• Selerasa.com

Tips dan Tricks

aneka tips dan trik

Temukan tips dan trik menarik dari mengolah bahan-bahan yang ada disekitar anda menjadi sesuatu yang berguna yang dapat anda gunakan kembali. Dengan menyimak tips dan trik kali ini diharapkan mampu membantu anda mengolah bahan-bahan yang tak terduga menjadi bernilai guna. Yuk, simak disini tips dan tricksnya. 

Tips Membersihkan dan Memasak Udang Agar Tidak Bau Amis

9.TIPS-MEMBERSIHKAN-UDANG.jpg

Udang merupakan bahan makanan yang disukai banyak orang, karena selain bergizi ketika diolah udang akan menghasilkan hidangan yang begitu lezat dan nikmat.

Udang bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan sesuai dengan yang kita inginkan. Karena hidangan berbahan dasar udang termasuk ke dalam hidangan yang spesial, oleh karena itu harga udang cukup mahal dibandingkan dengan seafood lainnya.

Nah, ketika mengolah udang kita perlu memperhatikan tips-tips tertentu agar olahan yang dihasilkan pun sempurna. Sebelum dimasak atau diolah, tentunya udang harus dicuci atau dibersihkan terlebih dahulu. Namun, kebanyakan orang merasa kesulitan ketika membersihkannya karena bau amis yang menempel pada udang sulit hilang. Membersihkan udang memang gampang-gampang susah. Namun, setelah anda mengetahui tips dan triknya, maka membersihkan udang menjadi kegiatan yang mudah dilakukan. Penasaran seperti apa tips membersihkan udang? Untuk mengetahuinya simak langsung pembahasan di bawah ini.

Tips Membersihkan Udang Agar Tidak Bau Amis

  1. Langkah pertama  kali yang harus anda lakukan yaitu, menyiapkan udang yang akan anda bersihkan. Masukan udang yang akan dibersihkan tadi ke dalam wadah. Lalu cuci dengan menggunakan air bersih untuk menghilangkan semua kotoran yang menempel pada udang.
  2. Jika udang sudah bersih, anda bisa merendam udang tersebut di dalam air yang sebelumnya sudah ditambah dengan perasan air jeruk nipis sekitar 1 sendok makan. Rendam udang di dalam air tersebut selama kurang lebih 5 menit. Jeruk nipis memang dipercaya ampuh untuk menghilangkan bau amis pada bahan makanan, baik daging, seafood dan lain sebagainya.
  3. Setelah udang tersebut direndam, anda bisa langsung membuang bagian kulit dan kepalanya. Namun, jika anda menyukai bagian tersebut anda jangan membuangnya dan biarkan saja karena kulit udang juga sebenarnya memiliki manfaat.
  4. Setelah itu, sayat bagian perut udang dengan menggunakan pisau tajam agar daging udang tidak hancur. Sayat perut udang hingga ke bagian ekornya dengan kedalaman 1/2 cm. Setelah udang tersebut disayat, maka anda akan melihat bagian perut udang yang menyerupai benang hitam.
  5. Keluarkan isi perut udang tersebut. Anda harus menariknya secara perlahan-lahan agar isi perut tersebut tidak putus. Pasalnya, jika isi perut tersebut putus maka akan sulit kembali ketika membuang kotorannya.
  6. Lakukan langkah yang sama untuk semua udang yang akan anda bersihkan. Apabila langkah tersebut sudah anda lakukan dan semua udang sudah berhasil dibuang kotorannya, anda bisa membilas kembali udang dengan menggunakan air bersih sebanyak 2x.

Tips Memasak Udang

Udang yang sudah anda bersihkan bisa diolah sesuai dengan selera anda. Yang mana udang tersebut bisa anda olah dengan cara dipanggang, direbus ataupun digoreng. Sebelum dikupas, udang tentunya akan direbus terlebih dahulu. Nah, ketika merebusnya anda jangan menunggu sampai air mendidih agar kulit udang lebih mudah ketika dikupas. Jika udang yang sudah dibersihkan akan anda goreng, maka anda jangan menggoreng udang dalam keadaan beku. Apabila udang tersebut disimpan di dalam freezer, sebelum menggorengnya anda harus membiarkannya terlebih dahulu pada suhu ruangan. Jika udang sudah mencair, anda bisa langsung menglapnya dengan menggunakan tissue. Baru setelah itu, anda bisa langsung menggorengnya.

