Tips dan Trik Memasak

Tips memasak

Berbagai tips memasak dalam kategori ini bisa anda terapkan di rumah yang senantiasa mempermudah anda ketika berada di dapur. Di sini anda bisa menemukan solusi dari kesulitan atau masalah-masalah yang kerap kali menimpa ketika memasak.

Mengenali Jenis Pisang yang Cocok Untuk Digoreng

Tahukah ibu? Ternyata tidak semua pisang yang anda jumpai selama ini bisa digoreng lho. Pada faktanya memang hanya beberapa jenis pisang yang memungkinkan anda untuk bisa mendapatkan tekstur pisang yang lezat pada saat digoreng.

Jadi demikian, pada saat ibu hendak membuat sajian pisang goreng atau hidangan pisang yang akan digoreng maka tidak sembarang pisang bisa anda gunakan. Nah, menghadapi hal semacam ini maka para ibu penting untuk memahami jenis pisang seperti apa saja yang cocok untuk digoreng.

Pada umumnya kreteria yang memungkinkan sebuah pisang yang baik untuk digoreng adalah jenis pisang dengan beberapa kreteria tertentu. Guna menghasilkan tekstur gorengan yang pas maka pisang yang digunakan haruslah pisang yang bertekstur padat dan agak keras.

Selain itu, pisang yang digunakan pun haruslah jenis pisang yang memiliki kadar air yang relatif rendah. Hal ini dikarenakan jika pisang yang digunakan adalah jenis pisang meja yang pada umumnya cenderung lembut dan lembab.

Maka mungkin pada saat ibu menggorengnya, si tekstur pisang akan melempem dan sulit untuk mendapatkan pisang yang krispi. Hal inilah yang mengurangi kenikmatan dari sajian menyantap pisang goreng.

Untuk mengetahui jenis pisang apa saja yang cocok untuk digoreng. Maka kali ini kami akan berikan informasinya untuk anda. Mari simak dibawah ini.

Mengenali Jenis Pisang yang Cocok Untuk Digoreng

Pisang Uli

Jenis pisang pertama yang akan cocok untuk anda jadikan sebagai pisang goreng adalah pisang uli. Jenis pisang yang satu ini adalah salah satu pilihan pisang paling cocok untuk digoreng. Tak heran bila untuk beberapa pedagang pisang goreng, mereka akan cenderung menggunakan jenis pisang yang satu ini untuk bahan utama pilihan pisangnya.

Hal ini dikarenakan pisang uli adalah jenis pisang yang memenehui kreteria pisang yang cocok untuk digoreng. Tekstur pisang yang lebih padat dan berpati memungkinkan anda untuk bisa mendapatkan citarasa pisang yang lezat dan nikmat.

Selain itu, pisang uli dikenal dengan jenis pisang yang manis. Ukurannya pun tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Sehingga ideal untuk dijadikan hidangan pisang goreng yang enak.

Pisang Tanduk

Jenis pisang selanjutnya yang akan dapat anda jadikan sebagai bahan untuk digoreng adalah pisang tanduk. Jenis pisang ini akan dapat dengan mudah anda jumpai di pasar. Ukuran dari pisang tanduk layaknya seperti namanya sendiri. Yakni besar dan melengkung.

Ukuran panjang dari pisang ini pun lebih besar dibandingkan dengan pisang lain pada umumnya. Inilah pisang yang dalam bahasa Inggris disebut dengan plantain atau pisang yang diperlukan untuk keperluan memasak.

Pisang yang satu ini memiliki ciri khas rasa yang agak masam. Namun seiring dengan pertumbuhannya yang lebih matang maka rasa masam tersebut akan menghilang dan berubah menjadi rasa manis yang nikmat.

Karena ukuran pisang yang lebih besar maka pada umumnya untuk anda yang ingin mengolah pisang ini menjadi pisang goreng atau aneka masakan lainnya. Maka sebaiknya anda perlu memotong-motongnya terlebih dahulu.

Selain itu, untuk mendapatkan cita rasa pisang yang lebih lezat. Maka sebaiknya gunakan pisang yang sudah matang atau ripened. Jangan khawatir dengan bintik hitam pada pisang karena bisanya ini menandakan pisang sudah matang.

Pisang Nangka

Jenis pisang yang satu ini adalah jenis pisang yang menjadi favorit banyak orang untuk dijadikan pisang goreng. Rasa dan aroma dari pisang yang mencolok memang seringkali menggoda untuk disantap. Adapun alasan yang membuat pisang ini diberi nama pisang nangka adalah karena tekstur dan rasanya yang manis dan menggoda.

Warna dari pisang yang satu ini pun kuning cerah sehingga nampak cantik dan menggoda pada saat digigit. Pisang nangka adalah salah satu kreteria model pisang yang sempurna secara fisik. Sehingga tak heran banyak orang lebih memilih menggunakan pisang ini untuk dibeli.

Rasanya yang manis dan begitu khas pun seringkali sulit untuk dilupakan sehingga banyak orang menjadikan pisang nangka sebagai pilihan untuk membuat hidangan pisang yang enak dan sedap.

Untuk anda yang hendak membuat sajian pisang goreng maka pisang nangka akan menjadi pilihan yang baik untuk anda. Hal ini dikarenakan selain rasanya yang manis, pisang nangka pun memiliki tekstur yang lebih padat.

Selain itu, kandungan air pada pisang ini pun cenderung sedikit. Sehingga ketika anda memasaknya maka anda akan dapat menghasilkan tekstur pisang yang lebih lezat dan lebih nikmat. Dengan demikian, perhatikan dengan baik pilihan pisang anda ya bu!

