• Selerasa.com

Tips dan Tricks

aneka tips dan trik

Temukan tips dan trik menarik dari mengolah bahan-bahan yang ada disekitar anda menjadi sesuatu yang berguna yang dapat anda gunakan kembali. Dengan menyimak tips dan trik kali ini diharapkan mampu membantu anda mengolah bahan-bahan yang tak terduga menjadi bernilai guna. Yuk, simak disini tips dan tricksnya. 

Tips Membersihkan dan Memilih Kol Segar dan Berkualitas

3.KOL SEGAR

Kol atau kubis merupakan salah satu jenis sayuran yang sehat dan bisa diolah menjadi hidangan tertentu, baik itu sayur atau dijadikan sebagai pelengkap menu lainnya seperti bakwan.

Kol mengandung nutrisi dan vitamin yang bermanfaat untuk tubuh. Beberapa manfaat sayur kol yaitu, mampu mencegah kanker, membantu pembentukan sel darah merah, mengontrol tekanan darah tinggi dan lain sebagainya. Hidangan berbahan dasar kol bisa anda sajikan di tengah-tengah keluarga tercinta untuk menemani makan siang atau makan malam. Selain diolah menjadi sayur atau hidangan lainnya, kol juga biasanya sering dijadikan lalapan. Kol bisa dikonsumsi dalam keadaan mentah atau pun direbus terlebih dahulu dengan ditemani sambal terasi. Kenikmatan akan anda rasakan ketika makan dengan ditemani kol dan sambal.

Untuk mendapatkan hidangan yang sehat, maka anda harus memilih kol yang segar dan berkualitas. Anda bisa membeli kol baik di pasar maupun di supemarket. Jangan sampai anda asal-asalan ketika memilih kol. Anda haus memilih dan membelinya dengan teliti agar tidak ada ulat atau kotoran lainnya pada kol, karena kol yang berulat bisa dikatakan sudah kehilangan kualitasnya atau bahkan tidak akan tahan lama pada saat disimpan, karena kol seperti itu akan mudah busuk meskipun disimpan di dalam kulkas.

Untuk mendapatkan kol yang segar dan berkualitas setiap orang  harus mengetahui apa saja  tipsnya.  Memilih kol yang segar nyatanya mudah karena hanya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Apabila sudah mendapatkan kolnya, anda juga harus memperhatikan cara membersihkannya karena tidak selamanya kol yang masih dalam keadaan segar benar-bena bersih dari ulat dan kotoran lainnya.

Lantas bagaimana cara memilih dan membersihkan kol? Untuk mengetahuinya anda bisa langsung simak pembahasan yang kami berikan di bawah ini.

Tips Membersihkan dan Memilih Kol Segar dan Berkualitas

  1. Ketika anda pergi ke pasar atau ke supermarket ketika memilih kol, maka disarankan anda memilih kol yang masih segar atau berkualitas. Pilihlah kol yang masih dalam keadaan padat serta berat ketika dipegang. Anda harus memeriksa helai demi helai kol dengan teliti guna melihat apakah ada serangga atau ulat di dalamya atau tidak.
  2. Kol yang masih dalam keadaan segar bisa tahan lama ketika disimpan dalam kulkas, yakni sekitar 1-2 minggu. Sedangkan kol yang sebelumnya sudah dipotong mampu bertahan beberapa hari saja ketika disimpan di dalam kulkas. Namun, alangkah lebih baik jika kol yang sudah anda beli langsung diolah. Pasalnya kol yang umurnya sudah semakin tua aroma serta rasanya akan semakin kuat.
  3. Agar vitamin C yang terkandung di dalam kol tetap terjaga, anda harus memotong dan mencuci kol terlebih dahulu sebelum diolah menjadi hidangan tertentu.
  4. Apabila anda melihat terdapat ulat atau serangga lainnya pada kol, maka anda harus merendam kol tersebut dengan menggunakan air cuka maupun air garam selama kurang lebih 10 menit. Jika sudah, anda bisa langsung membilasnya di bawah air mengalir. Baru setelah itu anda bisa langsung mengolahnya.

Demikian tips membersihkan dan memilih kol segar dan berkualitas. Berikan yang terbaik untuk keluarga anda dengan menyajikan menu yang sehat dan bergizi. Semoga bermanfaat.

