Tips dan Trik Memasak

Tips memasak

Berbagai tips memasak dalam kategori ini bisa anda terapkan di rumah yang senantiasa mempermudah anda ketika berada di dapur. Di sini anda bisa menemukan solusi dari kesulitan atau masalah-masalah yang kerap kali menimpa ketika memasak.

Tips Menyimpan Brokoli Agar Tetap Segar dan Tidak Mudah Busuk

Tips menyimpan brokoli

Meskipun dikenal sebagai sayuran yang lezat dan memiliki kandungan gizi yang banyak, tetapi brokoli juga terkenal sebagai sayuran yang mudah busuk dan tidak tahan lama.

Namun, melalui penyimpanan yang tepat dan benar, maka brokoli yang anda beli bisa tetap segar dan renyah dalam beberapa hari setelah anda membelinya. Nah, di bawah ini tips menyimpan brokoli agar tetap segar dan tidak mudah busuk.

Tips Menyimpan Brokoli Agar Tetap Segar dan Tidak Mudah Busuk

1. Membuat buket brokoli

Salah satu cara yang cukup efektif untuk menjaga kesegaran brokoli yaitu mirip ketika anda menyimpan brokoli di dalam buket.

Anda cukup meletakan brokoli ke dalam mangkuk dengan bagian batang bawah berada kira-kira setengah inci atau lebih dalam air di dalam mangkuk. Kepala brokoli sebaiknya harus mengarah ke atas dari mangkuk. Setelah itu, anda bisa langsung mendinginkannya. Menyimpan brokoli dengan cara ini dapat membuat brokoli tetap tahan lama sampai tujuh hari.

Agar kesegaran brokoli optimal, anda bisa menutup kepala brokoli dengan menggunakan kantong plastik longgar yang telah diberi lubang, sehinggga dengan begitu udara masih dapat melewatinya dan mengganti air dalam setiap hari.

2. Bungkus brokoli dengan menggunakan paper towel lembab

Tips lain yang bisa anda lakukan untuk menjaga kesegaran brokoli yaitu dengan meniru teknis cara penyimpanan di bagian produksi toko. Anda bisa menyiapkan botol semprot bersih yang telah diisi oleh air, ingatlah gunakan botol semprot yang sebelumnya belum pernah diisi pemutih atau produk lainnya. Isi botol tersebut dengan menggunakan air dingin, kemudian lap kepala brokoli dengan lembut.

Setelah itu, bungkus kepala brokoli dengan menggunakan paper towel, sehingga dengan begitu paper towel dapat menyerap air yang masih berada pada kepala brokoli. Simpan brokoli di dalam lemari es agar tetap segar, setidaknya selama sekitar tiga hari.

Hal yang harus anda ingat yaitu, janganlah membungkus brokoli dengan paper towel terlalu rapat serta tidak menyimpannya di dalam wadah tertutup. Brokoli memerlukan aliran udara agar tetap segar.

3. Simpan brokoli di dalam kantong plastik

Selain kedua cara di atas, ada cara lebih mudah yang bisa anda lakukan ketika menyimpan brokoli agar brokoli tetap segar dan tahan lama. Dimana anda bisa menyimpan brokoli di dalam kantong plastik biasa.

Anda cukup menyegel brokoli di dalam kantong plastik, kemudian buat banyak lubang pada kantong plastik tepat dibagian kepala brokoli. Hal ini bertujuan untuk memastikan brokoli mendapatkan aliran udara yang baik. Setelah itu, simpan brokoli di dalam lemari es. Brokoli akan tetap segar setidaknya beberapa hari dengan menggunakan cara ini.

4. Cuci brokoli yang ditanam sendiri

Ketika anda menyimpan brokoli, maka kelembaban akan menjadi hal yang cukup baik, tetapi jika kelembaban berlebihan maka ini merupakan keadaan yang sangat buruk. Keadaan yang terlalu lembab akan mempercepat atau mendorong tumbuhnya jamur hanya dalam beberapa hari saja, serta akan membuat kepala brokoli cepat rusak.

Untuk menghindari keadaan seperti ini, alangkah lebih baiknya jika anda menghindari mencuci brokoli yang anda beli di toko, karena di toko brokoli biasanya sudah dicuci terlebih dahulu dan dikeringkan sehingga dengan begitu tidak perlu dibersihkan kembali.

