Tips Menyimpan Bumbu Dapur yang Benar Agar Tahan Lama

Tips Menyimpan Bumbu Dapur yang Benar Agar Tahan Lama – Kenikmatan dan cita rasa dari sebuah hidangan terletak dari bumbu dapurnya. Bahan pelengkap seperti ini terbilang menjadi bahan-bahan penting untuk dimiliki.

Seperti halnya, bawang merah dan bawang putih, cabai, tomat, jahe, lengkuas dan lain sebagainya yang merupakan bagian dari rempah-rempah. Apalagi, cita rasa dari masakan Indonesia selalu khas dengan aneka bumbu yang beragam. Maka dari itu, pemberian bumbu-bumbu menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dengan baik.

Bumbu dapur yang kaya dan segar akan tentu berdampak langsung pada makanan dan aroma dari masakan yang dibuat. Sayangnya, ibu seringkali kebingungan menyimpan bumbu dapur ketika membeli stok yang cukup banyak.

Namun tak perlu khawatir, dibawah ini kami berikan beberapa tips menyimpan bumbu dapur yang benar agar tahan lama. Seperti apa saja? Mari simak dibawah ini. Baca juga: Tips Agar Ketupat Tahan Lama dan Tidak Mudah Basi

tips menyimpan bumbu dapur yang baik agar tahan lama

Tips Menyimpan Bumbu Dapur yang Benar Agar Tahan Lama

1. Bumbu Biji-Bijian

Salah satu jenis bumbu masakan dapur yang seringkali digunakan adalah bumbu dalam bentuk biji-bijian. Beberapa bumbu yang sering digunakan diantaranya adalah ketumbar, merica butir dan masih banyak lagi. Hampir pada jenis masakan dari bahan baku ikan dan daging seringkali melibatkan aneka bumbu ini untuk memberikan rasa yang lebih nikmat dan mantap.

Nah, jenis bumbu masakan semacam ini pada dasarnya adalah bahan yang terbilang tahan lama bila disimpan. Hanya saja, mudah sekali terkena dengan yang namanya jamur dan serangan dari serangga apabila ibu dan bunda tidak cermat memperhatikan cara penyimpanan bumbuh biji-bijian dengan baik.

Untuknyalah, ibu perlu menyimpan jenis bumbu semacam ini dalam tempat yang tertutup dan terhindar dari cairan. Masukkan dalam toples dan pastikan tertutup dengan rapat. Setiap kali setelah digunakan pastikan wadah bumbu ini ditutup dengan rapat dan disimpan ditempat yang aman dan terkena cukup sinar matahari agar terhindar dari suhu yang lembab.

2. Bumbu Bawang dan Rempah-Rempah

Sama halnya dengan bumbu biji-bijian, rempah menjadi bagian dari bumbu yang hampir tidak pernah terpisahkan dari aneka masakan khas Nusantara. Beberapa bahan yang termasuk kedalam rempah seperti diantaranya adalah kunyit, lengkuas, kencur, bawang merah, bawang putih, pala dan masih banyak lagi.

Biasanya karena penggunaannya yang cenderung sering maka kebanyakan orang akan membeli bahan ini dalam jumlah banyak untuk dijadikan stok di rumah. Nah, sayangnya penyimpanan bahan rempah apabila tidak memperhatikan langkah yang baik maka mereka akan mudah busuk dan kering. Akibatnya, kesegaran dari bahan-bahan ini akan menghilang dan bila digunakan maka rasa dari masakan akan terasa kurang nikmat.

Untuk itulah, beragam jenis rempah sebaiknya tidak ditempatkan pada tempat yang terpapar sinar matahari dengan terlalu berlebihan. Selain itu, hindarkan pula menempatkan bahan ini pada ruangan yang terlalu lembab sebab akan mudah busuk.

Sebaiknya, pada saat membeli segera keluarkan bahan-bahan ini dari kresek dan letakkan pada wadah yang terbuka tanpa perlu dicuci. Ibu dan bunda bisa mencucinya pada saat akan menggunakan bahan ini. Agar demikian, tidak akan sisa air yang membuat suhu pada bahan rempah ini menjadi rendah. Karena hal ini akan mengundang proses pembusukan yang lebih cepat terjadi.

