• Selerasa.com

Tips dan Tricks

aneka tips dan trik

Temukan tips dan trik menarik dari mengolah bahan-bahan yang ada disekitar anda menjadi sesuatu yang berguna yang dapat anda gunakan kembali. Dengan menyimak tips dan trik kali ini diharapkan mampu membantu anda mengolah bahan-bahan yang tak terduga menjadi bernilai guna. Yuk, simak disini tips dan tricksnya. 

Tips Hilangkan Bau Tak Sedap Pada Kotak Makan Si Kecil

Membekali anak-anak dengan aneka ragam makanan rumahan tentu menjadi hal yang baik untuk ibu lakukan. Apalagi jika saat ini melihat banyaknya aneka jajanan yang kurang sehat dan aman untuk si buah hati, rasanya membuat pilihan memberikan bekal makanan dari rumah menjadi alternatif paling baik untuk menghindarkan mereka dari bahaya konsumsi makanan atau jajanan di sekolah yang kurang menyehatkan.

Selain sehat, makanan yang ibu masak sendiri di rumah untuk dijadikan bekal makan si kecil ke sekolah. Tentu memberikan kesempatan ibu dapat memastikan si kecil mendapatkan asupan gizi yang mereka butuhkan.

Apalagi namanya anak-anak di usia mereka saat ini tentunya mereka sedang dalam masa pertumbuhan. Dimana fase ini menuntut ibu mampu memberikan asupan nutrisi dan gizi yang mereka butuhkan.

Dengan demikian tumbuh kembang si kecil akan dapat terjaga dengan baik.

Tips Hilangkan Bau Tak Sedap Pada Kotak Makan Si Kecil

Sayangnya, selain kebingungan dengan menu makanan yang terus diganti setiap harinya. Masalah lain yang akan mungkin ibu hadapi adalah permasalahan bau tidak sedap yang seringkali muncul pada kotak nasi si kecil.

Aroma bau yang timbul dari sisa makanan yang tertinggal pada kotak bekal si kecil memang seringkali membuat ibu kebingungan membersihkannya. Namun tak perlu khawatir dibawah ini kami akan berikan beberapa tips penting hanya untuk anda.

Atasi dengan Koran yang Diremas

Cara pertama yang akan bisa anda lakukan untuk mengatasi bau tidak sedap dari kotak makan bekal si kecil adalah dengan menggunakan koran yang diremas. Dengan begini anda tidak perlu repot mencari dan menggali cara untuk dapat mengatasi bau amis atau tidak sedap ini pada kotak makan si kecil.

Jadi demikian, ketika anda berlangganan koran di rumah maka jangan buang koran bekas yang sudah tidak lagi terpakai. Sebab barang ini akan dapat bermanfaat untuk mengatasi masalah yang sedang ibu hadapi saat ini.

Lantas mengapa koran? Hal ini dikarenakan koran dikenal sebagai salah satu barang tak terduga yang kaitannya erat untuk menyerap bau tidak sedap pada sebuah peralatan. Termasuk dengan bau tidak sedap yang ada pada kotak bekal si kecil.

Caranya cukup mudah, anda hanya perlu untuk meremas koran bekas yang sudah tidak terpakai. Lalu masukkan dalam kotak nasi si kecil dan gosok-gosokkan dengan perlahan pada setiap sudutnya sampai bersih. Diamkan sementara dan tutupi kotak makan dengan tutupnya.

Setelah beberapa saat anda akan mendapati kotak makan si kecil bisa dibersihkan dengan menggunakan sabun cuci piring. Untuk mengecek berhasil atau tidaknya maka setelah dicuci anda bisa mencium bagian dalam kotak makan si kecil.

Serap Bau dengan Arang

Tahukah anda? Arang bukan hanya dapat bekerja untuk membersihkan kotoran dan menyerapnya dengan baik. Namun juga bau yang tidak sedap akan dapat diatasi dengan menggunakan arang. Cara yang satu ini akan tentu bermanfaat untuk anda yang tengah dirundung masalah dengan bau tidak sedap pada kotak makan si buah hati.

Biasanya permasalahan mengatasi bau ini sulit sekali anda atasi. Nah, daripada mengganti kotak nasi dengan yang baru, mengapa tidak mencoba langkah mudah kali ini dengan menggunakan arang.

Hanya saja, mempertimbangkan arang akan mungkin meninggalkan bekas hitam pada kotak nasi. Maka sebaiknya, lakukan percobaan terlebih dahulu apakah noda arang akan bisa dibersihkan dengan sabun pencuci piring atau tidak.

Adapun cara yang bisa anda lakukan adalah dengan menyimpan arang langsung didalam kotak nasi. Lalu tutupi bagian atasnya dengan menggunakan penutup. Baru setelah itu, diamkan selama beberapa saat atau seharian.

Keesokan harinya anda akan dapat membersihkan kotak nasi dengan menggunakan sabun pencuci secara merata. Selanjutnya silahkan coba apakah cara ini berhasil atau tidak. Sebab biasanya untuk bahan plastik cara ini akan cukup efektif.

Oleskan Baking Soda

Mendapati kotak nasi si buah hati dihinggapi bau yang kurang sedap maka mungkin membuat ibu bingung dengan kondisi ini. Bila tidak diatasi dengan baik maka mungkin bau ini akan berimbas pada makanan yang anda masukkan kedalamnya.

Bukan tidak mungkin makanan segar yang ibu masukkan kedalam kotak nasi si kecil mudah tercium bau akibat bau yang dibawa oleh kotak nasinya. Selain itu, sisa bau yang tersisa pada kotak nasi bisa mungkin menimbulkan makanan yang ibu masukkan kedalamnya menjadi mudah basi.

Untuknyalah penting sekali mencari cara untuk dapat mengatasi masalah ini dengan baik. Nah, daripada kebingungan dengan membuang kotak nasi yang baru. Maka mungkin hal ini akan dapat menghamburkan uang yang banyak. Daripada dibuang mengapa tidak mengatasi masalah ini dengan baik?