Itulah tips membersihkan dan memasak udang. Semoga bermanfaat.

Bagikan tips memasak ini kepada orang terdekat anda. Tambahkan juga komentar anda pada kolom komentar yang kami sediakan di bawah.

Tips Penting Ketika Membeli dan Memilih Cumi Segar

7.TIPS MEMILIH CUMI

Seafood merupakan makanan yang digemari banyak orang dan terbilang istimewa karena semua jenis bahan makanan yang berasal dari laut dkenal memiliki rasa yang spesial.

Nah, ketika memasak seafood anda jangan hanya fokus pada masakan yang akan dihasilkan. Anda juga harus memperhatikan ketika memilih atau membeli seafod di pasar, karena saat ini banyak sekali bahan makanan dari laut tidak dalam keadaan segar, salah satunya yaitu cumi.

Cumi merupakan salah satu seafood yang bisa diolah dan menghasilkan menu makanan yang lezat dan spesial. Cumi bisa diolah menjadi menu apapun dengan bumbu yang beragam. Namun, di sisi lain memilih cumi tidaklah mudah. Karena membedakan cumi yang masih segar dan sudah lama membutuhkan ketelatenan.

Ketika memilih cumi ada hal yang harus benar-benar diperhatikan agar tidak salah pilih ketika membelinya. Anda harus mengetahui tips memilih cumi yang segar agar menghasilkan makanan yang sehat dan bergizi. Di bawah ini tips penting membeli atau memilih cumi segar.

  1. Ketika memilih cumi, pastikan anda memilih cumi yang masih segar. Yang mana cumi segar bisa anda lihat dari penampilannya. Disarankan anda memilih cumi dengan warna kulit yang masih putih, serta terdapat bercak cokelat kemerahan. Pastikan juga anda memilih cumi yag tidak ada robekan. Perlu anda ketahui, cumi yang sudah lama memiliki kulit berwarna merah muda, serta dagingnya berwarna kuning.
  2. Selain melihat dari kulitnya, cumi yang masih dalam keadaan segar juga bisa anda lihat dari matanya. Yang mana mata cumi yang berwarna bening tandanya cumi tersebut masih segar. Selain itu, kepalanya masih melekat dan kulit arinya memiliki warna putih bening. Apabila anda melihat cumi yang kulit arinya sudah berubah warna menjadi keunguan, maka anda jangan memilih cumi tersebut. Karena cumi seperti itu sudah tidak segar dan kualitasnya sudah berkurang.
  3. Cumi segar tidak mengeluarkan aroma amis. Ketika memilih cumi maka disarankan anda mencium baunya terlebih dahulu. Cumi yang masih segar memiliki aroma yang khas seperti air laut, serta tidak menyengat.
  4. Apabila anda ingin memasaknya dalam waktu yang cepat dan tidak terlalu lama, maka anda bisa memilih cumi berukuran kecil. Karena cumi besar memerlukan waktu lama agar cepat matang.
  5. Setelah mendapatkan cumi yang akan anda olah, maka segeralah untuk membersihkan cumi tersebut. Namun, jika anda tidak akan langsung mengolahnya, anda bisa menyimpannya terlebih dahulu di dalam kulkas. Batas waktu maksimal penyimpanan cumi di dalam kulkas yaitu sekitar 2 hari. Anda juga bisa menyimpan cumi di dalam freezer dengan suhu di bawah 18 derajat Celcius, yang mana penyimpanan dengan cara ini akan membuat cumi tahan sampai 2 bulan.
  6. Jika anda menyimpan cumi tersebut di dalam plastik, maka sebaiknya anda menyimpannya di dalam plastik tebal. Pastikan jika plastik yang digunakan untuk memilih cumi tersebut tidak ada jalan masuknya udara. Agar cumi tidak busuk, maka anda bisa menutup rapat cumi tersebut.
  7. Apabila di pasar terdekat tidak menyediakan cumi segar, maka anda bisa memlih cumi dalam keadaan beku.