Namun, anda harus mencuci brokoli yang anda beli di pasar atau ditanam sendiri, hal ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan serangga-serangga kecil yang menempel. Setelah mencuci brokoli diharapkan anda mengeringkannya terlebih dahulu untuk mencegah tumbuhnya jamur.

Itulah beberapa tips menyimpan brokoli agar tetap segar. Semoga bermanfaat.

Tips Memilih Brokoli yang Baik, Segar dan Sehat

Tips memilih brokoli

Brokoli merupakan salah satu sayuran yang dipercaya memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh.

Dimana sayur yang satu ini bisa dikonsumsi mentah, bahkan bisa diproses atau diolah menjadi berbagai macam hidangan yang begitu lezat, enak dan nikmat. Diketahui sayur yag satu ini sangat ampuh untuk mencegah kanker paru, kanker polon, kanker prostat serta kanker perut.

Bukanlah rahasia lagi jika brokoli dikatakan sebagai sayuran yang banyak mengandung manfaat. Kerabat cauliflower atau kembang kolo ini kaya akan provitamin A, vitamin C serta asam folat. Tidak hanya itu, brokoli juga mengandung banyak mineral utama seperti misalkan potasium, kalium, kalsium, besi dan selenium. Bahkan senyawa-senyawa lainnya pun bisa kita temukan pada sayur yang satu ini.

Meskipun brokoli kaya akan manfaat, tetapi faktanya brokoli juga memiliki kekurangan, dimana sayur yang satu ini terkenal tidak bisa tahan lama atau mudah busuk dan gampang rusak. Brokoli memang tidak memiliki waktu simpan yang cukup panjang, oleh sebab itulah anda harus bisa memilih brokoli dengan tepat ketika membelinya baik di pasar atau di supermarket. Hal ini bertujuan agar anda tidak terjebak ketika memilihnya, jika anda mampu memilih brokoli dengan benar maka hal ini juga bisa membantu brokoli tetap segar dan tahan lama.

Tidak banyak orang yang tahu seperti apa tips memilih brokoli yang baik dan benar, oleh karena itulah tidak sedikit orang yang justru asal-asalan ketika memilih atau membelinya. Namun, untuk saat ini anda semua jangan merasa khawatir, karena pada kesempatan kali ini kami akan menguraikan seperti apa tips memilih brokoli yang baik, segar dan sehat untuk anda semua.

Tips Memilih Brokoli yang Baik, Segar dan Sehat

  1. Ketika memilih brokoli, diharapkan anda memilih brokoli dalam keadaan kering karena brokoli yang mengandung air akan menyebabkan brokoli cepat busuk. Air yang terperangkap di sela-sela kuntum brokoli akan susah keluar. Bila perlu, setelah mencuci atau ketika brokoli dalam keadaan basah anda kibaskan terlebih dahulu agar air yang terjebak di sela-sela brokoli dapat keluar.
  2. Selain itu, anda juga harus memperhatikan kuntumnya. Pilihlah brokoli dengan kuntum yang masih padat dan kuncup, dengan warna hijau yang masih kompak dan gelap.
  3. Janganlah pernah sekali-kali membeli brokoli yang terdapat bercak kehitaman atau kekuningan. Karena bercak hitam dan kuning tersebut biasanya disebabkan oleh kotoran, titik busuk atau kelayuan. Selain itu, anda juga harus mengamati bekas tebasan dipangkal batang. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi jejak busuk yang ada dibatangnya. Apabila ditekan, jejak busuk tersebut akan terasa lunak dan menjadi berair.
  4. Ketika membeli brokoli di pasar atau di supermarket, anda jangan pernah merasa ragu untuk menggunakan indra penciuman anda. Hal ini bertujuan untuk mengenali gejala kebusukan yang tidak terlihat.
  5. Sedangkan untuk mengetahui apakah brokoli yang anda beli segar atau justru sebaliknya, anda bisa menekan batang atas brokoli dengan menggunakan ujung jari. Brokoli yang masih dalam keadaan segar biasanya memiliki bagian batang yang masih keras atau tidak lunak.

Itulah tips yang bisa anda terapkan ketika hendak memilih brokoli.Semoga dengan adanya tips ini anda tidak lagi terjebak ketika memilih brokoli.