Salah satunya adalah dengan menggunakan baking soda. Baking soda adalah salah satu bahan membuat kue yang umum dijumpai. Dengan begini maka anda akan lebih mudah untuk menemukan bahan yang satu ini dimana saja.

Cara penggunaan bahan yang satu ini sebenarnya cukup mudah. ANda hanya perlu membentuk baking soda menjadi pasta. Caranya, campurkan baking soda dengan sedikit air dan aduk-aduk sampai bahan ini menjadi mengental.

Baru setelah itu, oleskan pada bagian permukaan kotak nasi dan diamkan selama seharian agar manfaatnya dapat bekerja dengan baik dan merata dalam membersihkan bau pada kotak nasi si kecil.

Gunakan Kopi

Bahan lain yang akan dapat anda manfaatkan untuk mengatasi bau tidak sedap pada kotak nasi si buah hati adalah dengan menggunakan kopi. Bahan yang satu ini sudah sejak dulu dikenal sebagai bahan yang baik untuk dapat menyerap bau dari peralatan atau sebuah barang.

Kandungan kafein pada kopi pun akan dapat anda manfaat dengan baik untuk membersihkan peralatan dari noda yang menempel. Untuk itu, maka bahan yang satu ini akan efektif anda gunakan dengan baik untuk mengatasi bau yang menyengat.

Adapun jenis kopi yang dibutuhkan untuk dapat membersihkan bau dari kotak nasi si buah hati adalah kopi bubuk. Kopi hitam bubuk tanpa campuran gula atau campuran lainnya adalah jenis kopi yang efektif untuk mengatasi masalah bau pada kotak nasi.

Untuk itulah, anda akan dapat menggunakan bahan ini dengan cara menaburkan kopi secara langsung pada kotak nasi lalu ratakan dengan menggunakan tangan. Atau anda bisa memasukkannya dengan cara mengaduk-aduk dan tutupi bagian atasnya secara merata.

Tunggu selama kurang lebih seharian dan esok harinya anda akan dapat membersihkan sajian ini secara merata. Cuci bersih wadah nasi si kecil dengan menggunakan air dan bersihkan dengan menggunakan sabun cuci piring.

Gunakan Lemon atau Jeruk Nipis

Sudah sejak lama bahan lemon atau jeruk nipis digunakan untuk menghilangkan bau yang tidak sedap. Baik pada makanan atau mungkin pada peralatan memasak, lemon menjadi bahan alami yang baik untuk mengatasi bau yang tidak sedap semacam ini. Untuk itulah tak heran bila bahan yang satu ini akan dapat anda manfaat dengan baik.

Selain itu, bila kita jeli melihat ada banyak bahan pencuci piring yang menggunakan lemon atau jeruk nipis sebagai bahan utama produk pencuci piringnya. Hal ini seolah menjelaskan dengan gambling bahwa bahan ini akan sangat baik untuk membersihkan abu dan kotoran pada kotak nasi dan peralatan makan lainnya.

Untuk itulah, anda akan bisa memanfaatkan bahan ini dengan baik untuk menghilangkan bau yang tidak sedap pada kotak makan si kecil. Caranya cukup mudah, anda hanya butuh satu sampai dengan dua buah jeruk lemon. Belah menjadi dua dan oleskan pada semua permukaan kotak nasi.

Tunggu selama beberapa saat dan esok harinya anda akan dapat membersihkan kotak nasi si kecil seperti biasa dengan menambahkan sabun pencuci piring kedalamnya. Lalu gosok secara merata hingga kotoran dan lemak bisa dibersihkan dengan baik.

Gunakan Ampas Teh

Bahan lainnya yang akan bermanfaat baik untuk mengatasi bau amis pada kotak nasi dan peralatan makan lainnya yakni dengan menggunakan ampas teh. Terkadang menghadapi masalah seperti bau tidak sedap pada peralatan makan meski sudah dibersihkan dengan baik dan menggunakan sabun cuci piring. Namun bau yang ditinggalkan masih saja tercium kentara maka mungkin hal ini bisa menjadi hal yang sangat membingungkan.

Namun tidak kali ini, bila anda memiliki ampas teh di rumah atau untuk anda yang seringkali menikmati teh celup. Maka mulai saat ini jangan buang ampas kantung teh yang anda gunakan. Sebab bahan ini akan dapat anda manfaatkan untuk mengatasi bau tidak sedap pada kotak makan si kecil.

Caranya cukup mudah dan hampir mirip dengan beberapa langkah diatas yang kita praktikan dari beberapa bahan sebelumnya. Anda hanya perlu mengeluarkan ampas teh dari kantungnya dan perlahan aplikasikan secara menyeluruh pada bagian dalam kotak nasi.

Termasuk pada bagian penutupnya secara merata. Selanjutnya tutup dengan rapat dan anda akan dapat membersihkan sajian ini esok harinya. Seperti biasanya anda akan dapat menggunakan sabun pencuci piring secara merata. Lalu bersihkan seperti biasanya. Dengan begini anda akan mendapati kotak makan si kecil terbebas dari bau yang menyengat.

Manfaatkan Jahe

Cara terkahir yang akan dapat anda lakukan untuk mengatasi masalah bau pada kotak makan si kecil adalah dengan menggunakan jahe. Cara ini akan menjadi metode yang cukup mudah anda aplikasikan. Hal ini dikarenakan seperti yang kita ketahui bahwa jahe adalah salah satu bahan masakan yang selalu ada di dapur.

Jadi demikian, untuk menggunakan metode yang satu ini maka anda akan bisa melakukannya dengan mudah tanpa harus mencari-cari jahe ke pasar atau ke supermarket terlebih dahulu. Selain itu, pengaplikasiannya pun cukup sederhana dan anda akan dapat melakukannya dengan cepat dan mudah.

Caranya adalah dengan memotong jahe dengan menggunakan pisau. Lalu bagian yang sudah anda potong akan dapat anda oleskan pada seluruh permukaan kotak nasi si kecil secara merata. Lalukan cara ini pada bagian tutup makan si kecil.