Share tips ini kepada teman atau sahabat anda. Tambahkan juga komentar anda pada kolom yang kami sediakan di bawah.

Tips dan Trik Jitu Memilih Ikan Asin yang Bebas Dari Formalin

2.TIPS MEMILIH IKAN ASIN

Ikan asin merupakan bahan makanan yang memang sudah tidak asing lagi untuk orang Indonesia.

Ikan asin bisa kita olah menjadi berbagai macm hidangan makanan untuk disajikan sebagai menu sehari-hari. Banyak hidangan ikan asin yang digemari, selain hanya digoreng saja, ikan asin juga bisa diolah menjadi sambal ikan asin atau dijadikan sebagai bahan pelengkap menu lainnya.

Ikan asin bisa dengan mudah kita temukan, baik itu di supermarket atau di pasar. Jenis ikan asin pun sangat bervariasi, anda bisa memilihnya sesuai dengan selera dan keinginan.

Namun, saat ini banyak sekali pedagang ikan asin yang berbuat curang. Yang mana saat ini banyak ditemukan ikan yang diberi bahan pengawet atau formalin. Hal ini dilakukan oleh para pedagang agar dagangannya tersebut tahan lama dan tidak mudah busuk. Namun, hal itu justru sangat membahayakan terutama untuk kesehatan orang yang mengkonsumsinya. Meskipun saat ini banyak ikan asin berformalin, tetapi bukan berarti anda harus berhenti membuat menu dari ikan asin. Tidak semua pedagang memberi pengawet pada ikan asinnya. Dalam hal ini, anda harus tahu tips membedakan ikan asin yang berformalin atau tidak, sehingga anda bisa memilih ikan asin yang tepat untuk disajikan di tengah keluarga tercinta. Nah, berikut ini tips memilih ikan asin yang bebas dari formalin.

  1. Pada saat anda pergi ke pasar untuk membeli atau memilih ikan asin, maka hal pertama kali yang harus anda perhatikan yaitu aroma dari ikan asin tersebut. Ikan asin berkualitas dan sebaliknya memiliki perbedaan. Dimana ikan asin yang berkualitas memiliki aroma yang begitu khas atau kurang sedap. Justru ikan asin berformalin kehilangan aromanya tersebut. Bahkan ikan asin tersebut tidak memiliki aroma sama sekali.
  2. Selain memperhatikan aromanya, anda juga perlu menyentuh daging ikan asin tersebut. Pada umumnya daging ikan asin akan mudah sekali hancur. Namun, apabila ikan asin tersebut ditambahkan formalin, daging ikan asin justru akan menjadi keras atau alot.
  3. Pilihlan ikan asin yang memiliki warna normal atau justru berwarna kecoklatan atau kehitaman. Karena ikan asin yang tampilannya menarik seperti berwarna putih bersih, itu artinya ikan asin tersebut ditambahkan pemutih.
  4. Daya tahan ikan asin juga harus anda perhatikan. Apabila anda membeli ikan asin dalam waktu ang cukup lama, namun ikan asin tersebut masih juga belum busuk, maka itu artinya ikan asin tersebut diberi bahan  pengawet.
  5. Ikan asin yang tidak mengandung bahan pengawet justru sering dihinggapi oleh lalat. Lalat merupakan hewan yang memiliki sensor peka. Yang mana lalat biasanya tidak akan atau tidak mau hinggap pada bahan atau makanan apapun yang mengandung bahan-bahan kimia, seperti bahan pengawet atau formalin. Oleh sebab itu, apabila anda melihat ikan asin tidak dihinggapi oleh lalat sama sekali, berarti itu tandanya ikan asin tersebut sudah diberi bahan pengawet.

Dengan ikan asin bebas formalin, justru anda akan lebih aman ketika menyajikannya untuk keluarga. Sebagai ibu rumah tangga, justru anda harus lebih behati-hati dan lebih selektif demi kesehatan keluarga tercinta.

Itulah tips dan trik memilih ikan asin yang bebas formalin. Semoga tips yang kami berikan ini bermanfaat.

Share tips ini kepada teman-teman anda. Berikan juga komentar anda pada kolom yang tersedia di bawah.