Itulah dia beberapa jenis pisang yang cocok untuk digoreng. Tentunya mengetahui beberapa jenis pisang yang sesuai dan nikmat untuk digoreng akan memudahkan anda untuk bisa memilih pisang yang tepat saat anda hendak membuat sajian yang lezat untuk pisang olahan anda.

Tips Membuat Pisang Goreng yang Krispi dan Nikmat

Nah, diatas kita sudah menyimak beberapa jenis pisang yang cocok untuk digoreng. Selain itu, kali ini kami akan pula memberikan anda tips membuat pisang goreng yang krispi dan nikmat hanya untuk anda. Ingin tahu seperti apa? Mari simak informasinya dibawah ini.

Tentukan Pilihan Pisang Anda

Setelah memahami dan menentukan jenis pisang apa yang akan anda gunakan. Maka hal ini akan memudahkan anda untuk bisa menyajikan hidangan pisang goreng yang lezat dan nikmat. Untuk itu, sebelum anda terburu menciptakan hidangan yang lezat dari masakan kalin ini. Maka terlebih dahulu tentukan jenis pisang apa yang akan anda gunakan pada resep pisang goreng yang akan anda buat.

Perhatikan Ketebalan Potongan Pisang

Guna menghasilkan sajian pisang dengan tekstur krispi yang enak. Maka penting sekali memperhatikan ketebalan pisang sewaktu anda memotongnya. Terutama untuk anda yang ingin menghasilkan tekstur yang benar-benar krispi dari sebuah pisang goreng.

Layaknya seperti membuat pisang kipas dimana potongan pisang dibuat dengan beberapa layer. Maka potongan pisang yang dibuat lebih tipis pun akan penting untuk anda perhatikan. Jangan buat potongan yang terlalu tebal dan besar agar nantinya pisang yang dihasilkan lebih renyah dan krispi.

Perhatikan Adonan Pisang

Selain hanya terfokus memperhatikan pisang pada pembuatan pisang goreng, factor lain yang akan menentukan kelezatan dari pisang goreng adalah bahan pencelup yang dibuatnya. Adonan yang terdiri dari tepung ini perlu anda racik sedemikian rupa agar dapat menghasilkan adonan yang lezat dan nikmat.

Nah, adapun kunci rahasia dari mendapatkan pisang krispi dengan adonan pencelup sendiri adalah dengan memberikan tambahan telur dan mentega kedalamnya. Selain itu, air yang digunakan untuk menambah adonan pun sebaiknya diambil dari air es.

Air es yang bersatu dengan adonan telur dan terigu akan dapat menghasilkan adonan yang lebih renyah dan keriting pada saat bersentuhan dengan minyak panas. Untuknya, maka perhatikan kunci keberhasilan membuat adonan pisang yang satu ini. 

Makanan Untuk Cegah Sariawan Saat Puasa

Makanan-untuk-cegah-sariawan-saat puasa.jpg

Saat puasa terkadang beberapa masalah datang menghampiri, salah satunya sariawan. Sariawan saat puasa sudah dianggap sebagai hal lumrah karena banyak penderita yang mengalami permasalahan satu ini.

Selain merasa tidak nyaman, mengalami sariawan saat puasa tentunya akan mengganggu puasa yang kita jalankan. Rasa perih dan sakit yang timbul akan menghambat kita untuk menjalankan ibadah saat puasa. Bahkan buka atau sahur menjadi tidak berselera karena rasa tidak nyaman yang ditimbulkan.

Daripada mengobati lebih baik untuk mencegah. Sariawan saat puasa sebenarnya bisa dicegah dengan mudah. Beberapa makanan diketahui dapat membantu mencegah sariawan saat puasa, bahkan berkhasiat menyembuhkan sariawan saat sudah terjadi. Makanan ini bisa dikonsumsi saat buka puasa ataupun sahur. Lantas apa saja makanan untuk cegah sariawan saat puasa? Untuk mengetahuinya anda bisa simak pembahasan di bawah ini.

Aneka Makanan Untuk Cegah Sariawan Saat Puasa

Tak hanya sehat, makanan ini pun memiliki khasiat untuk membantu mencegah permasalahan yang menimpa mulut ini. Berikut ini makanan untuk cegah sariawan saat puasa.

Sayuran, Buah-Buahan, Gandum dan Makanan Tinggi Serat

Penelitian membuktikan bahwa orang yang mengkonsumsi makanan yang tinggi atau kaya akan serat memiliki risiko lebih kecil mengalami sariawan saat puasa dibandingkan dengan mereka yang kurang mengkonsumsi makanan tinggi serat. Untuk mencegah masalah sariawan saat puasa, sebaiknya konsumsi makanan yang tinggi akan serat. Anda bisa mengkonsumsinya saat buka puasa atau sahur.

Brokoli, Kembang Kol, Kale dan Brussels Sprouts

Kesemua sayuran ini mengandung suatu senyawa yang disebut dengan sulforaphane. Dimana senyawa tersebut bermanfaat untuk membunuh bakteri yang menjadi penyebab sariawan. Dalam sebuah penelitian, seorang pasien positif terinfeksi oleh virus penyebab sariawan, lalu ia diberikan brokoli sebanyak setengah cangkir dua kali sehari, selama tujuh hari lamanya. Setelah kembali diuji, pasien tersebut 78 persen negatif terkena bakteri.

Buah Pisang Raja

Pisang raja mengandung tepung dan terkenal karena teksturnya yang lengket. Karena seperti itu, pisang raja diyakini mampu meringankan selaput lendir yang mengalami peradangan saat sariawan. Pisang raja yang masih hijau dapat membantu mencegah sariawan, juga bisa menyembuhkan sariawan yang sudah terjadi. Untuk mengkonsumsinya anda hanya perlu merebus pisang. Jangan digoreng karena  lemak justru akan semakin memperburuk keadaan sariawan. ( Baca juga : Tips Cermat Mengenali Ayam Suntik, Ayam Tiren dan Ayam Berformalin )

Madu

Seperti yang sudah kita ketahui, madu memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Madu pun dipercaya dapat membunuh bakteri yang menjadi penyebab sariawan. Mengkonsumsi madu efektif untuk mencegah dan menyembuhkan sariawan pada mulut anda. Para peneliti mencoba menguji madu yang terbuat dari nektar bunga, hasilnya menunjukan bahwa madu dapat menghambat tumbuhnya bakteri.