Tunggu selama beberapa saat sampai seharian, nah esok harinya anda akan dapat membersihkan kotak bekal ini dengan membersihkannya menggunakan sabun dan melakukannya seperti biasanya. Dengan begini maka bau amis dan bau kurang sedap lainnya akan dapat diatasi dengan baik.

Trik Mudah Mengupas Telur Rebus dengan Sempurna

Kegiatan memasak memang menjadi hal yang paling menyenangkan untuk banyak ibu di rumah. Betapa tidak, mampu mengolah dan menyajikan sendiri masakan buatan sendiri akan tentu memberikan kebanggan tersendiri untuk semua ibu. Apalagi bila hidangan makanan yang dimasak adalah resep yang mudah dan enak. Sehingga semua keluarga jatuh cinta dengan masakan yang ibu buat.

Akan tetapi, ketika mendengar kata memasak kebanyakan orang mengartikan kegiatan memasak sebagai sebuah kegiatan yang repot dan memakan banyak waktu. Betapa tidak, memasak bukan hanya tentang meracik bumbu. Namun juga mempersiapkan semua bahan yang perlu diolah dalam sebuah masakan.

Misalnya ketika hendak memasak sambal goreng telur yang mana tentu kita sudah pahami bahwa sajian ini dibuat dengan menggoreng telur yang direbus. Akan tetapi, kegiatan yang paling menjengkelkan adalah ketika mengupas telur rebus dimana si cangkangnya seringkali tidak terkupas dengan sempurna.

Trik Mudah Mengupas Telur Rebus dengan Sempurna

Akan tetapi, bila anda menyimak beberapa cara dan trik mudah mengupas telur rebus dibawah ini maka anda tidak akan lagi menemukan masalah semacam ini. Ada beberapa trik yang perlu dipelajari agar sajian telur rebus dapat dikupas kulitnya dengan sempurna. Mari simak dibawah ini informasinya.

Masukkan Telur Sebelum Air Mendidih

Trik pertama yang penting untuk diperhatikan dengan baik pada saat menginginkan telur rebus dapat dikupas dengan mudah dan sempurna adalah ketika anda merebus sajian telur itu sendiri.

Ada cara kunci yang penting diperhatikan ketika anda merebus telur. Jika biasanya kita seringkali merebus sesuatu pada saat air rebusan sudah mendidih. Lalu kita memasukkan bahan tersebut kedalamnya. Lain halnya lagi ketika anda menginginkan telur rebus yang anda masak dapat dikupas dengan sempurna.

Untuk mendapatkan telur rebus yang kulitnya mudah dikupas tanpa meninggalkan daging telur pada kulit, anda akan dapat memasukkan telur sebelum air mendidih. Cara inilah yang akan memudahkan telur untuk dapat dikupas dengan sempurna. Jadi demikian, tak perlu menunggu sampai air rebusan mendidih ketika anda hendak merebus telur.

Sebaliknya, apabila telur dimasukkan setelah air mendidih, hal ini akan menyebabkan kulit telur menempel dengan kuat pada bagian putihnya sehingga ketika dikupas kulit akan kemungkinan menempel pada bagian putih. Dan hal ini biasanya akan mungkin membuat telur yang dikupas cenderung hancur.

Tambahkan Soda Kue

Soda kue dalam menjadi alkalin (basa) alami yang memudahkan telur dapat dikupas dengan lebih mudah. Dengan memasukan soda maka telur akan dapat lebih licin dan lebih mudah untuk dikupas.

Jadi demikian, untuk memudahkan anda merebus telur yang kulitnya lebih mudah dikupas. Maka silahkan anda bisa memasukkan sebanyak 1 sendok teh soda kue kedalam rebusan air.

Hal inilah yang akan membantu melonggarkan ikatan antara putih telur bersama dengan cangkangnya. Nah, untuk itulah penting sekali memasukan soda kue saat merendam telur sebelum direbus. Sementara untuk ukuran air yang digunakan untuk merebus telur bisa anda sesuaikan dengan banyak telur yang dimasak atau direbus.

Tambahkan Cuka

Sama dengan ketika anda memasukan soda kue kedalam rebusan telur. Cuka pun bisa menjadi bahan basa alami untuk memudahkan telur mengelupas dari kulitnya. Sehingga demikian, telur yang direbus dapat dikupas dengan sempurna.

Cara yang satu ini memudahkan anda untuk dapat mengolah telur rebus yang dimasak menjadi sajian apa saja. Selain itu, tentunya telur rebus yang dikupas dengan sempurna memungkinkan masakan yang dibuat menjadi terlihat lebih sempurna dan cantik.

Dengan demikian, anda akan senantiasa menambahkan cuka kedalam rendaman air sebelum merebus telur. Jangan khawatir dengan rasa dari telur yang direbus. Sebab telur akan tetap memiliki rasa yang khasnya dan tidak akan berubah menjadi asam.

Tuangkan Perasan Air Jeruk Nipis

Selain menggunakan dua bahan diatas, anda pun akan senantiasa memanfaatkan perasan air jeruk nipis guna memudahkan anda untuk merebus telur agar lebih mudah dikupas.

Sama halnya dengan memasukan dua bahan asam diatas. Anda pun akan senantiasa memasukkan cair perasan jeruk nipis ketika air rebusan telur belum mendidih. Selanjutnya setelah matang anda akan mendapati bahwa telur lebih mudah dikupas nantinya.

Cara yang satu ini dapat menjadi pilihan bila anda tidak memiliki dua bahan diatas. Maka air perasan jeruk nipis bisa dijadikan alternatif untuk anda yang menginginkan telur rebus lebih mudah dikupas. Selain itu, tentunya air perasan jeruk nipis lebih mudah ditemukan sebab bahan ini akan dapat anda temukan di pasar sekaligus ketika anda membeli bahan-bahan makanan.

Rendam Rebusan Telur Matang dalam Air Es

Cara lain yang akan juga bisa anda aplikasikan dengan mudah di rumah adalah dengan langsung merendam telur rebus yang sudah matang dalam air es. Cara ini akan dapat memudahkan anda mengupas telur rebus dengan lebih sempurna tanpa khawatir bagian putih telurnya terangkat.

