggarkan ikatan antara putih telur bersama dengan cangkangnya. Nah, untuk itulah penting sekali memasukan soda kue saat merendam telur sebelum direbus. Sementara untuk ukuran air yang digunakan untuk merebus telur bisa anda sesuaikan dengan banyak telur yang dimasak atau direbus.

Tambahkan Cuka

Sama dengan ketika anda memasukan soda kue kedalam rebusan telur. Cuka pun bisa menjadi bahan basa alami untuk memudahkan telur mengelupas dari kulitnya. Sehingga demikian, telur yang direbus dapat dikupas dengan sempurna.

Cara yang satu ini memudahkan anda untuk dapat mengolah telur rebus yang dimasak menjadi sajian apa saja. Selain itu, tentunya telur rebus yang dikupas dengan sempurna memungkinkan masakan yang dibuat menjadi terlihat lebih sempurna dan cantik.

Dengan demikian, anda akan senantiasa menambahkan cuka kedalam rendaman air sebelum merebus telur. Jangan khawatir dengan rasa dari telur yang direbus. Sebab telur akan tetap memiliki rasa yang khasnya dan tidak akan berubah menjadi asam.

Tuangkan Perasan Air Jeruk Nipis

Selain menggunakan dua bahan diatas, anda pun akan senantiasa memanfaatkan perasan air jeruk nipis guna memudahkan anda untuk merebus telur agar lebih mudah dikupas.

Sama halnya dengan memasukan dua bahan asam diatas. Anda pun akan senantiasa memasukkan cair perasan jeruk nipis ketika air rebusan telur belum mendidih. Selanjutnya setelah matang anda akan mendapati bahwa telur lebih mudah dikupas nantinya.

Cara yang satu ini dapat menjadi pilihan bila anda tidak memiliki dua bahan diatas. Maka air perasan jeruk nipis bisa dijadikan alternatif untuk anda yang menginginkan telur rebus lebih mudah dikupas. Selain itu, tentunya air perasan jeruk nipis lebih mudah ditemukan sebab bahan ini akan dapat anda temukan di pasar sekaligus ketika anda membeli bahan-bahan makanan.

Rendam Rebusan Telur Matang dalam Air Es

Cara lain yang akan juga bisa anda aplikasikan dengan mudah di rumah adalah dengan langsung merendam telur rebus yang sudah matang dalam air es. Cara ini akan dapat memudahkan anda mengupas telur rebus dengan lebih sempurna tanpa khawatir bagian putih telurnya terangkat.

Caranya adalah dengan memastikan anda sudah menyiapkan air es didalam kulkas sebelum anda merebus telur. Kemudian setelah telur rebus matang secara merata maka selanjutnya anda akan dapat menuangkan air es didalam sebuah wadah.

Kemudian setelah itu, ambil satu per satu telur rebus yang matang dan masukkan kedalam rendaman air es didalam baskom. Diamkan sementara sampai telur menjadi lebih dingin merata.

Selanjutnya anda akan dapat mengupas telur. Selain lebih mudah mengelupas dari putihnya, telur yang direndam dengan air es pun akan tentu lebih mudah dikupas karena anda tidak perlu menggunakan alas sebab telur sudah dingin.

Dikocok-Kocok dalam Wadah

Selain itu, cara lain yang akan senantiasa anda coba adalah dengan mengocok telur didalam sebuah wadah. Cara ini akan dapat anda gunakan ketika anda hendak mengupas telur rebus dalam jumlah yang banyak.

Cara ini akan lebih efektif untuk memudahkan anda mengupas telur dan memungkinkan anda mengupas telur dalam waktu yang singkat. Untuk itu, cara ini akan menjadi alternatif yang baik yang akan dapat anda lakukan.

Caranya cukup mudah anda hanya perlu memasukkan telur rebus yang sudah matang dalam sebuah wadah yang besar. Kemudian isikan dengan air sebelum anda menutup wadah tersebut dengan merata.

Lalu setelah itu, kocok-kocok telur dengan cepat hingga dapat dipastikan anda meretakan bagian kulitnya dengan merata. Bila sudah selesai maka anda akan dapat dengan mudah mengupas kulit dari telur rebus tersebut.