Kubis

Kubis merupakan salah satu jenis sayuran yang mengandung asam amino glutamin. Dimana kandungannya tersebut dapat mencegah sariawan. Selain mencegah, kandungan glutamin juga dapat mempercepat proses penyembuhan sariawan yang  terjadi. Anda hanya cukup mengkonsumsi dua cangkir kubis mentah setiap harinya, saat buka puasa dan sahur. Anda juga bisa menambahkannya dalam salad atau sebagai pembungkus makanan lainnya.

Yogurt dan Kefir

Yogurt dan kefir merupakan salah satu jenis makanan yang mengandung bakteri baik di dalamnya. Dimana bakteri tersebut dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri yang menjadi penyebab sariawan, serta mampu membantu menyembuhkan sariawan. Berdasarkan penelitian menyatakan bahwa seseorang yang mengkonsumsi yogurt paling tidak sebanyak 3 kali dalam seminggu memiliki kemungkinan kecil mengalami sariawan.

Itulah beberapa makanan yang dapat membantu anda mencegah sariawan saat  puasa.  Semoga bermanfaat.

Tips Cermat Mengenali Ayam Suntik, Ayam Tiren dan Ayam Berformalin

TIPS-MEMBEDAKAN-AYAM-SEHAT-DAN-TIDAK-SEHAT.jpg

Makanan yang enak dan sehat merupakan makanan yang unggul dalam cita rasanya, serta kandungan dari bahan makanan yang digunakan tinggi dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, makanan yang enak dan sehat tidak selamanya harus memperhatikan dalam hal cita rasa atau kandungan dari bahan makanan itu sendiri, karena bisa saja bahan makanan yang digunakan untuk memasak yang kita anggap sehat dari segi kandungannya ternyata sudah tidak sehat karena dimanipulasi oleh pedagang atau lain sebagainya. Hal ini biasanya dilakukan oleh para pedagang curang untuk mengambil keuntungan yang lebih besar. Nah, salah satu bahan makanan yang sering dimanipulasi atau diakali yaitu ayam. Ayam diakali dengan berbagai cara agar terlihat tetap segar, namun faktanya ayam tersebut sudah lama atau busuk.

Seperti yang kita ketahui, menjelang hari raya atau lebaran permintaan bahan makanan seperti daging ayam memang sangat meningkat di pasaran. Ketika anda membeli ayam, anda harus lebih selektif dan berhati hati dalam memilih dan membedakan ayam segar dan berkualitas dengan ayam sebaliknya. Saat ini banyak beredar ayam tiren, ayam berformalin dan ayam suntik di pasaran. Nah, agar anda tidak terjebak ketika memilih ayam, berikut ini kami sajikan tips mengenali ayam suntik, ayam tiren dan ayam berformalin seperti di bawah ini.

Tips Cermat Mengenali Ayam Suntik, Ayam Tiren dan Ayam Berformalin

Ayam Suntik

Ayam suntik merupakan ayam yang ditambahkan air dengan cara disuntikan pada bagian dada, punggung, atau paha. Cara ini dilakukan agar ayam yang kecil bisa terlihat besar. Berikut ini ciri-ciri ayam suntik yang harus diwaspadai.

1. Ayam suntik biasanya memiliki kulit yang mengkilap dan teksturnya tidak kesat.

2. Daging ayam ketika dimasak akan mengeluarkan cukup banyak air dan ukurannya akan menyusut.

3. Ketika ditekan daging ayam akan kencang dan tidak lembek.

4. Jika daging ayam disimpan dengan posisi digantung atau ketika diangkat akan banyak meneteskan air. Jika ayam tersebut diletakan akan terlihat basah dan air akan menggenang di sekitarnya.

Ayam Tiren

Ayam tiren merupakan ayam yang sudah mati sebelum dipotong atau dijual. Ayam ini apabila dikonsumsi akan menimbulkan penyakit yang berbahaya. Berikut ini ciri ciri ayam tiren yang harus anda cermati.

1. Ayam tiren biasanya memiliki aroma yang lebih amis dibandingkan dengan ayam lainnya.

2. Bekas potongan pada  bagan leher ayam akan terlihat sedikit dan tidak lebar.

3. Ayam tiren memiliki daging yang berwarna pucat, tidak segar atau kebiruan.

4. Pada bagian leher atau kepala ayam terdapat bercak-bercak darah.

Ayam Berformalin

Pemakaian formalin pada bahan makanan tertentu saat ini sudah menggemparkan dan meresahkan banyak warga. Formalin itu sendiri merupakan bahan pengawet yang sangat berbahaya untuk kesehatan dan tidak dianjurkan untuk dipakai pada bahan makanan. Namun, demi meraup keuntungan yang lebih banyak biasanya banyak pedagang yang memanfaatkan bahan kimia yang satu ini agar dagangannya lebih tahan lama dan tidak mudah busuk. Salah satu bahan makanan yang sering diawetkan dengan menggunakan formalin yaitu ayam. Berikut ini ciri-ciri ayam berformalin.