Caranya adalah dengan memastikan anda sudah menyiapkan air es didalam kulkas sebelum anda merebus telur. Kemudian setelah telur rebus matang secara merata maka selanjutnya anda akan dapat menuangkan air es didalam sebuah wadah.

Kemudian setelah itu, ambil satu per satu telur rebus yang matang dan masukkan kedalam rendaman air es didalam baskom. Diamkan sementara sampai telur menjadi lebih dingin merata.

Selanjutnya anda akan dapat mengupas telur. Selain lebih mudah mengelupas dari putihnya, telur yang direndam dengan air es pun akan tentu lebih mudah dikupas karena anda tidak perlu menggunakan alas sebab telur sudah dingin.

Dikocok-Kocok dalam Wadah

Selain itu, cara lain yang akan senantiasa anda coba adalah dengan mengocok telur didalam sebuah wadah. Cara ini akan dapat anda gunakan ketika anda hendak mengupas telur rebus dalam jumlah yang banyak.

Cara ini akan lebih efektif untuk memudahkan anda mengupas telur dan memungkinkan anda mengupas telur dalam waktu yang singkat. Untuk itu, cara ini akan menjadi alternatif yang baik yang akan dapat anda lakukan.

Caranya cukup mudah anda hanya perlu memasukkan telur rebus yang sudah matang dalam sebuah wadah yang besar. Kemudian isikan dengan air sebelum anda menutup wadah tersebut dengan merata.

Lalu setelah itu, kocok-kocok telur dengan cepat hingga dapat dipastikan anda meretakan bagian kulitnya dengan merata. Bila sudah selesai maka anda akan dapat dengan mudah mengupas kulit dari telur rebus tersebut.

Digulung Diatas Permukaan Datar

Cara terakhir yang akan senantiasa anda lakukan untuk mengupas telur rebus dengan sempurna adalah dengan menggulungnya diatas permukaan datar. Cara ini dapat anda lakukan setelah telur yang direbus matang secara merata. Angkat telur dan diamkan sementara kemudian gulungkan telur diatas permukaan datar seperti tatakan. Baru anda akan dapat mengupas kulitnya dari kulit yang sudah retak.

Memahami Cara Menyimpan Makanan Bayi Agar Lebih Awet

Memiliki buah hati yang sudah masuk usia diberikan makanan pendamping ASI atau sudah bebas ASI untuk pertama kalinya bagi ibu hal ini bisa menjadi pengalaman yang berharga sekaligus cukup memusingkan. Jangankan menyiapkan makanan untuk si kecil yang masih bayi, pada umumnya menyiapkan makanan untuk hidangan keluarga di rumah saja kita seringkali kebingungan dengan menu apa yang hendak dimasak hari ini.

Akan tetapi, urusan menu untuk sajian makanan bayi sebenarnya tidak akan serepot seperti ibu hendak menyiapkan makanan untuk keluarga. Karena pada dasarnya makanan untuk bayi masih terbatas, jadi bunda tak perlu risau dengan terlalu banyak pilihan menu yang pada akhirnya seringkali membuat kita pusing.

Hanya saja, tantangan lain yang mungkin perlu diperhatikan dengan baiki agar bunda semua di rumah bisa menghadapinya dengan baik adalah tentang menyimpan makanan bayi. Seperti yang kita ketahui porsi makan seorang bayi pada umumnya masih begitu kecil. Nah, ketika bunda membuat makanan bayi dalam porsi yang dianggap standar. Maka mungkin si kecil belum tentu mau menghabiskannya.

Untuk itulah daripada membuang makanan sehat nan bergizi ini. Maka bunda akan dapat menyimpannya untuk disajikan saat si kecil akan makan pada jam lainnya. Nah, mari simak memahami cara menyimpan makanan bayi agar lebih awet dibawah ini.

Simpan Dalam Lemari Es

Cara pertama yang akan senantiasa bunda perhatikan dalam menyimpan makanan si kecil agar lebih awet adalah dengan menempatkannya didalam lemari es. Sama halnya seperti makanan lain yang ketika dimasukkan didalam lemari es akan tetap terjaga kesegarannya, maka hal inilah yang menjadi tujuan utama menempatkan makanan si kecil didalam lemari pendingin.

Untuk itu, bunda bisa memilih untuk mengemas makanan si kecil dan memasukannya didalam lemari es. Hal ini akan tentu memudahkan bunda pada saat hendak mengambil atau menggunakan kembali makanan si kecil untuk kembali disajikan. Untuk itu, bunda pun tak perlu selalu menyiapkan menu makanan baru setiap kali si kecil hendak makan.

Bolehkah Makanan Bayi Dibekukan? Bagaimana Prosedurnya?

Untuk ibu yang berniat untuk membekukan makanan si kecil dengan berbagai alasan, seperti diantaranya agar lebih praktis, agar lebih tahan lama dan masih banyak lagi. Maka tak perlu khawatir sebab jawabannya boleh-boleh saja, asalkan bunda bisa memperhatikan dengan baik tentang prosedur apa saja yang perlu diperhatikan saat hendak menyimpan atau membekukan makanan si buah hati.