Cumi yang sudah anda beli tersebut bisa langsung diolah menjadi menu yang nikmat. Jika tidak, pastikan anda menyimpannya dengan benar. Demikian tips memilih cumi segar. Semoga bermanfaat.

Share tips ini kepada teman atau sahabat anda. Berikan saran dan komentar pada kolom di bawah.

Tips Merebus dan Mengupas Telur Puyuh yang Baik dan Benar

6.TELUR PUYUH

Telur merupakan bahan makanan yang biasanya diolah untuk dijadikan lauk pauk atau teman nasi.

Telur mengandung nutrisi dan vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh. Telur itu sendiri memiliki beragam jenisnya tergantung hewan apa yang menghasilkan telur tersebut. Telur-telur yang sering kita temui yaitu telur bebek, telur ayam dan telur puyuh.

Telur puyuh merupakan telur yang dihasilkan oleh burung puyuh. Telur puyuh memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan telur yang lainnya. Selain itu, telur puyuh juga terbilang cukup unik karena cangkangnya bercorak.

Telur puyuh bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan tertentu. Selain diebus, telur puyuh bisa diolah menjadi semur atau dijadikan sebagai bahan pelengkap dalam masakan tertentu, seperti sop atau sayur lodeh.

Nah, pada saat anda menyajikan menu makanan untuk keluarga tentunya selain menyajikan menu yang enak anda juga ingin menyajikan menu dengan tampilan yang menarik bukan? Untuk mendapatkan tampilan yang menarik anda harus merebus telur puyuh dengan baik dan benar. Selain itu, anda juga harus memperhatikan cara mengupasnya agar bentuknya tetap utuh.

Bagaimana cara merebus dan mengupas telur puyuh dengan baik dan benar? Untuk mengetahuinya anda bisa simak pembahasan di bawah ini.

Tips Merebus Telur Puyuh yang Baik dan Benar

  1. Sebelum telur puyuh direbus, anda harus memilih telur puyuh yang berkualitas untuk direbus. Pilihlah telur puyuh yang masih dalam keadaan segar dan pisahkan telur puyuh segar tersebut dengan telur yang sudah busuk. Untuk mengetahui apakah telur tersebut masih segar atau busuk yaitu dengan memasukannya ke dalam mangkuk yang sudah diberi air. Apabila telur puyuh tersebut tidak mengapung atau tenggelam ke dasar mangkuk, maka itu tandanya telur tersebut masih dalam keadaan segar. Begitu sebaliknya, jika telur mengapung maka telur puyuh tersebut sudah dalam keadaan busuk.
  2. Jika anda sudah memilih telur puyuh dan memisahkannya antara telur yang baik dan tidak. Anda bisa langsung merebusnya. Siapkan rebusan dan masukan telur puyuh ke dalam rebusan tadi. Pada saat anda merebusnya, disarankan untuk mengaduk-aduknya dengan perlahan agar bagian kuningnya tetap berada di tengah, sehingga tidak akan menempel pada bagian kulit serta robek pada saat telur puyuh tersebut dikupas.
  3. Jika telur puyuh tersebut sudah matang, anda bisa langsung mengangkatnya dan meniriskannya. Lalu siram telur puyuh tersebut dengan menggunakan air dingin atau anda bisa merendamnya di dalam wadah yang sudah diberi air es.
  4. Agar telur puyuh tidak hancur, anda harus memperhatikan cara mengupasnya. Kupas telur puyuh yang sudah dingin dengan cara diketukan dengan lembut pada permukaan yang keras agar kulit telur tersebut retak pada seluruh permukaannya. Jika kulit telur puyuh sudah retak, anda bisa langsung mengupasnya dengan hati-hati atau pelan agar bentuk asli dari telur tersebut tetap terjaga.

Telur puyuh yang memiliki bentuk utuh tentunya memiliki tampilan yang lebih menarik. Anda bisa mengolah telur puyuh ini menjadi berbagai macam hidangan yang lezat.

Demikian tips merebus dan mengupas telur puyuh yang baik dan benar. Mudah bukan? Semoga bermanfaat.