Tips Memasak Jengkol Agar Cepat Empuk dan Tidak Bau

TIPS MEMASAK JENGKOL AGAR CEPAT EMPUK

Jengkol merupakan salah satu bahan makanan yang disukai banyak orang karena terkenal kelezatannya.

Namun, dibalik kelezatannya tersebut jengkol memiliki bau yang sangat menyengat. Ketika mengkonsumsinya, mulut pun akan menjadi bau. Bahkan banyak orang yang merasa tidak percaya diri berbicara dengan orang lain setelah mengkonsumsi jengkol.

Jengkol nyatanya bisa diolah dengan teknik tertentu agar baunya berkurang atau hilang, sehingga dengan begitu rasanya akan menjadi lebih enak dan nikmat tanpa meninggalkan bau apapun. Tips memasak jengkol ini bisa anda terapkan di rumah dengan mudah. Lantas seperti apa tips memasak jengkol agar cepat empuk dan tidak bau? Simak pembahasan di bawah ini untuk mengetahui tipsnya. 

Tips Memasak Jengkol Agar Cepat Empuk dan Tidak Bau

Pilih Jengkol yang Tepat

Agar mendapatkan hidangan jengkol yang enak dan lezat, maka disarankan untuk memilih jengkol yang berkualitas dan sudah tua. Karena jengkol yang masih muda akan menghasilkan hidangan yang kurang nikmat.

Rendam Jengkol

Agar jengkol tidak bau, maka merendam jengkol di dalam air dapat membantu mengurangi bau yang tidak sedap pada jengkol. Serta mampu menetralisir racun yang dikandungnya. Untuk hasil terbaik, anda bisa merendam jengkol dengan menggunakan air es atau air dingin. Selain itu, anda juga bisa merendamnya dengan menggunakan air kapur sirih. Rendam jengkol selama semalaman agar baunya benar-benar hilang. Cara ini tidak akan menghilangkan kenikmatan dari jengkol.

Rebus jengkol dengan bahan tertentu

Setelah dilakukan perendaman selama semalam, untuk menetralisir bau yang menyengat maka anda bisa merebus jengkol bersama dengan bahan-bahan lainnya. Salah satu bahan yang dapat membantu menetralisir bau jengkol yaitu daun jeruk purut. Caranya cukup mudah, iris daun jeruk purut yang sudah anda siapkan. Setelah itu, masukan irisan daun jeruk purut tersebut pada rebusan jengkol.

Selain daun jeruk purut, anda juga bisa merebus jengkol bersama dengan daun jambu biji. Selain menghilangkan bau jengkol, merebus jengkol dengan menggunakan daun jambu biji juga akan membuat jengkol lebih cepat empuk dan lunak. Jika sudah dilakukan perebusan, anda bisa membuang air bekas rebusannya tersebut. Dengan cara ini, racun-racun yang terkandung di dalam jengkol akan hilang.

Lakukan teknik merebus yang tepat

Pada saat anda merebus jengkol, maka sebaiknya anda memperhatikan teknik yang benar agar hasil rebusan jengkol sempurna. Ketika merebusnya usahakan jangan terlalu matang. Karena jika terlalu matang, ketika dipipihkan atau dimasak jengkol akan menjadi cepat hancur. Memipihkan jengkol sebelum dimasak bertujuan agar bumbu cepat meresap ke dalam sehingga hidangan jengkol akan semakin lezat. Jika sudah beres, anda bisa mengolah jengkol sesuai selera anda.

Itulah tips memasak jengkol agar cepat empuk dan tidak bau. Selain cara memasak yang tepat yang sering dipertanyakan, banyak juga orang yang ingin mengetahui cara menghilangkan atau mengatasi bau mulut pada jengkol.

Cara Mengatasi Bau Mulut Karena Makan Jengkol

Meskipun jengkol sudah diolah agar baunya hilang, tetapi tetap saja akan meninggalkan bau pada mulut setelah mengkonsumsinya. Nah, untuk mengatasi bau mulut yang tidak sedap setelah mengkonsumsi jengkol, maka anda bisa meminum kopi pahit tanpa ditambahkan gula. Aroma kopi yang wangi ini akan membuat bau jengkol pada mulut hilang.   