Nah, dibawah ini mari kita simak cara membekukan makanan bayi didalam lemari es yang penting untuk senantiasa anda perhatikan dengan baik:

  1. Cuci dengan bersih makanan yang hendak dibuat puree. Seperti misalkan ayam, daging, ikan ataupun sayuran dan buah-buahan. Membersihkan bahan-bahan terlebih dahulu sebelum hendak dibekukan menjadi langkah paling utama yang penting untuk diperhatikan dengan baik.
  2. Potong bahan-bahan makanan dengan bentuk yang kecil-kecil. Hal ini dilakukan guna memudahkan si bahan baku makanan ketika dihaluskan atau diblender. Untuk itu, maka pastikan anda memotongnya terlebih dahulu sebelum diolah atau dibekukan.
  3. Selanjutnya adalah dengan merebus bahan makanan tersebut sampai benar-benar matang. Untuk bayi kegiatan merebus makanan memang perlu dibuat dengan benar-benar matang agar bakteri atau organisme lain pada makanan tersebut bisa benar-benar mati dan membuat makanan menjadi higienis.
  4. Sebaiknya, gunakan sedikit air pada saat membuat puree atau makanan bayi yang dihaluskan. Cara ini dilakukan untuk membuat makanan bayi yang dibuat tidak terlalu encer saat dibekukan nantinya.
  5. Haluskan bahan makanan dengan merata guna memastikan tidak ada bahan makanan yang teksturnya masih tertinggal dan tersisa. Untuk itu, maka perhatikan dengan baik pada saat anda menghaluskan bahan yang satu ini.
  6. Sebelum anda hendak memasukan bahan puree atau makanan bayi kedalam wadah untuk dibekukan. Maka pastikan terlebih dahulu puree yang anda masak sudah dingin secara merata.
  7. Pastikan tempat pembeku untuk bahan makanan memiliki tutup. Hal ini akan penting untuk anda perhatikan dengan baik sebab nantinya makanan bayi perlu tetap higienis dan tidak tercampur dengan bahan makanan lainnya didalam lemari es. Bila ibu tak memiliki penutup untuk alat pembeku yang digunakan untuk menampung puree maka ibu bisa menggunakan plastik yang bersih.
  8. Pastikan penutup untuk wadah pembeku tertutup dengan rapat dan tidak ada celah. Sebab hal ini akan memungkinkan bakteri atau bahan lainya tercampur dengan puree yang anda bekukan. Bukan hanya itu, penutup yang terbuka akan beresiko makanan lain yang tumpah akan mengenai puree yang dibuat.
  9. Pindahkan puree saat sudah beku sebab hal ini akan menjadi hal penting lain yang perlu untuk anda perhatikan dengan baik. Jadi demikian, ketika anda sudah mendapati puree dalam wadah balok sudah membeku maka anda akan dapat memindahkannya dalam plastic dengan zip lock yang bersih.
  10. Saat memindahkan puree yang sudah beku sebaiknya gunakan capitan yang bersih dan jangan gunakan tangan. Hal ini dilakukan guna menjaga kebersihan dan kehigienisan dari puree yang sudah anda masak sebelumnya.
  11. Nah, setelah puree dibekukan seperti ini nantinya anda akan dapat menyiapkan puree setiap kali si kecil akan makan. Sementara itu, anda hanya membutuhkan 2 sampai dengan 3 blok saja pada saat si kecil menghadapi jam makannya.

Perhatikan Kebersihan Wadah yang Digunakan

Selain memperhatikan beberapa prosedur dalam membekukan puree yang dimasak. Hal lain yang juga penting untuk anda perhatikan dengan baik adalah kebersihan wadah yang digunakan. Baik itu, wadah yang digunakan pada saat memasak puree atau wadah tempat makan si buah hati. Kebersihan untuk si kecil adalah hal yang paling penting dan yang utama.

Hal ini dikarenakan tubuh seorang bayi masih begitu rentan dan system kekebalan tubuhnya pun berlum terbentuk dengan sempurna. Sehingga masalah bakteri dari makanan yang mungkin dianggap hal sepele untuk orang dewasa. Bisa mungkin hal ini menjadi permasalahan yang besar. Akibatnya bila ibu kurang cermat memperhatikan masalah ini maka si kecil bisa saja sakit perut atau mengalami gangguan pencernaan yang berbahaya.

Gunakan Wadah yang Kedap Udara

Pada saat membekukan makanan bayi didalam lemari es ada baiknya ibu memilih wadah yang kedap udara. Hal ini selain menjaga keawetan dari makanan bayi yang dibuat, juga wadah yang kedap udara akan senantiasa lebih baik dalam menjaga kesegaran dan tekstur dari makanan bayi untuk lebih tahan lama.

Begitupun saat anda store makanan yang sudah beku. Alih-alih menggunakan wadah plastic, ibu akan dapat menggunakan wadah yang lebih kedap udara. Dengan begini ibu membantu si kecil menjaga nafsu makannya karena rasa dan tekstur dari makanan yang tetap terjaga dengan baik.

Berikan Label Pada Setiap Wadah

Pemberian label atau nama pada setiap wadah makanan bayi yang dibuat pun menjadi tips penting dalam menyimpan makanan bayi agar lebih awet. Tips ini akan memudahkan ibu dan bunda dalam menempatkan aneka jenis makanan bayi dalam satu tempat namun tidak memusingkan.

Pemberian nama pada setiap wadah akan tentu memudahkan ibu dan bunda untuk bisa menyajikan makanan yang sudah diawetkan didalam lemari es tanpa kebingungan dengan wadah mana yang berisikan menu yang dimaksud.

Sebab ketika sudah berubah menjadi puree biasanya tekstur dari makanan akan terlihat sama. Selain itu, ketika diawetkan dan dibekukan tentunya akan semakin sulit bagi kita dalam membedakan mana menu yang satu dengan menu yang lainnya.

Pastikan Semua Bahan Makanan yang Dimasak Matang

Untuk bunda yang menjadikan makanan bayi yang diolah dengan cara dimasak. Maka penting sekali bagi bunda untuk memastikan bahwa semua masakan yang dibuat matang. Hal ini akan tentu mempengaruhi keawetan dari makanan yang ibu sajikan.

Contohnya untuk ibu yang menyajikan puree sayur yang dicampur dengan nasi dan hati ayam. Maka pastikan ketika merebus atau memasak sajian ini semuanya matang secara merata. Dari makanan yang direbus matang maka nantinya bahan ini akan jauh lebih awet.

Untuk itu, maka pastikan dengan baik bahwa semua bahan makanan yang anda masak dibuat dengan matang secara merata. Selain itu, bahan makanan yang dibuat matang pun akan senantiasa menghindari bakteri dan mikroorganisme dalam makanan bertahan didalamnya.