Bagikan atau share tips ini kepada teman anda. Sertakan juga saran dan  komentar anda pada kolom komentar yang sudah kami sediakan di bawah ini.

Tips Memilih dan Menyimpan Kembang Kol Agar Tidak Mudah Busuk

5.KEMBANG KOL

Kembang kol merupakan sayuran yang mengandung banyak nutrisi dan vitamin, yang mana kandungannya tersebut bermanfaat untuk tubuh.

Selain itu, kembang kol juga mudah diolah dan mudah didapat. Yang mana sayur ini bisa dijadikan menu untuk makan siang atau makan malam bersama keluarga di rumah. Kembang kol biasanya dijadikan bahan tambahan dalam hidangan capcay atau dalam beragam jenis sup.

Agar kembang kol tetap segar dan kualitasnya tetap terjaga, anda harus bisa membedakan mana kembang kol yang berkualitas dan tidak. Selain itu, anda juga harus tahu cara menyimpan kembang kol dengan baik dan benar agar tidak mudah busuk. Cara mengolahnya pun harus anda perhatikan agar mendapatkan nutrisi kembang kol dengan sempurna.

Nah, berikut ini kami berikan tips memilih dan menyimpan kembang kol agar tidak mudah busuk.

Tips Memilih Kembang Kol

Ketika memilih kembang kol, maka anda harus memilih kembang kol yang masih dalam keadaan segar agar tidak mudah busuk. Anda harus memilih kembang kol yang memiliki kepala padat dan berat. Anda harus memastikan bahwa kepala kembang kol tersebut daunnya masih dalam keadaan segar atau tidak berubah warna. Jika warnanya masih putih, maka itu tandanya kembang kol tersebut masih dalam keadaan segar atau mungkin saja baru dipetik.

Tips Menyimpan Kembang Kol

Jika anda sudah memilih dan membeli kembang kol dengan tips di atas, maka anda harus memperhatikan cara menyimpan kembang kol tersebut agar kembang kol tetap segar dan kualitasnya terjaga. Sangat disarankan untuk menyimpan kembang kol di dalam wadah yang memiliki sirkulasi udaranya agar kembang kol tetap bisa bernafas dan tidak mudah busuk. Plastik berpori bisa menjadi pilihan tepat sebagai tempat untuk menyimpan kembang kol ini. Jika kembang kol sudah diletakan pada plastik tersebut, anda bisa langsung menyimpannya di dalam kulkas. Letakan kembang kol dengan posisi berada di bawah. Hal ini dilakukan agar tidak terbentuk embun pada kepala kembang kol sehingga kesegaran kembang kol akan tetap terjaga.

Tips Mengolah Kembang Kol

Kembang kol merupakan salah satu jenis sayuran yang bisa disajikan dalam keadaan mentah atau tanpa diolah dan diproses terlebih dahulu. Namun, agar mendapatkan hidangan kembang kol yang beragam, maka anda bisa mengolah kembang kol tersebut dengan cara direbus, dikukus maupun ditumis dengan ditambahkan bumbu pilihan sehingga menghasilkan hidangan yang lezat. Namun, ketika anda mengolah kembang kol, hal yang perlu anda ingat dan perhatikan yaitu jangan terlalu lama memasaknya. Masak kembang kol dalam waktu yang singkat atau kurang lebih 5 sampai 10 menit saja, itupun jika anda mengolahnya dengan cara direbus. Namun, apabila kembang kol tersebut diolah dengan menggunakan microwave, anda hanya perlu memasaknya dalam waktu kurang lebih 3-4 menit saja.

Agar warna kembang kol tetap indah meskipun sudah dimasak, serta rasanya tetap terjaga maka hindari memasaknya dengan menggunakan peralatan masak yang berbahan dasar besi. Karena alat masak berbahan dasar besi akan membuat warna kembang kol menjadi kehitaman. Namun, hal itu bisa dicegah yaitu dengan menambahkan jeruk lemon secukupnya saja.

Demikian tips memilih dan menyimpan kembang kol, berikut dengan cara mengolahnya. Semoga tips yang kami berikan untuk anda bermanfaat dan bisa membantu pekerjaan anda ketika di dapur.