3. Bumbu Dapur Bahan Dedaunan

Sebagaimana kita tahu bahwa aneka jenis masakan Indonesia selalu khas dengan aneka bumbu dan rempah yang beragam. Termasuk salah satunya adalah bumbu dapur dari jenis dedaunan. Tentunya, untuk bisa menjaga agar semua bumbu dan rempah tetap segar meski disimpan dalam waktu yang cukup lama maka penting memperhatikan tips menyimpan bumbu dengan benar.

Beberapa jenis bumbu dapur dari daun diantaranya termasuk daun salam, daun jeruk, pandan, serai dan masih banyak lagi. Khusus untuk bahan dapur yang satu ini sebaiknya tempatkan pada wadah yang tidak terpapar dengan sinar matahari secara langsung.

Karena pancaran sinar matahari akan merubah warna dan tekstur dari daun menjadi kering. Untuk itulah, paparnya anda bisa menempatkan bahan bumbu ini didalam lemari es dengan suhu yang tidak terlalu rendah. Namun sebelumnya, pastikan jika anda membersihkan dan mencucinya terlebih dahulu untuk menghindarkan penyebaran bakteri.

4. Bumbu Aneka Cabai

Bukan hanya jenis dari dedaunan, cabai pun seringkali menjadi bahan bumbu yang dilibatkan dalam mengolah aneka jenis masakan. Sebut saja contohnya gulai, kare dan olahan sajian masakan yang berbumbu lainnya. Apalagi cita rasa masakan orang Indonesia yang didominasi dengan pecinta pedas maka biasanya bahan bumbu dapur yang satu ini selalu tersedia.

Lantas bagaimana cara menyimpan bahan bumbu yang satu ini agar tahan lama? Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah dengan memasukan bahan ini kedalam lemari es. Karena suhu dalam lemari pendingin yang cukup rendah akan dapat menjaga kesegaran dari bahan bumbu ini.

Sebaliknya, menempatkan aneka cabai diluar ruangan akan mungkin membuat cabai mudah kering. Apalagi bila anda hanya menempatkan bahan ini dalam wadah tertutup dan tidak dimasukkan dalam lemari pendingin. Maka yang mungkin terjadi adalah bahan bumbu ini akan mudah busuk.

5. Tomat dan Jeruk Nipis

Mungkin selama ini tidak sedikit diantara anda yang sering menyimpan dua bahan bumbu dapur ini didalam lemari es dengan anggapan bahan ini akan tentu lebih segar dan tahan lama. Namun sebenarnya, hal tersebut keliru dan harus segera diperhatikan dengan baik dan ubah cara penyimpanan tomat dan jeruk nipis dengan cara yang baru.

Untuk bahan jeruk nipis, bunda mungkin bisa menempatkan bahan ini didalam lemari es untuk menjaga jeruk nipis agar tetap segar. Hanya saja, untuk buah tomat sebaiknya perhatikan dengan baik agar tidak menempatkannya dalam lemari es. Sebaliknya, simpan tomat dalam wadah terbuka dan pastikan tidak terpapar sinar matahari.

Tips Menyimpan Bumbu Dapur Secara Umum

Nah, diatas kita sudah jelaskan tips menyimpan bumbu dapur yang baik agar tahan lama. Tips diatas dibagi berdasarkan jenis dari bumbu dapur itu sendiri. Akan tetapi, adapula tips lain secara umum yang penting untuk diperhatikan dengan baik. Seperti apa sajakah tips tersebut? Mari simak informasinya dibawah ini.

Jauhkan dari Paparan Sinar Matahari Secara Langsung

Tips penting pertama yang perlu diperhatikan dengan baik bagi anda yang hendak menyimpan bumbu dapur adalah memperhatikan agar tidak menempatkan bumbu pada tempat yang terkena dengan pancaran sinar matahari secara langsung. Hal ini dikarenakan, paparan sinar matahari akan dapat membuat bumbu dapur cepat berubah warna, mengering dan memicu proses pembusukan.