Pastikan Suhu didalam Lemari Es Tidak Kurang dari 18 Derajat Celcius

Poin penting yang perlu ibu perhatikan ketika menempatkan makanan si kecil didalam lemari es adalah memperhatikan dengan baik suhu didalamnya. Hal ini dikarenakan pengaturan suhu akan tentu mempengaruhi masa simpan dan keawetan dari sajian makanan yang anda simpan.

Untuk itulah, set suhu pada lemari es tidak kurang dari 18 derajat celcius. Sebab pada titik ini makanan yang ditempatkan didalam mesin pendingin ada pada titik beku. Dengan begini makanan akan tentu menjadi lebih awet pada saat anda bekukan. Untuk itu, maka pastikan dengan baik sebelum menyimpan makanan didalam lemari pendingin, terlebih dahulu anda memperhatikan dengan baik masalah suhu ini.

Batas Maksimal Penyimpanan Makanan Bayi

Untuk beberapa jenis tertentu makanan bayi seperti halnya buah-buahan atau sayuran yang dihaluskan dan dibuat puree maka makanan semacam ini akan cenderung jauh lebih tahan lama dibandingkan dengan bahan makanan lainnya. Batas waktu maksimal penyimpanan makanan puree semacam ini dapat bertahan selama 2 bulan lamanya.

Dengan demikian, selama batas waktu ini bunda akan tetap dapat menyajikan hidangan ini untuk si buah hati untuk menu makanannya. Hanya saja, untuk beberapa jenis makanan olahan lainnya untuk makanan bayi adalah batas waktu yang lebih singkat.

Semisal untuk makanan bayi yang dimasak dan diolah seperti nasi tim, hidangan ini hanya akan mampu bertahan selama tidak lebih dari 1 minggu. Mengapa demikian? Sebab jenis makanan yang semacam ini akan cenderung lebih mudah berubah rasa dan teksturnya. Jadi demikian, untuk menjaga kesegaran dari hidangan makanan ini maka sebaiknya tidak memberikan makanan olahan yang disimpan terlalu lama untuk buah hati anda.

Demikianlah beberapa cara menyimpan makanan bayi agar lebih awet. Semoga bermanfaat!

Kenali Lebih Dalam Bedanya Timun Jepang dengan Zucchini

Untuk anda para pecinta salad, anda mungkin sering menjumpai salah satu bahan salad yang tak asing yakni timun jepang sebagai salah satu bahan campurannya. Nah, ketika hendak membuat sajian salad yang satu ini tidak sedikit dari mereka yang mencari timun Jepang di bagian yang bertuliskan dengan Zucchini.

Mungkin hal ini dilakukan sebab mereka menganggap bahwa zucchini adalah nama keren dari timun Jepang. Itulah mengapa banyak diantaranya yang mensalah artikan nama timun Jepang dengan Zucchini. Padahal tentunya kedua bahan ini memiliki perbedaan yang meski tidak terlalu kentara namun memang ada bedanya dari kedua bahan yang satu ini.

Nah, untuk anda yang hendak membuat sajian salad atau masakan lainnya yang melibatkan salah satu atau kedua bahan ini. Maka mari kita simak perbedaan timun Jepang dan Zucchini agar tak lagi tertukar. Ingin tahu seperti apa? Mari kita simak informasinya dibawah ini.

Kenali Lebih Dalam Bedanya Timun Jepang dengan Zucchini

Mengenali perbedaan antara zucchini dengan timun Jepang akan menjadi hal penting yang perlu untuk diperhatikan dengan baik. Hal ini tentunya akan semakin memudahkan anda untuk bisa membedakan kedua bahan ini dengan lebih baik.

Lantas seperti apa saja perbedaan kedua bahan timun Jepang dan zucchini? Mari simak dibawah ini informasinya hanya untuk anda.

Nama dan Jenis

Dilihat dari namanya saja kedua bahan ini sudah tentu memiliki nama yang berbeda. Hanya saja, karena bentuknya yang hampir mirip orang menyalah artikan bahwa zucchini adalah nama keren dari sebuah timun jepang. Akan tetapi, hal ini bila ditelusuri lebih dalam justru keliru.

Timun Jepang adalah nama lai dari tanaman bernama Kyuri. Sesuai dengan namanya, timun Jepang ini adalah timun yang dibudidayakan di negara matahari terbit yakni Jepang. Akan tetapi, kini kyuri pun telah di budidayakan di Indonesia sehingga lebih mudah untuk menemukan kyuri saat ini daripada sebelumnya.

Sementara itu, zucchini sendiri adalah terong dari Italia. Kedua bahan ini tentunya datang dari jenis yang berbeda. Itulah mengapa tampilan zucchini ketika dibelah terlihat jauh lebih padat sementara untuk timun Jepang teksturnya lebih berair meski tidak seberair dengan timun lokal.

Di tempatnya Italia, zucchini dikenal dengan sebutan courgette. Itulah mengapa zucchini cenderung lebih mudah dijadikan olahan makanan lain. Bahkan hanya digoreng untuk menghasilkan tekstur yang lebih renyah. Hal ini dikarenakan sedikitnya kandungan air pada zucchini dibandingkan dengan timun Jepang.

Bukan hanya itu, zucchini pun dikategorikan sebagai sayuran sementara untuk timun Jepang sendiri bahan ini dikategorikan sebagai buah-buahan. Nah, sudah tahukan perbedaannya apa? Jadi tidak lagi harus bingung membedakan kedua bahan ini ya bunda.

Bentuk

Umumnya karena bentuknya yang panjang dengan warna hijau pekat yang khas, kedua bahan timun Jepang dan zucchini seringkali tertukar. Akan tetapi, bila diselidiki lebih dalam, ternyata bukan hanya nama dan jenisnya saja yang berbeda. Namun bila anda jeli memilahnya tentu ada perbedaan pada kedua bahan ini.

Pada kyuri atau timun Jepang kita akan mendapati benjolan kecil yang menonjol kebagian depan. Hal ini tidak didapati ketika anda mengambil zucchini dan bukanlah timun jepang.

