Kenali Lebih Dalam Bedanya Timun Jepang dengan Zucchini

Untuk anda para pecinta salad, anda mungkin sering menjumpai salah satu bahan salad yang tak asing yakni timun jepang sebagai salah satu bahan campurannya. Nah, ketika hendak membuat sajian salad yang satu ini tidak sedikit dari mereka yang mencari timun Jepang di bagian yang bertuliskan dengan Zucchini.

Mungkin hal ini dilakukan sebab mereka menganggap bahwa zucchini adalah nama keren dari timun Jepang. Itulah mengapa banyak diantaranya yang mensalah artikan nama timun Jepang dengan Zucchini. Padahal tentunya kedua bahan ini memiliki perbedaan yang meski tidak terlalu kentara namun memang ada bedanya dari kedua bahan yang satu ini.

Nah, untuk anda yang hendak membuat sajian salad atau masakan lainnya yang melibatkan salah satu atau kedua bahan ini. Maka mari kita simak perbedaan timun Jepang dan Zucchini agar tak lagi tertukar. Ingin tahu seperti apa? Mari kita simak informasinya dibawah ini.

Kenali Lebih Dalam Bedanya Timun Jepang dengan Zucchini

Mengenali perbedaan antara zucchini dengan timun Jepang akan menjadi hal penting yang perlu untuk diperhatikan dengan baik. Hal ini tentunya akan semakin memudahkan anda untuk bisa membedakan kedua bahan ini dengan lebih baik.

Lantas seperti apa saja perbedaan kedua bahan timun Jepang dan zucchini? Mari simak dibawah ini informasinya hanya untuk anda.

Nama dan Jenis

Dilihat dari namanya saja kedua bahan ini sudah tentu memiliki nama yang berbeda. Hanya saja, karena bentuknya yang hampir mirip orang menyalah artikan bahwa zucchini adalah nama keren dari sebuah timun jepang. Akan tetapi, hal ini bila ditelusuri lebih dalam justru keliru.

Timun Jepang adalah nama lai dari tanaman bernama Kyuri. Sesuai dengan namanya, timun Jepang ini adalah timun yang dibudidayakan di negara matahari terbit yakni Jepang. Akan tetapi, kini kyuri pun telah di budidayakan di Indonesia sehingga lebih mudah untuk menemukan kyuri saat ini daripada sebelumnya.

Sementara itu, zucchini sendiri adalah terong dari Italia. Kedua bahan ini tentunya datang dari jenis yang berbeda. Itulah mengapa tampilan zucchini ketika dibelah terlihat jauh lebih padat sementara untuk timun Jepang teksturnya lebih berair meski tidak seberair dengan timun lokal.

Di tempatnya Italia, zucchini dikenal dengan sebutan courgette. Itulah mengapa zucchini cenderung lebih mudah dijadikan olahan makanan lain. Bahkan hanya digoreng untuk menghasilkan tekstur yang lebih renyah. Hal ini dikarenakan sedikitnya kandungan air pada zucchini dibandingkan dengan timun Jepang.

Bukan hanya itu, zucchini pun dikategorikan sebagai sayuran sementara untuk timun Jepang sendiri bahan ini dikategorikan sebagai buah-buahan. Nah, sudah tahukan perbedaannya apa? Jadi tidak lagi harus bingung membedakan kedua bahan ini ya bunda.

Bentuk

Umumnya karena bentuknya yang panjang dengan warna hijau pekat yang khas, kedua bahan timun Jepang dan zucchini seringkali tertukar. Akan tetapi, bila diselidiki lebih dalam, ternyata bukan hanya nama dan jenisnya saja yang berbeda. Namun bila anda jeli memilahnya tentu ada perbedaan pada kedua bahan ini.

Pada kyuri atau timun Jepang kita akan mendapati benjolan kecil yang menonjol kebagian depan. Hal ini tidak didapati ketika anda mengambil zucchini dan bukanlah timun jepang.

Bukan hanya itu, timun jepang akan terasa lebih dingin ketika dipegang dibandingkan dengan zucchini. Hal ini dikarenakan kandungan air pada timun jepang tentu lebih banyak.

Jadi demikian, ketika dipegang maka akan terasa lebih dingin pada saat bersentuhan dengan kulit.