1. Ayam berformalin memiliki daging dengan tesktur yang kenyal dan warnanya putih mengkilat.

2. Ayam berformalin juga biasanya memiliki aroma yang khas seperti menyerupai bau obat.

3. Selain itu, lalat enggan hinggap pada ayam berformalin sehingga dagingnya tidak dikerubuti oleh lalat.

Demikian tips cermat mengenali ayam tiren, suntik dan berformalin. Demi kesehatan keluarga anda harus lebih selektif ketika membeli dan memilih bahan makanan tertentu.

Tips Menyimpan Santan Kelapa Agar Awet dan Tidak Mudah Basi

10.TIPS-MENYIMPAN-SANTAN.jpg

Santan merupakan cairan putih yang berasal dari kelapa. Santan biasanya digunakan untuk memasak sayur atau hidangan tertentu. Dengan tambahan santan, hidangan yang dibuat akan terasa lebih enak dan gurih. Santan itu sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, yakni santan kental, santan cair, santan instan dan lain sebagainya.

Nah, karena begitu pentingnya santan untuk masakan, maka tidak jarang ibu ibu membeli atau membuatnya dalam jumlah yang banyak sebagai stock. Namun,  santan yang disimpan  biasanya cepat basi dan tidak tahan lama meskipun baru disimpan beberapa hari saja.

Tips menyimpan santan yang baik dan benar harus anda ketahui agar santan tetap tahan lama, baik itu santan segar atau santan dalam kemasan. Jika santan tahan lama, anda bisa memakainya kembali dan tidak usah repot-repot untuk membelinya lagi, sehingga anda pun akan lebih hemat. Lantas apa saja tips menyimpan santan kelapa agar awet dan tidak mudah basi? Untuk mengetahuinya anda bisa simak langsung pembahasan di bawah ini.

Tips Menyimpan Santan Kelapa Agar Awet dan Tidak Mudah Basi

  1. Santan pada dasarnya memiliki umur pendek, yang mana santan segar hanya bisa tahan sekitar 4 hari itupun jika disimpan di dalam kulkas. Apabila santan tidak akan langsung anda olah, maka alangkah lebih baik apabila anda menyimpan santan di dalam freezer. Namun, sebelum menyimpannya akan lebih baik jika anda menambahkan terlebih dahulu garam ke dalam santan. Lalu rebus santan hingga mendidih. Jika sudah seperti itu, angkat santan dan tunggu sampai dingin. Kemudian, simpan santan di dalam wadah tertutup. Diketahui, dengan cara ini santan mampu bertahan kurang lebih 3 bulan.
  2. Jika santan segar akan anda simpan di dalam kulkas, maka alangkah lebih baik jika anda menyimpan santan tersebut di dalam plastik atau wadah yang tertutup rapat. Hindari menyimpan santan di dalam wadah yang terbuat dari kaleng logam atau wadah tersebut tidak kedap udara.
  3. Selain garam, anda juga bisa memasak santan bersama 1 buah cabai merah.  Masak santai sampai mendidih, lalu angkat dan tunggu hingga santan dingin. Kemudian, simpan santan di dalam wadah tertutup. Jangan aduk atau kocok santan yang sudah didinginkan atau disimpan, hal ini bertujuan untuk mempertahankan santan sehingga tidak mudah rusak.
  4. Sedangkan untuk santan kemasan bisa disimpan di dalam suhu ruangan. Yang terpenting santan tersebut belum melewati tanggal kadaluarsa. Namun, jika santan sudah dibuka anda harus menyimpannya di dalam kulkas atau lemari es. Akan lebih baik jika santan tersebut digunakan sebelum waktu 2 minggu. Agar kualitasnya tetap terjaga, anda harus memastikan untuk memindahkan santan tersebut ke dalam wadah atau tempat yang kedap udara.
  5. Selain santan yang masih dalam keadaan segar atau santan di dalam kemasan, menu makanan yang terbuat dari santan pun harus disimpan di dalam kulkas agar tidak mudah basi. Jika makanan tersebut akan dihidangkan kembali, alangkah lebih baik untuk menghangatkannya agar rasanya tetap terjaga.

Itulah tips menyimpan santan agar awet dan tidak mudah basi. Dengan tips ini santan yang anda beli tidak akan terbuang sia-sia.

Setelah mengetahui tips ini akan lebih baik untuk berbagi bersama dengan teman atau orang terdekat anda yang ada di sekitar. Sertakan juga komentar pada kolom komentar yang tersedia di bawah ini.

Tips Menyimpan Makanan Agar Tetap Sehat, Bergizi dan Tidak Menjadi Racun

9.TIPS-MENYIMPAN-MAKANAN-AGAR-TETAP-SEHAT.jpg

Untuk memudahkan pekerjaan biasanya banyak ibu rumah tangga memasak makanan dalam jumlah yang banyak sebagai persediaan atau stock.

Namun, faktanya menyimpan makanan terlalu lama akan membuat makanan mudah basi dan kandungannya hilang. Jikapun ingin seperti itu, ketika menyimpannya anda harus mengetahui terlebih dahulu tips menyimpan makanan yang baik dan  benar agar makanan tersebut tidak berubah menjadi racun.

Lantas apa saja tips menyimpan makanan agar tetap sehat dan tidak berubah menjadi racun? Untuk mengetahuinya anda bisa simak langsung pembahasannya di bawah ini.

Jangan simpan makanan terlalu lama di meja makan

Setelah memasak atau setelah makan biasanya banyak ibu lupa tidak menyimpan makanannya dengan baik. Yang mana makanan tersebut dibiarkan berada di meja makan dalam waktu yang cukup lama. Keadaan seperti ini tentunya akan membuat bakteri mudah berkembang biak pada makanan, sehingga makanan akan mejadi rusak dan bahaya apabila dikonsumsi. Keadaan akan bertambah parah apabila makanan yang tidak disimpan dengan baik dan benar tersebut terbuat dari daging, ikan, telur dan lain sebagainya.