Bukan hanya itu, timun jepang akan terasa lebih dingin ketika dipegang dibandingkan dengan zucchini. Hal ini dikarenakan kandungan air pada timun jepang tentu lebih banyak.

Jadi demikian, ketika dipegang maka akan terasa lebih dingin pada saat bersentuhan dengan kulit.

Nah, oleh karenanya mulai saat ini jangan lagi bingung pada saat hendak memilih zucchini dengan timun jepang sebab kedua bahan ini tentunya memiliki perbedaan yang kentara ketika anda sudah memahami dengan baik dimana letak perbedaan dari kedua bahan tersebut.

Bagian Bunga

Ketika dihadapkan pada perbedaan di bagian bunga kita sendiri mungkin kebingungan dengan hal ini. Sebab pada dasarnya baik timun Jepang ataupun zucchini keduanya sama-sama memiliki bunga. Akan tetapi, meskipun sama-sama berbunga namun ada perbedaan yang bisa dilihat dengan jelas.

Pada timun jepang bagian bunga tidak bisa disamakan dengan zucchini. Pada zucchini, bunganya akan terasa lebih renyah dan manis. Sehingga tak heran bunga zucchini lebih sering digunakan untuk salad ataupun digoreng dengan menggunakan tepung. Sebab bagian ini pun nikmat untuk dikonsumsi.

Nah, bila anda belum pernah mencoba bunga zucchini maka kamu bisa datang ke super market yang menjualnya dan cicipi rasanya ketika dicampurkan bersama dengan salad atau anda bisa  mengolahnya dengan cara menggorengnya bersama dengan tepung seperti tempura.

Rasa dan Teksturnya

Perbedaan lain yang bisa diketahui antara zucchini dengan timun jepang terletak pada rasa dan teksturnya. Perbedaan ini akan tentu bisa diketahui setelah anda mencicipinya dengan seksama. Jadi mungkin metode membedakan antara zucchini dengan timun jepang ini bisa dilakukan ketika zucchini sudah dikupas atau dipotong-potong.

Dalam keadaan mentah, timun jepang akan tetap terasa juicy, dingin, renyah dan cenderung berasa tawar. Umumnya rasanya akan mirip dengan timun yang lokal meski tidak terlalu mirip. Hal ini terjadi karena kandungan air didalam timun jepang yang membuatnya renyah dan dingin serta juicy.

Sementara untuk zucchini bahan ini ketika masih mentah cenderung memiliki kombinasi rasa yang pahit namun disaat yang bersamaan anda pun akan merasakan rasa manis dari bahan ini ketika sampai ke lidah.

Sementara itu, ketika di masak timun jepang akan cenderung berubah menjadi layu karena kadar airnya yang keluar. Namun teksturnya akan tetap renyah ketika dikunyah karena sebagian kandungan air masih tersisa didalamnya.

Untuk rasa sendiri ketika masuk ke lidah umumnya akan tetap sama sebagaimana ketika timun jepang masih mentah. Lain halnya dengan zucchini yang ketika dimasak umumnya rasa dari sajian ini akan cenderung lebih manis.

Fungsi

Karena pada dasarnya timun jepang memiliki tekstur yang lebih renyah dan sensasi segar yang begitu fresh. Umumnya bahan ini lebih nikmat apabila disantap dalam keadan mentah. Itulah mengapa untuk sajian salad timun jepang adalah bahan campuran yang paling sesuai untuk memberikan cita rasa yang khas dan segar pada sajian yang satu ini.

Bukan hanya itu, potongan timun jepang pun akan senantiasa dijadikan sebagai bahan pelengkap ketika menyantap kebab. Kandungannya yang menyegarkan mampu menyeimbangkan sajian daging kebab yang berbumbu dan berlemak dan bersensasi panas. Menyantap kedua sajian ini secara bersama-sama akan tentu memberikan cita rasa yang semakin nikmat dan sedap.

Sementara itu, untuk zucchini sendiri bahan ini akan lebih sering dijumpai dalam bahan olahan atau sudah dimasak. Salah satu tehnik pengolahan zucchini adalah dengan disayur dengan kuah yang encer. Atau anda pun akan dapat mengolah zucchini dengan cara digoreng dengan tepung didalam minyak panas.

Sebagian bahkan menjadi zucchini sebagai puree yang dapat disajikan pada bayi sebab rasa manis dari sajian ini akan membuat si kecil suka dan bahkan membuat mereka ketagihan dengan sajian yang sama.

Ketahui Tips Menyimpan Tahu Agar Tahan Lama dan Tidak Mudah Basi

Memiliki persediaan bahan makanan yang dapat disimpan dengan lama akan tentu memberikan keuntungan yang banyak untuk kita para ibu di rumah. Pasalnya dengan begini maka tentunya kita tidak perlu terus menerus belanja makanan setiap hari setiap kali hendak memasak.

Belum lagi, seperti yang kita ketahui bahwa proses mengolah makanan menjadi sajian yang sudah jadi bukanlah proses yang mudah dan cepat. Ada beberapa bahan makanan yang proses mengolahnya menghabiskan waktu yang cukup lama. Nah, ketika ditambah dengan kegiatan berbelanja setiap kali hendak memasak. Maka berapa banyak waktu yang ibu habiskan untuk menyiapkan hidangan makanan setiap kali waktu makan tiba?

Hal semacam ini akan tentu menyita banyak waktu dan mungkin anggota keluarga yang sudah kelaparan tidak bisa menanti sedemikian lama untuk bisa menikmati sajian ini. Untuk itulah, menyediakan bahan makanan di rumah menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

Ketahui Tips Menyimpan Tahu Agar Tahan Lama dan Tidak Mudah Basi

Akan tetapi, sayangnya tidak semua bahan makanan yang disupplay di rumah memiliki ketahanan yang lama. Semisal seperti tahu yang mana kita ketahui bahwa bahan yang satu ini benar-benar serapuh dengan teksturnya.

Jangankan disimpan dalam waktu yang lama satu hari dan keesokan harinya tahu mungkin sudah terasa asam atau basi. Namun kali ini kami berikan tips menyimpan tahu agar tahan lama dan tidak mudah basi. Bahkan tips ini memungkinkan anda untuk bisa menyimpan tahu selama 7 hari tanpa rasa basi.