Nah, oleh karenanya mulai saat ini jangan lagi bingung pada saat hendak memilih zucchini dengan timun jepang sebab kedua bahan ini tentunya memiliki perbedaan yang kentara ketika anda sudah memahami dengan baik dimana letak perbedaan dari kedua bahan tersebut.

Bagian Bunga

Ketika dihadapkan pada perbedaan di bagian bunga kita sendiri mungkin kebingungan dengan hal ini. Sebab pada dasarnya baik timun Jepang ataupun zucchini keduanya sama-sama memiliki bunga. Akan tetapi, meskipun sama-sama berbunga namun ada perbedaan yang bisa dilihat dengan jelas.

Pada timun jepang bagian bunga tidak bisa disamakan dengan zucchini. Pada zucchini, bunganya akan terasa lebih renyah dan manis. Sehingga tak heran bunga zucchini lebih sering digunakan untuk salad ataupun digoreng dengan menggunakan tepung. Sebab bagian ini pun nikmat untuk dikonsumsi.

Nah, bila anda belum pernah mencoba bunga zucchini maka kamu bisa datang ke super market yang menjualnya dan cicipi rasanya ketika dicampurkan bersama dengan salad atau anda bisa  mengolahnya dengan cara menggorengnya bersama dengan tepung seperti tempura.

Rasa dan Teksturnya

Perbedaan lain yang bisa diketahui antara zucchini dengan timun jepang terletak pada rasa dan teksturnya. Perbedaan ini akan tentu bisa diketahui setelah anda mencicipinya dengan seksama. Jadi mungkin metode membedakan antara zucchini dengan timun jepang ini bisa dilakukan ketika zucchini sudah dikupas atau dipotong-potong.

Dalam keadaan mentah, timun jepang akan tetap terasa juicy, dingin, renyah dan cenderung berasa tawar. Umumnya rasanya akan mirip dengan timun yang lokal meski tidak terlalu mirip. Hal ini terjadi karena kandungan air didalam timun jepang yang membuatnya renyah dan dingin serta juicy.

Sementara untuk zucchini bahan ini ketika masih mentah cenderung memiliki kombinasi rasa yang pahit namun disaat yang bersamaan anda pun akan merasakan rasa manis dari bahan ini ketika sampai ke lidah.

Sementara itu, ketika di masak timun jepang akan cenderung berubah menjadi layu karena kadar airnya yang keluar. Namun teksturnya akan tetap renyah ketika dikunyah karena sebagian kandungan air masih tersisa didalamnya.

Untuk rasa sendiri ketika masuk ke lidah umumnya akan tetap sama sebagaimana ketika timun jepang masih mentah. Lain halnya dengan zucchini yang ketika dimasak umumnya rasa dari sajian ini akan cenderung lebih manis.

Fungsi

Karena pada dasarnya timun jepang memiliki tekstur yang lebih renyah dan sensasi segar yang begitu fresh. Umumnya bahan ini lebih nikmat apabila disantap dalam keadan mentah. Itulah mengapa untuk sajian salad timun jepang adalah bahan campuran yang paling sesuai untuk memberikan cita rasa yang khas dan segar pada sajian yang satu ini.

Bukan hanya itu, potongan timun jepang pun akan senantiasa dijadikan sebagai bahan pelengkap ketika menyantap kebab. Kandungannya yang menyegarkan mampu menyeimbangkan sajian daging kebab yang berbumbu dan berlemak dan bersensasi panas. Menyantap kedua sajian ini secara bersama-sama akan tentu memberikan cita rasa yang semakin nikmat dan sedap.

Sementara itu, untuk zucchini sendiri bahan ini akan lebih sering dijumpai dalam bahan olahan atau sudah dimasak. Salah satu tehnik pengolahan zucchini adalah dengan disayur dengan kuah yang encer. Atau anda pun akan dapat mengolah zucchini dengan cara digoreng dengan tepung didalam minyak panas.

Sebagian bahkan menjadi zucchini sebagai puree yang dapat disajikan pada bayi sebab rasa manis dari sajian ini akan membuat si kecil suka dan bahkan membuat mereka ketagihan dengan sajian yang sama.

Loading...

Leave a Reply

Show Buttons
Hide Buttons