Yuk share tips memasak ini kepada orang di sekitar, tambahkan juga saran atau komentar pada kolom yang tersedia di bawah.

Tips Membersihkan Kerang yang Baik dan Benar

4.TIPS BERSIHKAN KERANG

Tidak bisa dipungkiri lagi, seafoood merupakan makanan yang disukai banyak orang.

Selain memiliki rasa yang enak dan lezat, seafood juga terkenal bergizi dan mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh. Banyak jenis seafood yang bisa kita jadikan aneka hidangan tertentu, salah satunya yaitu kerang. Kerang merupakan salah satu jenis seafood yang kaya akan protein hewani.

Kerang bisa diolah menjadi aneka hidangan yang lezat dan nikmat. Hanya diolah dengan cara direbus saja pun kerang begitu nikmat. Agar anda mendapatkan nutrisi yang ada di dalam kerang, maka anda harus memilih kerang yang berkualitas. Selain memilihnya, anda juga harus memperhatikan bagaimana cara membersihkannya. Karena membersihkan kerang dengan baik dan benar akan menghilangkan semua kotoran dan melepaskan racun yang ada di dalamnya.

Tidak banyak orang yang tahu seperti apa cara membersihkan kerang dengan baik dan benar. Sehingga kebanyakan orang membersihkannya dengan asal-asalan sehingga hidangan yang didapatkan pun tidak sehat dan berkualitas.  Lantas seperti apa cara membersihkan kerang dengan baik dan benar? Untuk mengetahuinya anda bisa simak pembahasan di bawah ini.

Tips Membersihkan Kerang

  1. Ketika memilih kerang, maka anda harus memilih kerang yang masih dalam keadaan segar. Cara memilih kerang segar cukup mudah, ketukan cangkang yang membungkus kerang pada permukaan datar dengan lembut. Nah, apabila anda sudah melakukan itu namun kerang tidak menutup juga dalam beberapa menit atau kerang memiliki cangkang yang pecah dan rusak, maka sudah bisa dipastikan bahwa kerang tersebut bukanlah  kerang segar. Ketika dimasak, kerang yang cangkangnya tidak terbuka adalah kerang yang keadaannya sudah tidak segar, sudah mati bahkan sebelum diolah. Jika anda mendapatkan kerang yang sudah tidak segar dengan ciri yang sudah disebutkan tadi, maka anda jangan mengolahnya. Alangkah lebih baik membuangnya karena jika dipaksakan akibatnya akan sangat berbahaya.
  2. Apabila anda sudah mendapatkan kerang yang akan diolah, maka anda bisa langsung membersihkannya. Cara membersihkannya yaitu, pertama rendam kerang di dalam air yang sudah ditambahkan es batu dan garam secukupnya. Selain sebagai bumbu masakan, garam juga dapat membantu melepaskan kotoran yang terdapat pada kerang, serta mampu menghilangkan racun serta bakteri pada kerang. Untuk hasil terbaik, anda juga bisa menambahkan tepung maizena sedikit saja agar kotoran kerang keluar, serta dagingnya memutih. Jika sudah, anda bisa langsung menyimpan rendaman kerang tersebut di dalam kulkas selama kurang lebih  20-60 menit. Untuk membantu pasir keluar, maka anda bisa mengaduk-aduknya sesekali.
  3. Jika proses perendaman sudah selesai, anda bisa langsung mengeluarkan kerang satu persatu dari air yang digunkan untuk merendam. Jangan mengeluarkan kerang secara sekaligus dengan langsung menumpahkannya, karena jika seperti itu pasir yang menempel pada kerang akan tercampur kemballi. Jika kerang sudah dikeluarkan, anda bisa mencuci kerang tersebut dan membilasnya di bawah air mengalir. Agar kotorannya tidak menempel pada cangkang kerang, maka anda bisa membersihkannya dengan menggunakan sikat lembut.

Itulah cara membersihkan kerang yang baik dan benar.  Jika anda tidak langsung mengolahnya, anda bisa menyimpan kerang yang sudah dibersihkan tadi  di dalam kulkas  agar tetap segar.

Share tips ini kepada orang di sekitar anda. Tambahkan juga komentar atau saran  anda pada kolom yang tersedia di bawah ini.

Loading...