Perhatikan Kondisi Tahu Saat Membelinya

Hal penting yang perlu diperhatikan untuk menyimpan tahu dalam waktu yang lama dan memiliki ketahanan yang cukup tinggi adalah ketika anda membelinya di pasar atau di tukang sayur. Kesalahan paling umum dalam menyimpan tahu meski sudah memperhatikan tips menyimpan tahu agar tahan lama adalah terletak dari poin ini.

Untuk itulah, poin yang satu ini menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dengan baik. Ketika anda membeli tahu dari pasar maka perhatikan dengan baik kondisi dari tahu itu sendiri. Lihat bagaimana kesegaran dari tahu yang anda beli.

Pastikan anda membeli tahu yang segar dan tidak berlendir atau airnya yang kotor. Sebab tahu yang demikian bukan lagi tahu yang segar dan bahkan mungkin ketika anda membeli tahu yang seperti ini maka sama artinya dengan anda membeli tahu yang sudah tidak layak konsumsi.

Oleh karenanya, ketika membeli tahu meski itu di supermarket sekalipun maka penting sekali memperhatikan masalah ini dengan baik. Ketika anda membeli tahu yang segar maka anda akan dapat menyimpan tahu lebih lama sesuai dengan anjuran dari tips kali ini.

Buang Air Tahu

Nah, satu lagi kesalahan yang sepertinya seringkali dilakukan oleh para ibu dan bunda di rumah ketika membeli tahu. Kecenderungan menganggap bahwa tahu memang seharusnya direndam pada air rendaman yang didapatkan dari tahu di pasar adalah hal yang keliru. Dan hal inilah yang mempengaruhi ketahanan dari si tahu itu sendiri.

Jadi demikian, untuk menjaga agar tahu lebih tahan lama dan bunda akan dapat menggunakannya kapan saja bunda membutuhkannya meski tidak di waktu yang sama. Maka perhatikan untuk membuang air tahu yang aslinya. Jangan pernah diamkan tahu didalam rendaman air tersebut karena hal ini akan dapat merusak tahu.

Cuci Tahu

Selanjutnya setelah anda membuang air tahu yang anda dapatkan ketika anda membeli tahu di pasar atau di supermaket maka segeralah cuci tahu sampai bersih. Hanya saja, dikarenakan tekstur dari tahu yang begitu lembut dan rapuh maka ketika anda membersihkan sajian ini maka penting sekali untuk melakukannya dengan perlahan.

Anda bisa mencuci tahu dengan menggunakan air bersih yang mengalir dari keran. Ketika mencuci tahu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni lendir yang ada pada tahu dan bau dari tahu itu sendiri.

Tehnik pencucian dilakukan untuk menghilangkan kedua hal ini dari tahu yang baru anda beli. Jadi pastikan ketika anda mencucinya kedua bau dan lendir pada tahu dapat dibersihkan secara merata sehingga tahu menjadi lebih tahan lama dan awet.

Perlu diketahu didalam lendir tahu terdapat jamur dan bakteri yang mempermudah kerusakan pada tahu. Hal inipulahlah yang membuat tahu mengeluarkan aroma tidak sedap. Namun dengan membersihkannya anda bisa menghilangkan jamur dan bakteri yang ada pada tahu meski tidak secara keseluruhan.

Ganti Wadah Tahu

Selain mencuci tahu dengan menggunakan air yang bersih. Hal penting lain yang perlu untuk anda lakukan selanjutnya adalah dengan mengganti wadah tahu itu sendiri. Hal ini menjadi tips penting yang perlu diperhatikan dengan baik sebab mungkin kebanyakan ibu yang menghadapi kegagalan dalam menyimpan tahu dalam waktu yang lama mungkin disebabkan karena mereka masih menggunakan wadah yang sama saat menyimpan tahu.

Untuk itulah, meski tahu yang ibu beli datang dalam kemasan wadah yang kuat atau menarik, namun jangan pernah menyimpannya didalam kulkas dengan wadah yang sama. Sebab hal ini akan mungkin membuat tahu yang anda simpan tidak akan bertahan lama.

Sebaliknya, ketika selesai mencuci tahu maka silahkan ganti secara langsung dengan menggunakan wadah yang baru. Upayakan pemilihan wadah adalah wadah yang kedap udara dengan penutup yang anti tumpah. Wadah semacam ini akan dapat memungkinkan tahu disimpan dengan aman didalamnya dan jamur atau bakteri dari bahan lain ketika dimasukkan dalam lemari es tidak akan bersentuhan dengan tahu.

Rendam Tahu dengan Air Bersih

Usai mendapatkan wadah untuk menyimpan tahu yang aman agar lebih tahan lama. Maka selanjutnya penting sekali untuk anda memperhatikan air yang digunakan untuk merendam tahu yang anda simpan. Jangan berikan pewarna atau jenis air lain untuk merendam tahu.

Anda akan cukup menggunakan air bersih yang higienis. Dengan begini maka tahu tidak akan terkontaminasi dengan bahan-bahan lainnya yang berpotensi merusak tahu. Bila perlu anda bisa menggunakan air mineral atau menggunakan air minum yang sudah dimasak.

Rebus Tahu dengan Air Garam

Cara lain yang akan dapat memberikan ketahanan pada tahu yang anda masak adalah dengan merebus tahu didalam air garam. Rebus tahu selama kurang lebih 4 menit sampai garam meresap kedalamnya dan mengunci partikel pada tahu menjadi lebih awet.

Hanya saja, meski anda sudah merebus dengan menggunakan air garam bukan berarti ketika anda menyimpan tahu. Anda lantas menggunakan air yang sama pada saat anda merebusnya. Silahkan ganti air dengan menggunakan air bersih dan simpan tahu dalam lemari es agar awet. Cara ini akan memberikan ketahanan lebih lama bahkan sampai 1 minggu pada tahu yang anda simpan.

Loading...