Yuk bagiakn atau sebarkan tips memilih brokoli ini kepada teman-teman anda, jangan lupa untuk menyertakan komentar atau pendapat pada kolom yang kami sajikan di bawah ini.

Tips atau Cara Memasak Beras Merah Agar Pulen dan Tidak Keras

Tips memasak beras merah1

Beras merah selama ini memang diakui sebagai beras yang paling menyehatkan di antara beras yang lainnya. Hal ini disebabkan karena beras yang satu ini mengandung berbagai macam nutrisi yang bermanfaat, terlebih lagi untuk kesehatan tubuh.

Selain itu, beras merah juga mengandung segudang serat, vitamin, mineral dan rendah gula. Bagi mereka yang memiliki kadar gula tinggi serta mereka yang sedang menjalankan program diet biasanya dianjurkan untuk mengkonsumsi beras merah ini sebagai pengganti nasi biasa.

Meskipun memiliki segudang kandungan yang baik dan bermanfaat, tetapi banyak orang yang mengeluh akan rasa dari beras merah ini. Dimana mereka mengatakan bahwa berasa merah tidak seenak beras putih yang biasa kita santap selama ini. Memang pada kenyataannya beras merah ini memiliki tekstur yang lebih keras, bahkan jika tidak dimasak dengan cara yang benar beras ini tidak akan pulen.

Untuk mengatasi masalah tersebut, sebenarnya ada tips atau cara yang baik dan benar ketika kita memasak beras merah. Dimana dengan cara ini beras merah yang kita masak akan menjadi lebih pulen dan tidak keras, sehingga ketika menyantapnya kita akan merasakan kenikmatan yang sama seperti ketika menyantap nasi putih. Lantas seperti apa tips atau cara memasak beras merah yang dimaksud? Untuk mengetahuinya anda bisa langsung simak pembahasan di bawah ini.

Tips atau Cara Memasak Beras Merah Agar Pulen dan Tidak Keras

  1. Pertama-tama langkah yang harus anda lakukan ketika hendak memasak beras merah yaitu, anda harus mencuci bersih terlebih dahulu beras merah yang sudah anda siapkan dan akan anda masak.
  2. Ketika memasak beras merah ini, anda diharapkan untuk memasaknya dengan cara manual atau cara biasa dan tidak menggunakan rice cooker, hal ini disebabkan karena tekstur beras merah memiliki perbedaan dengan beras biasa atau nasi putih.
  3. Siapkan panci yang akan anda gunakan untuk memasak beras merah. Jika panci sudah disiapkan, anda bisa langsung memasukan beras merah yang sudah anda cuci bersih tadi. Lalu masukan atau tuangkan air bersih dengan perbandingan 1:4. Dimana maksudnya yaitu 1 gelas beras dengan 4 gelas air.
  4. Sebelum beras dimasak, akan lebih baiknya jika anda merendamnya terlebih dahulu selama kurang lebih 30 menit.
  5. Jika beras merah sudah direndam, anda bisa langsung menyalakan atau menghidupkan kompor. Lalu anda bisa langsung memasak beras merah.
  6. Aduk-aduk beras merah beberapa saat, lalu tutup dengan menggunakan tutup panci agar air bisa mendidih dengan sempurna.
  7. Jika air sudah mendidih, maka anda bisa langsung membuka tutup panci. Masak nasi dengan menggunakan api sedang sambil sesekali diaduk sampai air benar-benar habis dan beras setengah matang.
  8. Jika sudah seperti itu, anda bisa langsung mengangkat beras dan meniriskannya terlebih dahulu.
  9. Sementara beras ditiriskan, anda bisa melakukan langkah-langkah yang lainnya. Dimana langkah yang harus anda lakukan yaitu menyiapkan alat untuk mengukus nasi. Jika alat sudah siap, maka anda bisa langsung mengukus beras yang sudah dimasak tadi.
  10. Kukus beras sampai benar-benar matang. Jika sudah matang, anda bisa langsung mengangkatnya.

Itulah tips atau cara memasak beras merah agar pulen dan tidak keras. Sederhana bukan? Semoga tips yang kami berikan ini bermanfaat dan bisa membantu anda. Selamat mencoba di rumah.

Yuk bagikan tips ini kepada teman-teman anda, caranya dengan menekan tombol share. Berikan juga komentar atau pendapat pada kolom yang tersedia di bawah ini.