Itulah tips memasak jengkol agar cepat empuk dan tidak bau. Selamat mencoba.

Share resep ini kepada teman anda. Tambahkan komentar anda pada kolom di bawah ini.

Tips Cerdas Memasak Daun Singkong Agar Tidak Pahit, Cepat Empuk dan Tidak Hitam

TIPS MEMASAK DAUN SINGKONG

Daun singkong termasuk sayuran yang sering diabaikan karena memiliki rasa yang pahit dan keras ketika diolah.

Namun, dibalik itu semua daun singkong merupakan sayuran yang kaya akan gizi. Sayur ini akan begitu nikmat jika kita benar ketika mengolahnya. Tapi, tidak banyak orang yang tahu seperti apa cara mengolah daun singkong yang baik dan benar, sehingga banyak orang yang mengabaikan sayur yang satu ini dan memilih mengolah sayur yang lainnya.

Sebenarnya ada teknik tertentu ketika mengolah daun singkong agar daun singkong tidak pahit dan cepat empuk sehingga akan lebih nikmat ketika diolah. Tips ini sebenarnya tips lama yang biasa digunakan oleh orangtua jaman dulu, namun efektif dan ampuh. Nah, bagi anda yang tidak menyukai olahan daun singkong, setelah menerapkan cara ini ketika mengolahnya dijamin anda akan merasa ketagihan. Berikut ini tips cerdas memasak daun singkong.

Tips Cerdas  Memasak Daun Singkong Agar Tidak Pahit, Cepat Empuk dan Tidak Hitam

Pilih daun singkong yang masih muda

Bagi anda yang ingin memasak daun singkog untuk hidangan utama, ketika memilihnya alangkah lebih baik untuk memilih daun singkong yang masih muda. Hal ini bertujuan agar daun singkong tidak pahit dan cepat empuk. Setelah memilih daun singkong muda terbaik, anda bisa langsung menyianginya terlebih dahulu baru setelah itu cuci sampai bersih di bawah air mengalir.

Rebus daun singkong

Jika daun singkong sudah dicuci bersih, anda bisa langsung merebusnya. Agar daun singkong cepat empuk serta warnanya tidak menghitam, maka sangat disarankan jika anda memasukannya ke dalam panci pada saat air yang akan digunakan untuk merebus sudah mendidih.

Rebus dengan teknik yang benar

Ketika merebus daun singkong, janganlah anda menutup panci yang digunakan untuk merebus. Biarkan tutup panci terbuka agar daun singkong tidak berubah warna menjadi hitam atau kecoklatan. Membuka panci pada saat merebus daun singkong akan membuat asam yang terbentuk selama merebus menguap, serta tidak tercampur dengan air rebusan. Sehingga dengan begitu, rebusan daun singkong yang didapatkan akan tetap terjaga keindahannya.  

Tambahkan garam

Agar rasa pahit daun singkong hilang dan warnanya tetap hijau, anda bisa menambahkan garam secukupnya saja pada rebusan daun singkong tersebut.

Tambahkan sendok atau garpu

Agar daun singkong yang anda rebus cepat empuk dan lunak, maka menambahkan sendok atau garpu pada rebusan akan sangat membantu. Penggunaan sendok dan garpu ini akan membuat suhu air yang digunakan untuk merebus cepat meningkat, sehingga dengan begitu daun singkong akan cepat empuk.

Peras air rebusannya

Agar rasa pahit daun singkong berkurang, maka setelah merebusnya anda bisa memerasnya. Peraslah air daun singkong beberapa kali agar pahitnya benar-benar hilang. Setelah itu, anda bisa mengolahnya menjadi hidangan yang lezat sesuai selera.

Jangan tambahkan bahan lainnya

Menambahkan soda kue atau bahan-bahan yang lainnya dianggap bisa membantu merebus daun singkong agar cepar empuk, tidak pahit dan warna aslinya tetap terjaga. Namun, pada kenyataannya penambahan soda kue justru akan membuat kondisi alkaline menjadi lebih tinggi sehingga akan merusak kandungan atau nutrisi yang terdapat pada daun singkong.

Itulah tips merebus daun singkong agar tidak pahit, cepat empuk dan warnanya tidak hitam. Agar hidangan semakin lezat, anda bisa mengolahnya dengan menambahkan bumbu-bumbu pilihan sesuai dengan selera anda.