Simpan makanan dalam kulkas

Agar makanan tetap tahan lama dan terhindar dari bakteri yang akan mengkontaminasi makanan, maka dianjurkan untuk menyimpan makanan di dalam lemari pendingin atau kulkas. Makanan yang didinginkan akan terbebas dari bakteri. Selain itu, keracunan makanan pun akan bisa dihindari. Namun, hal yang harus diperhatikan juga yaitu jangan menyimpan makanan tersebut terlambat, karena apabila proses pendinginan terlambat, maka bakteri akan mudah berkembang dan akan membuat makanan menjadi cepat basi dan tidak tahan lama. Bahkan bakteri tersebut akan tetap bertahan hidup apabila proses pemanasan tidak dilakukan dengan benar.

Simpan makanan di dalam wadah tertutup

Ketika menyimpan makanan, ada satu hal yang harus anda perhatikan agar makanan tahan lama dan awet. Simpan makanan di dalam wadah atau tempat tertutup. Jika makanan sudah dikemas dengan baik dalam tempat tertutup anda bisa langsung menyimpannya ke dalam kulkas. Suhu yang tepat untuk menyimpan makanan tersebut yaitu di bawah 4 derajat Celcius. Namun, jika anda akan menyimpan makanan sebagai stock, maka agar makanan bertahan lama simpanlah di dalam freezer untuk dibekukan. Bekukan makanan 2 jam setelah selesai dimasak. Makanan yang disimpan di dalam kulkas akan bertahan kurang lebih 4 hari. Sedangkan makanan yang disimpan di dalam freezer atau dibekukan bertahan hingga 4 bulan lamanya.

Panaskan makanan

Jika anda ingin memanaskan makanan, maka anda bisa melakukannya. Namun, memanaskan makanan cukup satu kali saja. Karena memanaskan makanan berulang ulang justru akan membuat kandungan dan nutrisi dari makanan tersebut hilang, serta resiko timbulnya racun akan lebih besar.

Tips Memanaskan Makanan Agar Tidak Berubah Menjadi Racun

Ketika anda hendak memanaskan makanan yang sudah disimpan di dalam kulkas, maka akan lebih baik jika anda membiarkannya terlebih dahulu hingga mencapai suhu ruangan. Jika sudah seperti itu, anda bisa memasak makanan tersebut di atas api kecil. Tujuan dipanaskan dengan menggunakan api kecil yaitu agar kandungan dan nutrisinya tidak rusak. Ketika dipanaskan, jangan lupa untuk menutupnya agar kelembaban makanan yang dipanaskan tersebut tetap terjaga.

Itulah tips menyimpan dan memanaskan makanan agar tetap sehat. Semoga bermanfaat.

Share tips ini kepada teman-teman anda. Berikan juga komentar pada kolom di bawah ini.

Tips Memilih Telur Asin Segar dan Berkualitas

7.TIPS-MEMILIH-TELLUR-ASIN.jpg

Apakah anda salah satu pecinta telur asin? Telur asin merupakan olahan yang terbuat dari telur bebek. Olahan ini memang cocok dijadikan sebagai pendamping menu di meja makan.

Telur asin begitu nikmat ketika disantap dalam keadaan utuh. Namun, selain itu telur asin juga bisa dijadikan sebagai bahan dalam hidangan tertentu. Banyak hidangan sedap diberi bahan pelengkap telur asin. Yang mana kehadiran telur asin ini akan membuatnya lebih spesial dan istimewa.

Tidak selamanya telur asin yang dijual di pasaran merupakan telur segar dan berkualitas. Oleh karena itu, pada saat anda membelinya di pasar anda harus hati-hati karena banyak telur asin yang sudah  lama dan basi. Jika anda salah pilih, maka selain akan mempengaruhi hidangan yang akan anda buat juga akan mempengaruhi kesehatan anda dan keluarga.

Ketika memilih telur asin yang segar dan berkualitas anda harus tahu terlebih dahulu seperti apa tipsnya. Tips memilih telur asin ternyata bisa dilakukan dengan mudah. Nah, bagi anda yang belum tahu seperti apa tipsnya, anda bisa langsung simak pembahasan di bawah ini.

Tips Memilih Telur Asin Segar dan Berkualitas

  1. Ketika membeli atau memilih telur asin, maka hal yang harus anda lakukan yaitu memilih telur asin yang masih berwarna biru cerah dan dalam keadaan bersih. Sangat mudah membedakan mana telur asin yang segar dan tidak. Yang mana telur asin yang sudah tidak segar memiliki warna kusam atau terdapat bintik-bintik hitam. Hal tersebut disebabkann karena adanya pertumbuhan jamur.
  2. Cara lain yang bisa anda lakukan yaitu, meletakan telur asin di depan cahaya. Kemudian, anda bisa menerawang telur tersebut sambil diputar-putar. Anda bisa memperhatikan, apakah kuning telur asin tersebut posisinya tetap sama atau sudah bergeser. Apabila kuning telur tersebut sudah bergeser, maka kemungkinan besar telur asin sudah tidak dalam keadaan segar lagi atau sudah basi. Anda juga harus menghindari memilih telur asin yang bagian kuningnya sudah pecah.
  3. Selain itu, anda juga bisa merendam telur asin di dalam wadah yang sudah ditambahkan 2 gelas air dan 1 sendok teh garam. Telur asin yang masih segar biasanya akan tenggelam. Jika telur asin yang anda rendam tersebut terapung, maka itu tandanya kantung udara yang terdapat pada bagian ujung telur asin sudah membesar. Telur asin tersebut tandanya sudah tidak segar dan sudah terlalu lama disimpan.
  4. Belah telur asin yang sudah anda beli dan perhatikan warna putih dan kuning telur asin tersebut. Telur asin yang masih dalam keadaan segar bagian putih dan kuningnya masih terlihat cerah, tidak kusam dan segar. Selain itu, telur asin yang masih segar mudah diiris dan teksturnya tidak kenyal. Ketika anda mengupas telur asin dan mendapati bagian putih telur asin menempel pada cangkangnya, maka anda jangan perlu khawatir. Pasalnya, telur asin yang masih dalam keadaan segar memiliki ciri-ciri seperti itu.
  5. Telur asin yang masih segar dan berkualitas tentunya akan lebih lezat ketika dinikmati. Anda juga bisa membedakannya ketika menyantap telur asin tersebut.