Digulung Diatas Permukaan Datar

Cara terakhir yang akan senantiasa anda lakukan untuk mengupas telur rebus dengan sempurna adalah dengan menggulungnya diatas permukaan datar. Cara ini dapat anda lakukan setelah telur yang direbus matang secara merata. Angkat telur dan diamkan sementara kemudian gulungkan telur diatas permukaan datar seperti tatakan. Baru anda akan dapat mengupas kulitnya dari kulit yang sudah retak.

Memahami Cara Menyimpan Makanan Bayi Agar Lebih Awet

Memiliki buah hati yang sudah masuk usia diberikan makanan pendamping ASI atau sudah bebas ASI untuk pertama kalinya bagi ibu hal ini bisa menjadi pengalaman yang berharga sekaligus cukup memusingkan. Jangankan menyiapkan makanan untuk si kecil yang masih bayi, pada umumnya menyiapkan makanan untuk hidangan keluarga di rumah saja kita seringkali kebingungan dengan menu apa yang hendak dimasak hari ini.

Akan tetapi, urusan menu untuk sajian makanan bayi sebenarnya tidak akan serepot seperti ibu hendak menyiapkan makanan untuk keluarga. Karena pada dasarnya makanan untuk bayi masih terbatas, jadi bunda tak perlu risau dengan terlalu banyak pilihan menu yang pada akhirnya seringkali membuat kita pusing.

Hanya saja, tantangan lain yang mungkin perlu diperhatikan dengan baiki agar bunda semua di rumah bisa menghadapinya dengan baik adalah tentang menyimpan makanan bayi. Seperti yang kita ketahui porsi makan seorang bayi pada umumnya masih begitu kecil. Nah, ketika bunda membuat makanan bayi dalam porsi yang dianggap standar. Maka mungkin si kecil belum tentu mau menghabiskannya.

Untuk itulah daripada membuang makanan sehat nan bergizi ini. Maka bunda akan dapat menyimpannya untuk disajikan saat si kecil akan makan pada jam lainnya. Nah, mari simak memahami cara menyimpan makanan bayi agar lebih awet dibawah ini.

Simpan Dalam Lemari Es

Cara pertama yang akan senantiasa bunda perhatikan dalam menyimpan makanan si kecil agar lebih awet adalah dengan menempatkannya didalam lemari es. Sama halnya seperti makanan lain yang ketika dimasukkan didalam lemari es akan tetap terjaga kesegarannya, maka hal inilah yang menjadi tujuan utama menempatkan makanan si kecil didalam lemari pendingin.

Untuk itu, bunda bisa memilih untuk mengemas makanan si kecil dan memasukannya didalam lemari es. Hal ini akan tentu memudahkan bunda pada saat hendak mengambil atau menggunakan kembali makanan si kecil untuk kembali disajikan. Untuk itu, bunda pun tak perlu selalu menyiapkan menu makanan baru setiap kali si kecil hendak makan.

Bolehkah Makanan Bayi Dibekukan? Bagaimana Prosedurnya?

Untuk ibu yang berniat untuk membekukan makanan si kecil dengan berbagai alasan, seperti diantaranya agar lebih praktis, agar lebih tahan lama dan masih banyak lagi. Maka tak perlu khawatir sebab jawabannya boleh-boleh saja, asalkan bunda bisa memperhatikan dengan baik tentang prosedur apa saja yang perlu diperhatikan saat hendak menyimpan atau membekukan makanan si buah hati.

Nah, dibawah ini mari kita simak cara membekukan makanan bayi didalam lemari es yang penting untuk senantiasa anda perhatikan dengan baik:

  1. Cuci dengan bersih makanan yang hendak dibuat puree. Seperti misalkan ayam, daging, ikan ataupun sayuran dan buah-buahan. Membersihkan bahan-bahan terlebih dahulu sebelum hendak dibekukan menjadi langkah paling utama yang penting untuk diperhatikan dengan baik.
  2. Potong bahan-bahan makanan dengan bentuk yang kecil-kecil. Hal ini dilakukan guna memudahkan si bahan baku makanan ketika dihaluskan atau diblender. Untuk itu, maka pastikan anda memotongnya terlebih dahulu sebelum diolah atau dibekukan.
  3. Selanjutnya adalah dengan merebus bahan makanan tersebut sampai benar-benar matang. Untuk bayi kegiatan merebus makanan memang perlu dibuat dengan benar-benar matang agar bakteri atau organisme lain pada makanan tersebut bisa benar-benar mati dan membuat makanan menjadi higienis.
  4. Sebaiknya, gunakan sedikit air pada saat membuat puree atau makanan bayi yang dihaluskan. Cara ini dilakukan untuk membuat makanan bayi yang dibuat tidak terlalu encer saat dibekukan nantinya.
  5. Haluskan bahan makanan dengan merata guna memastikan tidak ada bahan makanan yang teksturnya masih tertinggal dan tersisa. Untuk itu, maka perhatikan dengan baik pada saat anda menghaluskan bahan yang satu ini.
  6. Sebelum anda hendak memasukan bahan puree atau makanan bayi kedalam wadah untuk dibekukan. Maka pastikan terlebih dahulu puree yang anda masak sudah dingin secara merata.
  7. Pastikan tempat pembeku untuk bahan makanan memiliki tutup. Hal ini akan penting untuk anda perhatikan dengan baik sebab nantinya makanan bayi perlu tetap higienis dan tidak tercampur dengan bahan makanan lainnya didalam lemari es. Bila ibu tak memiliki penutup untuk alat pembeku yang digunakan untuk menampung puree maka ibu bisa menggunakan plastik yang bersih.
  8. Pastikan penutup untuk wadah pembeku tertutup dengan rapat dan tidak ada celah. Sebab hal ini akan memungkinkan bakteri atau bahan lainya tercampur dengan puree yang anda bekukan. Bukan hanya itu, penutup yang terbuka akan beresiko makanan lain yang tumpah akan mengenai puree yang dibuat.
  9. Pindahkan puree saat sudah beku sebab hal ini akan menjadi hal penting lain yang perlu untuk anda perhatikan dengan baik. Jadi demikian, ketika anda sudah mendapati puree dalam wadah balok sudah membeku maka anda akan dapat memindahkannya dalam plastic dengan zip lock yang bersih.
  10. Saat memindahkan puree yang sudah beku sebaiknya gunakan capitan yang bersih dan jangan gunakan tangan. Hal ini dilakukan guna menjaga kebersihan dan kehigienisan dari puree yang sudah anda masak sebelumnya.
  11. Nah, setelah puree dibekukan seperti ini nantinya anda akan dapat menyiapkan puree setiap kali si kecil akan makan. Sementara itu, anda hanya membutuhkan 2 sampai dengan 3 blok saja pada saat si kecil menghadapi jam makannya.

Perhatikan Kebersihan Wadah yang Digunakan

Selain memperhatikan beberapa prosedur dalam membekukan puree yang dimasak. Hal lain yang juga penting untuk anda perhatikan dengan baik adalah kebersihan wadah yang digunakan. Baik itu, wadah yang digunakan pada saat memasak puree atau wadah tempat makan si buah hati. Kebersihan untuk si kecil adalah hal yang paling penting dan yang utama.

Hal ini dikarenakan tubuh seorang bayi masih begitu rentan dan system kekebalan tubuhnya pun berlum terbentuk dengan sempurna. Sehingga masalah bakteri dari makanan yang mungkin dianggap hal sepele untuk orang dewasa. Bisa mungkin hal ini menjadi permasalahan yang besar. Akibatnya bila ibu kurang cermat memperhatikan masalah ini maka si kecil bisa saja sakit perut atau mengalami gangguan pencernaan yang berbahaya.

Gunakan Wadah yang Kedap Udara

Pada saat membekukan makanan bayi didalam lemari es ada baiknya ibu memilih wadah yang kedap udara. Hal ini selain menjaga keawetan dari makanan bayi yang dibuat, juga wadah yang kedap udara akan senantiasa lebih baik dalam menjaga kesegaran dan tekstur dari makanan bayi untuk lebih tahan lama.