Oleh karenanya, penting diperhatikan agar demikian bumbu dapur yang tersisa masih bisa digunakan dan masi dapat berfungsi dengan baik. Sehingga ibu dan bunda tak perlu membeli lagi setiap kali membutuhkan bumbu dengan jenis yang sama.

Jauhkan dari Kompor

Pengaruh kompor pada bumbu masakan yang disimpan akan sama halnya seperti dengan pancaran sinar matahari. Apalagi bila anda menyalakan api pada kompor dengan suhu yang tinggi dan sebagian apinya memancar pada bumbu dapur disekitarnya. Maka hal in akan dapat membuat bumbu menjadi kering.

Bumbu yang kering biasanya akan mengurangi aroma pada saat disertakan dalam masakan. Sehingga anda akan sulit mengukur takaran yang pas pada saat menggunakan bumbu tersebut. Apalagi untuk sayuran yang mudah layu.

Tempatkan Jenis Bumbu Tertentu dalam Wadah Tertentu

Selain rempah dan bahan bumbu lainnya, masakan kita tidak pernah terlepas dari pengunaan garam gula dan penyedap untuk memberikan rasa pada sajian masakan yang dibuat. Untuk jenis bumbu dapur yang satu ini anda tidak bisa menyimpannya dengan sembarangan. Sebab hal ini akan mungkin membuat bumbu ini mudah tercampur dengan bahan-bahan lainnya.

Maka dari itu, masukkan bumbu dapur ini dalam wadah yang tertutup agar aman. Selain bumbu tidak akan tercampur dengan bahan lainnya, hal ini pun akan menghindarkan bumbu cepat tumpah atau terisi dengan cairan yang akan membuat bumbu ini menggumpal.

Berikan Label Pada Kemasan Wadah Bumbu

Biasanya ketika menyimpan bumbu dalam beberapa wadah, seseorang akan cenderung kesulitan menghafalkan aneka jenis bumbu yang mereka tempatkan. Apalagi untuk jenis bumbu yang bubuk atau bumbu yang dibuat dengan halus. Seperti bawang putih yang dihaluskan dan begitupun dengan bawang merah dan bahan-bahan lainnya.

Pembuatan bumbu halus memang akan membantu kita dan memudahkan kita pada saat memasak. Dengan demikian, kita tidak perlu mengulek atau menghaluskan jenis bumbu yang dibutuhkan. Anda hanya tinggal menuangkan dan mencampurkan bumbu dengan bahan-bahan lainnya.

Akan tetapi memang tidak dipungkiri bahwa ketika hendak digunakan kita seringkali kebingungan membedakan satu bumbu dengan bumbu lainnya. Nah, untuk mengatasi permasalahan yang satu ini maka anda bisa menggunakan label pada setiap kemasan penyimapanan bumbu. Agar demikian, anda lebih mudah menggunakannya.

Ganti Segera Kresek dengan Wadah

Ketika membeli bumbu dapur biasanya kita sering menggunakan kresek sebagai kemasan atau wadah ketika bumbu hendak kita bawa pulang. Aneka jenis bumbu, terutama bahan-bahan yang segar seperti rempah, bumbu dedaunan dan lain sebagainya sebaiknya tidak ditempatkan dalam kemasan kresek. Sebab hal ini bukanlah tempat yang baik dan sesuai untuk menjaga agar bumbu tersebut awet dan tahan lama.

Justru sebaliknya, penggunaan kantung kresek tidak mampu menyerap uap yang keluar dari bumbu dan rempah yang anda beli. Akibatnya, suhu didalam kantung kresek akan menjadi lembab dan beruap. Hal ini akan dapat menyebabkan suhu menjadi lembab dan mempercepat proses pembusukan pada bumbu yang anda beli.

Maka dari itu, segera ganti kantung kresek yang datang bersama dengan bumbu yang anda beli dan gantilah dengan wadah terbuka. Selain itu, tidak semua bahan bumbu akan baik dibersihkan dan dicuci terlebih dahulu pada saat disimpan.

Karena pada faktanya beberapa bahan seperti bawang-bawangan dan bahan lainnya bisa langsung anda sortir dan disimpan tanpa perlu dibersihkan. Proses pembersihan ini bisa anda lakukan pada saat anda hendak menggunakan bahan ini.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Show Buttons
Hide Buttons