Itulah tips memilih dan membeli telur asin yang segar dan berkualitas. Semoga bermanfaat.

bagikan atau share tips ini kepada orang-orang di sekitar anda. Tambahkan pula komentar anda pada kolom komentar yang kami sediakan di bawah ini.

Tips Memilih Daging Cincang yang Sehat dan Segar

6.TIPS-MEMILIH-DAGING-CINCANG.jpg

Seperti yang kita ketahui, saat ini harga daging semakin meningkat dan melambung tinggi.

Oleh karena itu, hidangan yang terbuat dari bahan dasar daging biasanya dianggap sebagai menu istimew, bahkan hanya ada pada acara-acara tertentu saja. Nah, daging biasanya diolah dengan cara tersendiri sebelum akhirnya dimasak, baik itu digiling, dicincang atau hanya dipotong-potong saja. Mengolah daging dengan cara dicincang merupakan cara hemat. Daging cincang bisa diolah menjadi berbagai hidangan atau menu tertentu, anda bisa memasaknya sesuai dengan selera anda untuk dihidangkan di tengah keluarga tercinta di rumah.

Dibandingkan dengan daging yang sudah dipotong, daging cincang terpapar oleh oksigen lebih banyak dan besar. Oleh karena itu, daging cincang biasanya akan lebih mudah mengalami perubahan warna. Selain itu, daging ini juga mudah basi.

Memilih daging cincang yang baik dan benar harus dilakukan demi mengdapatkan hidangan yang sehat dan bergizi. Ketika membelinya, anda harus bisa membedakan mana daging yang masih dalam keadaan segar atau sebaliknya. Tidak banyak orang yang tahu seperti apa cara memilih daging cincang yang baik dan benar. Nah, anda penasaran dan ingin tahu apa saja tips memilih daging cincang yang sehat dan segar?  Simak penjelasannya di bawah ini.

Tips Cerdas Memilih Daging Cincang yang Sehat dan Segar

  1. Ketika milih daging cincang anda harus memperhatikan warna dari daging itu sendiri. Pilihlah daging cincang yang memiliki warna merah muda, karena daging cincang dengan ciri seperti itu merupakan dging yang masih dalam keadaan segar. Jika anda mendapati daging cincang yang sudah berubah warna atau menjadi keabuan, maka sebaiknya jangan gunakan daging tersebut, karena daging seperti itu sudah tidak segar dan basi. Jika pun dipaksakan untuk dimasak akan menimbulkan efek berbahaya untuk kesehatan. Jika daging cincang bagian luarnya masih berwarna merah, sedangkan bagian dalamnya sudah berubah warna, tandanya daging tersebut masih bisa digunakan yang terpenting tidak melebihi tanggal kadaluarsa. Adanya perubahan dan perbedaan warna pada daging cincang ini disebabkan karena adanya perbedaan paparan oksigen.
  2. Anda juga harus memperhatikan aroma dari daging cincang itu sendiri. Daging cincang yang sudah basi biasanya memiliki aroma yang kurang sedap. Ketika disentuh daging tersebut akan terasa licin atau berlendir.
  3. Ketika anda memilih atau membeli daging cincang di pasar atau supermarket, maka dianjurkan untuk memilih daging cincang yang masih terbungkus rapi dan rapat atau kemasannya tidak rusak.  Hindari memilih daging cincang seperti itu karena akan membahayakan kesehatan.
  4. Anda juga harus memperhatikan cairan  yang terdapat pada kemasan daging cincang. Apabila terdapat banyak air pada kemasannya, maka itu tandanya daging cincang tidak disimpan dalam tempat dengan suhu tidak dingin. Atau mungkin saja daging tersebut disimpan terlalu lama sehingga cairan pun keluar.

Jauh lebih baik apabila daging cincang disimpan di dalam freezer jika tidak akan langsung diolah. Apabila daging tersebut sudah dikeluarkan dari dalam kulkas, maka sebaiknya anda langsung mengolah daging tersebut.

Itulah tips memilih daging cincang. Mudah bukan? Setelah mengetahui apa saja tipsnya dan daging cincang sudah siap untuk diolah, maka saatnya kini bereksperimen di dapur.

Bagikan atau share tips bermanfaat ini kepada teman dan sahabat. Tambahkan juga komentar anda pada kolom komentar yang kami sediakan di bawah.

Tips Memilih dan Menyimpan Wortel Agar Tetap Segar dan Sehat

11.TIPS-MENYIMPAN-DAN-MEMILI-WORTEL.jpg

Tidak bisa dipungkiri lagi, wortel merupakan sayuran yang memiliki banyak kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Sayur berwarna orange ini bisa kita olah menjadi menu yang enak dan lezat. Wortel biasanya identik dengan sop. Namun, wortel juga bisa diolah dengan cara ditumis maupun menjadi bahan tambahan hidangan lainnya.

Sebagai persediaan, biasanya banyak ibu rumah tangga membeli wortel dalam jumlah yang banyak. Namun, kebanyakan juga dari mereka mengeluh karena wortel yang dibelinya tersebut cepat busuk dan tidak segar lagi. Hal itu biasanya disebabkan karena cara penyimpanan yang tidak tepat. Untuk itulah, agar wortel yang anda beli tetap segar anda harus memilih dan menyimpan wortel dengan tips tips di bawah ini.