Tips Hilangkan Rasa Pahit Sayur Pare Agar Lebih Enak dan Nikmat

CARA ATASI PAHIT PADA PARE

Pare merupakan sayuran yang terkenal karena rasa pahitnya, bahkan hanya mendengar namanya saja rasa pahit tersebut seakan-akan menjalar dari mulut ke tenggorokan.

Letak kenikmatan sayur pare sebenarnya berada pada rasa pahitnya ini.  Namun, faktanya banyak orang yang tidak menyukai pare karena rasanya tersebut. Sayur pare bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan yang begitu lezat dengan rasa pahit yang dimilikinya. Namun, bagi anda yang ingin merasakan kenikmatan sayur pare namun tidak suka dengan rasa pahitnya jangan merasa khawatir, karena rasa pahit pada pare tersebut bisa di atasi atau di hilangkan dengan menggunakan cara tradisional. Cara menghilangkan rasa pahit pada sayur pare ini dipercaya efektif, bahkan cara ini sudah digunakan sejak jaman dulu. Nah, berikut ini tips menghilangkan rasa pahit pada pare yang bisa anda simak.

Tips Hilangkan Rasa Pahit Sayur Pare Agar Lebih Enak dan Nikmat

1. Garam

Garam dikenal ampuh untuk mengatasi rasa pahit pada sayuran termasuk pare. Cara menghilangkan rasa pahit pada pare dengan menggunakan garam cukup mudah. Caranya yaitu, potong pare yang akan anda masak menjadi dua bagian. Lalu buang biji pare, serta bersihkan selaput pare yang terdapat di bagian dalamnya. Kemudian, iris sayur pare dengan tipis. Ambil garam secukupnya dan taburkan pada potongan pare. Remas-remas pare yang sudah diberi garam tersebut hingga pare lemas. Lalu diamkan selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu, cuci pare sampai bersih dengan menggunakan air mengalir. Selanjutnya, pare telah siap untuk dimasak sesuai dengan selera anda.

Selain cara seperti itu, menghilangkan rasa pahit pada pare juga bisa dengan cara merebus pare dengan menggunakan air yang sudah ditambahkan garam. Rebus pare sampai setengah empuk. Selanjutnya, tiriskan air rebusan pare. Jika sudah, anda bisa langsung mengolahnya.

2. Gula Pasir

Cara menghilangkan rasa pahit pada pare dengan menggunakan gula pasir tidak jauh berbeda dengan menggunakan garam. Anda bisa meremas pare yang sebelumnya telah ditaburi gula pasir. Meremas pare bertujuan agar cairan asal rasa pahit pare ini bisa hilang dan keluar. Sehingga dengan begitu, rasa pahit pada pare akan hilang.

3. Tanah Liat

Selain digunakan untuk bangunan atau membuat barang-barang tertentu, tanah liat juga ternyata bisa membantu kita untuk menghilangkan rasa pahit pada sayur pare. Caranya yaitu, rebus pare yang akan anda olah bersama dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya sudah dibersihkan. Untuk mendapatkan lepengan tanah liat ini, anda tidak akan kesusahan karena bisa dibeli di pasar tradisional.

4. Bumbu Masak

Pare akan sangat lezat apabila diolah dengan tambahan bumbu yang beraneka ragam. Bumbu bumbu yang digunakan untuk memasak pare tersebut bisa membantu mengurangi rasa pahit pada pare. Rasa pahit pada pare tersebut tidak akan terasa karena lezatnya hidangan pare ini.

5. Daun Jambu Biji

Merebus pare dengan daun jambu biji akan membantu hilangkan rasa pahit pada pare. Sebelum pare direbus dengan jambu biji, anda bisa meremas terlebih dahulu daun jambu yang sudah disiapkan. Rebus pare bersama dengan daun jambu biji selama kurang lebih 5 menit atau sampai pare setengah matang. Jika anda akan memasak 1/2 kg pare, maka anda bisa merebusnya dengan menggunakan 10 lembar daun jambu biji.

Dengan mengikuti cara tradisional seperti di atas, hidangan pare yang anda buat akan menjadi lebih enak dan nikmat. Selamat mencoba.

Loading...