Tips Memasak Nasi Dengan Menggunakan Rice Cooker Agar Nasi Tidak Kuning, Tetap Putih dan Tidak Cepat Kering

Tips memasak nasi menggunakan rice cooker

Nasi merupakan makanan pokok orang Indonesia, oleh karena itulah kehadirannya tidak bisa dilewatkan di meja makan.

Sebelum menjadi nasi, tentunya makanan yang biasa kita makan setiap hari ini berwujud butiran-butiran kecil atau yang biasa kita sebut dengan beras. Nah, tentunya untuk mendapatkan nasi seperti yang kita inginkan, kita harus mengolahnya terlebih dahulu sebelum menyantapnya.

Cara mengolah nasi atau memasak nasi cukup mudah dan sederhana, bahkan seiring berkembangnya zaman dan teknologi, saat ini kita semakin dimudahkan saja. Dimana untuk memasak nasi saat ini kita tidak memerlukan kompor dan alat-alat yang lainnya, karena rice cooker atau alat khusus untuk memasak nasi bisa membantu pekerjaan sehari-hari kita.

Dibalik keuntungan atau kemudahan yang kita dapatkan, ternyata ada kekurangan yang juga kita dapatkan. Biasanya nasi yang dimasak dengan menggunakan rice cooker akan lebih mudah kering dibandingkan dengan dimasak menggunakan cara biasanya. Tidak hanya itu, nasi juga akan cenderung menjadi kuning dan tidak putih sehingga hal ini akan mempengaruhi nafsu makan.

Namun, saat ini anda jangan merasa khawatir karena ada beberapa cara yang bisa anda perhatikan agar nasi yang anda masak tetap putih, tidak kuning dan tidak kering meskipun di masak dengan menggunakan rice cooker seperti di bawah ini.

Tips Memasak Nasi Dengan Menggunakan Rice Cooker Agar Nasi Tidak Kuning, Tetap Putih dan Tidak Cepat Kering

  1. Hal pertama yang harus anda ingat ketika hendak memasak beras dengan menggunakan rice cooker agar tidak cepat kering dan tidak kuning yaitu, anda harus memperhatikan batas maksimal  rice cooker ketika hendak memasak nasi. Diharapkan anda memasak nasi sesuai batas yang ditentukan, jangan terlalu berlebihan. Hal ini juga bertujuan untuk menghindari nasi terlalu matang atau lembek sehingga nantinya akan sangat mudah menjadi basi.
  2. Selain memperhatikan batas maksimal rice cooker itu sendiri, alangkah lebih baiknya jika anda memasak nasi dengan takaran dalam sekali santap saja. Hal ini bertujuan untuk membuat nasi agar lebih pulen dan tetap fresh, serta menghindari untuk terus menerus menghangatkan nasi.
  3. Ketika menutup rice cooker, diharapkan anda harus menutupnya dengan lebih teliti. Dimana anda harus menutupnya dengan rapat. Perlu anda ketahui, udara yang keluar masuk dari rice cooker memiliki potensi lebih besar menyebabkan nasi cepat basi yang nantinya akan berubah warna menjadi kekuningan.
  4. Selain itu, anda juga bisa menambahkan sedikit perasan air lemon ke dalam nasi yang dimasak. Air buah yang satu ini ternyata memiliki banyak khasiat, seperti mampu menambah aroma harum dari nasi, serta kadar asamnya mampu melindungi nasi dari suhu panas.
  5. Ketika memasak nasi dan setelah nasi matang, anda diharuskan untuk langsung mengaduk nasi yang ada di dalam rice cooker. Selain untuk mendapatkan nasi yang lebih pulen, hal ini juga dilakukan agar uap nasi yang berada di sela-sela nasi dapat tersebar rata. Dimana hal ini akan mengurangi resiko nasi menjadi cepar kering.

Itulah tadi tips yang bisa anda terapkan di dapur ketika hendak memasak nasi dengan menggunakan rice cooker. Tips yang kami sajikan ini semoga dapat membantu dan memudahkan anda dalam memecahkan masalah yang selama ini anda alami ketika memasak nasi. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Setelah mengetahui dan menyimak tips ini, maka sebaiknya anda berbagi bersama dengan teman-teman anda yang ada di twitter atau di facebook. Anda juga bisa meninggalkan atau menambahkan komentar pada kolom yan tersedia di bawah ini.

Loading...