Tips Memilih dan Menyimpan Wortel Agar Tetap Segar dan Sehat

  1. Ketika anda memilih atau membeli wortel, maka anda harus memilih wortel dengan tekstur kulit yang halus serta warnanya terang. Pastikan tekstur kulit dan warna wortel tersebut merata. Jangan membeli wortel yang sudah bertunas, berubah warna atau retak.
  2. Selain itu, anda juga harus memperhatikan bagian pangkal batang wortel yang akan anda pilih. Anda harus memilih wortel dengan pangkal batang dan warna yang utuh atau masih belum berubah warna. Apabila pangkal batang wortel sudah berubah warna atau menjadi kehijauan, maka itu tandanya wortel sudah tidak segar lagi atau menua. Anda juga harus memilih wortel dengan lingkar batang dengan ukuran yang tidak terlalu besar, karena wortel dengan lingkar batang yang besar tandanya sudah tua.
  3. Pilih juga wortel yang masih dalam keadaan keras dan padat. Apabila wortel sudah lembek atau bisa dibengkokan, maka tandanya wortel sudah tidak segar lagi.
  4. Jika anda memilih wortel yang masih ada daunnya, maka anda dianjurkan untuk memilih wortel dengan keadaan daun yang masih segar, berwarna hijau dan daunnya tersebut tidak layu. Karena jika wortel daunnya sudah layu, maka itu tandanya wortel sudah tidak segar lagi.
  5. Setelah anda membeli dan mendapatkan wortel berkualitas, tentunya anda akan menyimpannya di dalam kulkas bukan? Sebelum menyimpannya di dalam kulkas maka anda tidak perlu mencucinya terlebih dahulu. Alangkah lebih baik apabila wortel dicuci ketika diolah.
  6. Jika anda membeli wortel yang masih terdapat daunnya. Maka anda bisa memotong terlebih dahulu daunnya sebelum disimpan atau dimasukan ke dalam kulkas. Karena jika disimpan dengan keadaan daun yang masih utuh, maka daun tersebut akan menghisap kelembaban wortel, sehingga akan membuat wortel menjadi mudah layu dan kering.
  7. Sebelum dimasukan ke dalam kulkas, maka simpan terlebih dahulu ke dalam wadah yang sudah diisi air. Lalu simpan wadah tersebut di dalam kulkas. Jika air sudah menjadi keruh, maka anda bisa menggantinya. Untuk waktu penggantian bisa disesuaikan.
  8. Jika anda menyimpan wortel yang sudah dikupas di dalam lemari es atau kulkas, maka bagian luar wortel biasanya akan berubah warna menjadi putih. Agar lapisan putih tersebut hilang, anda bisa merendamnya di dalam air dingin.

Jika wortel yang anda olah dalam keadaan segar, maka anda akan mendapatkan hidangan yang lebih lezat dan sehat. Nah, agar wortel yang dijadikan stock tidak mudah busuk, anda bisa memilih dan menyimpannya dengan tips di atas.

Itulah tips menyimpan wortel agar tetap sehat dan segar. Semoga bermanfaat.

Share atau bagikan tips ini kepada teman atau saudara anda. Berikan juga komentar anda pada kolom komentar yang tersedia di bawah ini.

Tips Menggunakan Panci Presto yang Baik dan Benar

10.TIPS-MENGGUNAKAN-PANCI-PRESTO.JPG

Panci presto merupakan salah satu alat memasak yang sudah tidak asing lagi untuk kita semua.

Memasak dengan menggunakan panci presto akan menghasilkan makanan yang sehat. Pasalnya, kandungan nutrisi yang terdapat pada makanan akan tetap terjaga sehingga makanan akan lebih sehat ketika dikonsumsi. Memasak dengan menggunakan panci presto nyatanya lebih mudah dan praktis, sehingga pekerjaan anda pun akan menjadi lebih mudah. Memasak dengan menggunakan panci presto akan lebih cepat matang dan makanan akan menjadi lebih empuk. Memasak dengan menggunakan panci presto akan lebih hemat dalam bahan bakar gas.

Namun, tidak semua orang tahu bagaimana cara menggunakan panci presto dengan baik dan benar sehingga mereka tidak bisa memanfaatkan kelebihan dan keunggulannya. Menggunakan panci presto dengan baik dan benar akan memaksimalkan kinerjanya, selain itu anda juga akan terhindari dari hal-hal yang tidak diinginkan. Menggunakan panci presto harus lebih hati-hati, karena panci presto berbeda dengan panci biasa. Lantas seperti apa tips menggunakan panci presto dengan baik dan benar? Untuk mengetahuinya anda bisa simak langsung pembahasan di bawah ini.