Begitupun saat anda store makanan yang sudah beku. Alih-alih menggunakan wadah plastic, ibu akan dapat menggunakan wadah yang lebih kedap udara. Dengan begini ibu membantu si kecil menjaga nafsu makannya karena rasa dan tekstur dari makanan yang tetap terjaga dengan baik.

Berikan Label Pada Setiap Wadah

Pemberian label atau nama pada setiap wadah makanan bayi yang dibuat pun menjadi tips penting dalam menyimpan makanan bayi agar lebih awet. Tips ini akan memudahkan ibu dan bunda dalam menempatkan aneka jenis makanan bayi dalam satu tempat namun tidak memusingkan.

Pemberian nama pada setiap wadah akan tentu memudahkan ibu dan bunda untuk bisa menyajikan makanan yang sudah diawetkan didalam lemari es tanpa kebingungan dengan wadah mana yang berisikan menu yang dimaksud.

Sebab ketika sudah berubah menjadi puree biasanya tekstur dari makanan akan terlihat sama. Selain itu, ketika diawetkan dan dibekukan tentunya akan semakin sulit bagi kita dalam membedakan mana menu yang satu dengan menu yang lainnya.

Pastikan Semua Bahan Makanan yang Dimasak Matang

Untuk bunda yang menjadikan makanan bayi yang diolah dengan cara dimasak. Maka penting sekali bagi bunda untuk memastikan bahwa semua masakan yang dibuat matang. Hal ini akan tentu mempengaruhi keawetan dari makanan yang ibu sajikan.

Contohnya untuk ibu yang menyajikan puree sayur yang dicampur dengan nasi dan hati ayam. Maka pastikan ketika merebus atau memasak sajian ini semuanya matang secara merata. Dari makanan yang direbus matang maka nantinya bahan ini akan jauh lebih awet.

Untuk itu, maka pastikan dengan baik bahwa semua bahan makanan yang anda masak dibuat dengan matang secara merata. Selain itu, bahan makanan yang dibuat matang pun akan senantiasa menghindari bakteri dan mikroorganisme dalam makanan bertahan didalamnya.

Pastikan Suhu didalam Lemari Es Tidak Kurang dari 18 Derajat Celcius

Poin penting yang perlu ibu perhatikan ketika menempatkan makanan si kecil didalam lemari es adalah memperhatikan dengan baik suhu didalamnya. Hal ini dikarenakan pengaturan suhu akan tentu mempengaruhi masa simpan dan keawetan dari sajian makanan yang anda simpan.

Untuk itulah, set suhu pada lemari es tidak kurang dari 18 derajat celcius. Sebab pada titik ini makanan yang ditempatkan didalam mesin pendingin ada pada titik beku. Dengan begini makanan akan tentu menjadi lebih awet pada saat anda bekukan. Untuk itu, maka pastikan dengan baik sebelum menyimpan makanan didalam lemari pendingin, terlebih dahulu anda memperhatikan dengan baik masalah suhu ini.

Batas Maksimal Penyimpanan Makanan Bayi

Untuk beberapa jenis tertentu makanan bayi seperti halnya buah-buahan atau sayuran yang dihaluskan dan dibuat puree maka makanan semacam ini akan cenderung jauh lebih tahan lama dibandingkan dengan bahan makanan lainnya. Batas waktu maksimal penyimpanan makanan puree semacam ini dapat bertahan selama 2 bulan lamanya.

Dengan demikian, selama batas waktu ini bunda akan tetap dapat menyajikan hidangan ini untuk si buah hati untuk menu makanannya. Hanya saja, untuk beberapa jenis makanan olahan lainnya untuk makanan bayi adalah batas waktu yang lebih singkat.

Semisal untuk makanan bayi yang dimasak dan diolah seperti nasi tim, hidangan ini hanya akan mampu bertahan selama tidak lebih dari 1 minggu. Mengapa demikian? Sebab jenis makanan yang semacam ini akan cenderung lebih mudah berubah rasa dan teksturnya. Jadi demikian, untuk menjaga kesegaran dari hidangan makanan ini maka sebaiknya tidak memberikan makanan olahan yang disimpan terlalu lama untuk buah hati anda.

Demikianlah beberapa cara menyimpan makanan bayi agar lebih awet. Semoga bermanfaat!

Loading...