Tips Menggunakan Panci Presto yang Baik dan Benar

  1. Pertama kali anda harus memeriksa panci presto yang akan anda gunakan. Sebelum digunakan panci presto harus dalam keadaan bersih baik bagian luar ataupun dalam. Pastikan bahwa di panci itu tidak ada makanan yang tersisa maupun kotoran yang menempel baik ditepi ataupun tutup panci tersebut. Panci tidak dalam keadaan rusak, serta cincin karet harus dalam keadaan baik. Harus pas dengan ukuran tutup panci, tidak rapuh atau retak.
  2. Anda harus memastikan jika panci tersebut sudah diisi dengan air. Untuk jumlah air itu sendiri memiliki jumlah minumum.
  3. Jangan gunakan panci untuk mengisi bahan makanan lebih dari dua pertiga dari ukuran panci itu sendiri. Hal ini dilakukan guna menghindari tekanan uap yang berlebihan pada saat memasak. Sedangkan untuk masakan yang menghasilkan kaldu atau buih, maka pengisian maksimal setengah dari kapasitas panci tersebut.
  4. Ketika menggunakannya dan tekanan uap sudah tercapai, anda bisa langsung mengecilkan api.
  5. Anda harus memperhatikan waktu memasak dalam setiap jenis makanan tertentu. Anda harus memasak dengan waktu yang telah ditentukan. Pasalnya, jika anda terlalu lama dalam memasak makanan tersebut, maka kemungkinan besar makanan akan menjadi lembek seperti bubur.
  6. Ketika memasak anda jangan membuka tutup panci hingga tekanan dari dalam panci dilepaskan. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan. Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan, yakni melepaskan panci tersebut dengan cara alami yakni mengangkat panci presto tersebut dari atas kompor, lalu membiarkan panci dingin. Cara lain yang bisa anda lakukan yaitu, membuka katup pengaman panci hingga uap habis. Baru setelah itu, anda bisa membuka tutup panci tersebut.

Ketika menggunakan panci presto untuk memasak, maka hasil yang didapatkan mungkin akan bebeda-beda. Hal ini berdasarkan dengan kualitas dari panci presto yang digunakan. Untuk memberikan hasil yang baik, maka sebaiknya gunakan panci yang memiliki kualitas bagus.

Itulah tips menggunakan panci presto dengan baik dan benar. Semoga bermanfaat.

Share dan bagikan tips bermanfaat ini kepada teman teman anda. Tambahkan juga komentar anda pada kolom yang tersedia di bawah ini.

Tips Membersihkan dan Memasak Udang Agar Tidak Bau Amis

9.TIPS-MEMBERSIHKAN-UDANG.jpg

Udang merupakan bahan makanan yang disukai banyak orang, karena selain bergizi ketika diolah udang akan menghasilkan hidangan yang begitu lezat dan nikmat.

Udang bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan sesuai dengan yang kita inginkan. Karena hidangan berbahan dasar udang termasuk ke dalam hidangan yang spesial, oleh karena itu harga udang cukup mahal dibandingkan dengan seafood lainnya.

Nah, ketika mengolah udang kita perlu memperhatikan tips-tips tertentu agar olahan yang dihasilkan pun sempurna. Sebelum dimasak atau diolah, tentunya udang harus dicuci atau dibersihkan terlebih dahulu. Namun, kebanyakan orang merasa kesulitan ketika membersihkannya karena bau amis yang menempel pada udang sulit hilang. Membersihkan udang memang gampang-gampang susah. Namun, setelah anda mengetahui tips dan triknya, maka membersihkan udang menjadi kegiatan yang mudah dilakukan. Penasaran seperti apa tips membersihkan udang? Untuk mengetahuinya simak langsung pembahasan di bawah ini.

Tips Membersihkan Udang Agar Tidak Bau Amis

  1. Langkah pertama  kali yang harus anda lakukan yaitu, menyiapkan udang yang akan anda bersihkan. Masukan udang yang akan dibersihkan tadi ke dalam wadah. Lalu cuci dengan menggunakan air bersih untuk menghilangkan semua kotoran yang menempel pada udang.
  2. Jika udang sudah bersih, anda bisa merendam udang tersebut di dalam air yang sebelumnya sudah ditambah dengan perasan air jeruk nipis sekitar 1 sendok makan. Rendam udang di dalam air tersebut selama kurang lebih 5 menit. Jeruk nipis memang dipercaya ampuh untuk menghilangkan bau amis pada bahan makanan, baik daging, seafood dan lain sebagainya.
  3. Setelah udang tersebut direndam, anda bisa langsung membuang bagian kulit dan kepalanya. Namun, jika anda menyukai bagian tersebut anda jangan membuangnya dan biarkan saja karena kulit udang juga sebenarnya memiliki manfaat.
  4. Setelah itu, sayat bagian perut udang dengan menggunakan pisau tajam agar daging udang tidak hancur. Sayat perut udang hingga ke bagian ekornya dengan kedalaman 1/2 cm. Setelah udang tersebut disayat, maka anda akan melihat bagian perut udang yang menyerupai benang hitam.
  5. Keluarkan isi perut udang tersebut. Anda harus menariknya secara perlahan-lahan agar isi perut tersebut tidak putus. Pasalnya, jika isi perut tersebut putus maka akan sulit kembali ketika membuang kotorannya.
  6. Lakukan langkah yang sama untuk semua udang yang akan anda bersihkan. Apabila langkah tersebut sudah anda lakukan dan semua udang sudah berhasil dibuang kotorannya, anda bisa membilas kembali udang dengan menggunakan air bersih sebanyak 2x.

Tips Memasak Udang

Udang yang sudah anda bersihkan bisa diolah sesuai dengan selera anda. Yang mana udang tersebut bisa anda olah dengan cara dipanggang, direbus ataupun digoreng. Sebelum dikupas, udang tentunya akan direbus terlebih dahulu. Nah, ketika merebusnya anda jangan menunggu sampai air mendidih agar kulit udang lebih mudah ketika dikupas. Jika udang yang sudah dibersihkan akan anda goreng, maka anda jangan menggoreng udang dalam keadaan beku. Apabila udang tersebut disimpan di dalam freezer, sebelum menggorengnya anda harus membiarkannya terlebih dahulu pada suhu ruangan. Jika udang sudah mencair, anda bisa langsung menglapnya dengan menggunakan tissue. Baru setelah itu, anda bisa langsung menggorengnya.

Itulah tips membersihkan dan memasak udang. Semoga bermanfaat.

Bagikan tips memasak ini kepada orang terdekat anda. Tambahkan juga komentar anda pada kolom komentar yang kami sediakan di bawah.

Loading...